4 Gangguan yang Bisa Terjadi Jika Anda Terlalu Sering Main HP

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini, hampir semua orang memiliki smartphone. Laporan SUPR yang dirilis melalui studi Nlelsen Informate Mobile Insight oleh Vserv menemukan bahwa sekitar 61 persen pengguna smartphone di Indonesia berusia kurang dari 30 tahun.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa pengguna smartphne menghabiskan waktu rata-rata 129 menit per hari. Bahkan, satu dari lime pengguna smartphone di Indonesia mengkonsumsi data sekitar 249 MB/hari, sehingga masuk ke dalam kriteria pengguna penggila/rakus data.

Selain sebagai alat komunikasi, smartphone kini menjelma sebagai sumber informasi, penolong di saat salah tingkah, mengisi keheningan, bahkan untuk menghilangkan stres. Sehingga tidak jarang jika banyak orang lebih memilih untuk bermain smartphone disaat waktu senggang seperti istirahat atau sebelum tidur. Namun, apakah benar jika smartphone mampu menghilangkan stres? Atau malah sebaliknya?

Gangguan psikologis akibat terlalu sering main HP

Studi HealthDay News yang dikutip melalui everydayhealth.com menyebutkan bahwa smartphone dapat meningkatkan stres karena smartphone sering kali membuat Anda merasa perlu untuk segera meninjau dan merespons setiap pesan atau pemberitahuan yang masuk.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda alami jika terlalu banyak menggunakan smartphone:

1. Low Battery Anxiety

Apa yang Anda lakukan saat baterai smarthpone Anda sudah mencapai 15 persen? Membiarkan saja atau panik lalu mencari charger/powerbank? Jika jawaban Anda adalah panik, maka Anda bisa saja mengalami low battery anxiety alias kecemasan akibat low battery.

2. Phantom Vibration Syndrome

Pernahkah Anda merasa smarphone Anda bergetar atau mengira telepon berdering padahal sebenarnya tidak? Jika iya, Anda bisa saja mengalami phantom vibration syndrome. Studi menemukan bahwa semakin cemas Anda untuk tetap terhubung melalui smartphone, maka semakin besar kemungkinan Anda akan salah menafsirkan rasa gatal sebagai pemberitahuan adanya pesan/panggilan masuk.

3. Nomofobia

Apakah ketinggalan smartphone adalah hal yang paling Anda takuti? Jika iya, maka bisa saja Anda mengalami nomofobia. Nomofobia adalah suatu sindrom ketakutan jika tidak memiliki handphone. Studi tahun 2015 menemukan bahwa seseorang yang sedang melakukan aktivitas di saat handphonenya berdering menjadi lebih sulit konsentrasi bahkan meningkatkan kecemasan.

4. Fear of Missing Out (FOMO)

FOMO adalah rasa takut ketinggalan informasi terbaru dari internet atau media sosial. Studi dari University of Essex menemukan bahwa ciri-ciri orang yang sudah terjangkit FOMO adalah mereka yang selalu mengecek akun media sosial setiap saat untuk melihat apa saja aktivitas yang dilakukan orang lain, bahkan sampai mengabaikan aktivitasnya sendiri.

FOMO juga dapat diartikan sebagai munculnya rasa khawatir saat melihat orang lain lebih banyak melakukan aktivitas menyenangkan dan lebih bahagia. Akibatnya, mereka yang mengidap FOMO akan lebih sering membandingkan hidupnya dengan orang lain yang dapat membuat mereka merasa tidak bahagia, iri, bahkan depresi.

Tips menghindari ketergantungan pada smartphone

Memang tidak ada yang salah dari menggunakan smartphone. Hanya saja, jika smartphone justru mengubah Anda menjadi acuh dengan lingkungan, malas beraktivitas, dan membuat Anda kecanduan, maka Anda perlu segera membatasi pemakaian smartphone. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari pemakaian smartphone berlebih:

  • Bangun dan bergeraklah. Terlalu banyak menggunakan samrtphone tidak jarang akan membuat Anda malas beraktivitas, oleh karena itu, Anda perlu sedikit memaksa diri Anda untuk bangun dan melakukan aktivitas fisik, meskipun hanya aktivitas ringan seperti jalan sore, yoga, atau naik sepeda.
  • Bersenang-senanglah. Meskipun bermain smartphone dapat memberikan kesenangan, hanya saja, melakukan aktivitas selain menatap layar smarphone seperti memasak, menggambar, dan bertemu teman, akan memberikan kesenangan lain yang dapat membuat hidup Anda lebih bahagia dan berwarna.
  • Matikan smartphone sebelum tidur. Jika Anda sulit tidur, cobalah untuk mengganti aktivitas bermain smarpthone dengan membaca buku/mendengarkan musik, karena menggunakan smartphone sebelum tidur termasuk cahaya dari layar smartphone Anda justru membuat otak Anda terus bekerja sehingga akan terus membuat Anda terjaga dan semakin sulit tidur.

Jangan sampai kemajuan teknologi justru membuat Anda lupa bahwa sebenarnya teknologi ada untuk memudahkan manusia berkomunikasi, bukannya untuk membuat Anda ketergantungan dan menjadi tidak berdaya di saat smartphone tidak menyala.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Perceraian memang bukan sesuatu yang tabu. Tapi keutuhan rumah tangga adalah cita-cita banyak orang. Bagaimana cara menghindari perceraian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Psikologi, Seks & Asmara 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
ukuran otak dewasa berpikir

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit