Seberapa Sering Kita Harus Menggunakan Scrub?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Kulit sehari-hari akan bekerja keras untuk melindungi tubuh dari berbagai macam partikel asing yang bisa masuk ke dalam jaringan tubuh terdalam sekalipun. Lalu, ke manakah semua partikel kotoran itu berakhir?

Segala macam kotoran hanya akan berakhir di permukaan kulit Anda. Selain itu, agar kulit tetap terjaga kesehatannya, kulit akan terus melakukan regenerasi sel. Maka itu Anda dianjurkan untuk melakukan scrub badan secara rutin. Nah, seberapa sering Anda seharusnya melakukan scrub badan?

Manfaat scrub untuk kesehatan kulit

Rata-rata orang dewasa akan melepaskan 50.000 sel kulit mati setiap menitnya sebagai bagian dari proses regenerasi sel. Sayangnya, terkadang sel kulit mati yang dilepaskan tersebut dapat menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan noda dan jerawat.

Anda bisa melakukan scrub badan, ataupun wajah, untuk membantu kulit mengangkat sel kulit mati dari luar, sekaligus memastikan beragam debu dan kotoran lainnya yang mungkin terjebak dalam pori-pori kulit juga ikut terangkat. Sehingga nantinya, kulit akan terlihat lebih sehat dan berseri.

Selain membuat kulit terlihat lebih sehat, scrub badan juga mampu melawan penuaan dini. Seiring dengan bertambahnya usia, proses pergantian sel akan semakin melambat dan kulit akan mulai terlihat kusam. Gerakan menggosok dan memijat dari scrubbing dapat merangsang aliran darah dan aliran getah bening serta mampu mempercepat pergantian sel.

Nah, jika Anda ingin kulit tetap terlihat berseri dan bercahaya, maka disarankan untuk scrub badan dan wajah secara rutin.

Harus seberapa sering melakukan scrub wajah?

Umumnya, scrubbing wajah bisa dilakukan rutin tiap dua kali seminggu. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menentukan seberapa sering Anda sebaiknya scrubbing. Di antaranya adalah:

  • Anda yang memiliki jenis kulit sensitif jangan terlalu sering melakukan perawatan kulit wajah dengan menggunakan teknik ini, apalagi kulit bisa menimbulkan reaksi kemerahan akibat iritasi dari produk scrubbing.
  • Anda yang kulitnya berminyak mungkin perlu untuk lebih sering melakukan scrubbing. Alasannya, semakin sering scrubbing akan semakin mudah bagi kulit Anda untuk mengelola penumpukan sel-sel kulit mati.

Scrubbing adalah proses sederhana yang memungkinkan Anda untuk mengangkat sel-sel kulit mati dari wajah. Produk yang dapat Anda gunakan untuk melakukan cara ini di rumah adalah bahan yang berisi butiran partikel scrub sehalus pasir. Menggosokkan scrub akan mengikis sel-sel kulit mati dari wajah sehingga kulit baru yang sehat dapat menggantikan lapisan kulit kusam tersebut.

Scrub badan dan wajah yang benar, seharusnya membuat kulit Anda terasa sehat dan segar, bukan menjadi merah atau sensitif.

Scrubbing secara berlebihan malah akan membahayakan kulit, mengalahkan manfaat optimalnya. Menggunakan produk exfoliating scrub yang salah, contohnya seperti produk scrub berbahan kimia keras atau dengan produk yang memiliki butiran partikel pasir yang terlalu besar, juga dapat membuat kulit Anda terluka dan iritasi.

Baca petunjuk untuk menentukan seberapa sering produk scrub dapat Anda gunakan sehingga Anda terhindar dari dampak negatif yang merusak kulit. Hindari menggosok produk di area dekat mata. Kulit di sekitar mata lebih sensitif sehingga tidak perlu untuk dilakukan perawatan ini.

Lalu seberapa sering harus scrub badan?

Jika dibandingkan dengan kulit wajah, resistensi kulit tubuh tergolong cukup kuat sehingga Anda bisa melakukan scrubbing lebih sering di seluruh badan. Bahkan para ahli kesehatan menyarankan untuk melakukan perawatan ini setidaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Sama halnya dengan kulit wajah sensitif, jika kulit Anda juga sensitif jangan terlalu sering melakukan scrubbing. Anda tidak perlu menggosok tubuh terlalu keras agar sel kulit mati rontok. Lakukan dengan lembut tapi hasilnya bersih menyeluruh.

Jika terlalu keras pada saat menggosok tubuh, Anda bisa secara tidak sengaja mengikis sel kulit yang masih sehat, sehingga malah akan merusak kulit Anda. Bila kulit Anda berubah kemerahan atau terasa perih setelah melakukan scrubbing, itu adalah pertanda bahwa Anda perlu mengurangi tekanan saat menggosok tubuh.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca