5 Tips Memilih Produk Anti Aging yang Tepat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 September 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak produk perawatan kulit yang mengklaim menawarkan sejuta keunggulan untuk membuat kulit Anda tampak awet muda. Nah, untuk memudahkan dalam memilih produk anti aging mana yang cocok untuk Anda, simak sejumlah tips di bawah ini agar belanja produk kecantikan tak perlu lagi jadi momok yang menakutkan.

Tips memilih produk anti aging

1. Mulai dari tabir surya dan pelembap

Para ahli kulit setuju bahwa tabir surya dan pelembap merupakan produk anti aging yang paling efektif. Gunakan kedua produk tersebut secara rutin setiap hari sebelum Anda beraktivitas di luar rungan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Produk pelembap anti penuaan mengandung sejumlah bahan aktif yang bekerja efektif dalam meminimalisir tampilan garis-garis halus di wajah, beserta tanda-tanda penuaan dini lainnya. Maka dari itu, pelembap merupakan kunci utama Anda memerangi masalah penuaan dini.

Penting untuk selalu mengaplikasikan tabir surya yang menawarkan cakupan perlindungan spektrum yang luas, seperti ber-SPF 30 (atau yang lebih tinggi) dan yang tahan air, terutama jika hampir seluruh kegiatan Anda mengharuskan untuk berada di bawah sinar matahari terus menerus. Pastikan Anda mengoleskan kembali tabir surya setiap dua jam sekali saat beraktivitas di luar ruangan.

2. Fokus pada satu masalah dulu

Dalam memilih rangkaian produk perawatan kulit pendukung, yang paling penting adalah fokus terhadap satu masalah tertentu yang ingin Anda singkirkan. Misalnya keriput atau bintik hitam. Mengapa demikian?

Pertama, karena tidak ada produk yang dapat mengatasi semua tanda penuaan pada kulit secara sekaligus. Kedua, menggunakan lebih dari satu produk perawatan kulit anti penuaan dalam satu waktu dengan rutin dapat menimbulkan iritasi akibat efek samping yang ditimbulkan, yang mungkin tidak Anda ketahui. Hal ini justru malah akan membuat kulit Anda terlihat lebih tua.

3. Pilih produk yang diracik khusus untuk jenis kulit Anda

Tabir surya, pelembap, dan beragam produk anti penuaan lainnya akan bekerja lebih baik dan optimal bila mereka memang diformulasikan sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika kulit Anda cenderung berminyak, maka pilih pelembap yang memang dibuat khusus untuk kulit berminyak.

Bagi Anda yang jenis kulitnya sensitif, pastikan bahwa ada kata-kata “kulit sensitif” pada labelnya. Penting untuk mengetahui informasi-informasi sederhana (tapi penting) seperti ini, karena suatu produk belum tentu sesuai untuk jenis kulit semua orang.

Baca label produk dan pilih produk perawatan kulit yang menawarkan hal-hal berikut ini:

  • Hypoallergenic (produk yang masih dapat menimbulkan reaksi alergi tapi risikonya lebih kecil)
  • Non-comedogenic atau non-acnegenic (produk yang tidak menyebabkan komedo dan jerawat)

4. Pilih produk yang sesuai dengan kantong

Merupakan sifat alami manusia bila berpikir bahwa lebih mahal harga sebuah produk, maka hasilnya juga akan lebih baik. Kenyataannya, efektivitas produk perawatan kulit anti penuaan bisa Anda temukan dalam semua variasi harga, mulai dari yang terjangkau hingga yang mahal. Hal ini tergantung dengan kantong keuangan Anda sendiri.

5. Jangan lupa, berharaplah secara realistis

Janji iklan yang berlebihan, seperti, “Membuat kulit terlihat sepuluh tahun lebih muda dalam semalam,” merupakan mimpi yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Segala produk perawatan kulit anti penuaan hanya akan memberikan hasil yang sederhana dan umumnya akan dirasakan secara bertahap, tidak instan.

Itu sebabnya, Anda tidak bisa mengharapkan kulit Anda hasilnya seperti habis operasi face lift hanya dengan menggunakan krim pelembap. Jadi, berharapkan secara realitis ketika Anda memilih produk antiaging. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit