home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Cara Membuat Scrub Kopi untuk Kulit Cerah Berkilau

Cara Membuat Scrub Kopi untuk Kulit Cerah Berkilau

Manfaat kopi rupanya tidak hanya terasa setelah dikonsumsi langsung, tapi juga saat digunakan sebagai produk skincare Butirannya yang halus dan kaya akan senyawa bermanfaat membuat kopi populer sebagai bahan scrub alami.

Memanfaatkan scrub kopi pun ternyata tidak susah. Cukup siapkan beberapa bahan tambahan yang ada di rumah dan gunakan secara teratur. Namun sebelum itu, ada baiknya Anda memahami dahulu beragam manfaat scrub kopi serta tips dalam meraciknya menjadi scrub.

Manfaat scrub kopi untuk kulit

scrub masker perawatan kulit kopi cokelat

Manfaat utama scrubbing dengan kopi adalah menyamarkan kondisi selulit pada kulit dan lingkaran gelap di bawah mata alias mata panda. Ini karena kafein pada kopi memiliki sifat antiradang kuat yang membuatnya ampuh mengurangi peradangan dan kemerahan di kulit.

Selulit adalah ceruk pada kulit yang muncul karena jaringan lemak menekan jaringan kulit yang lebih dekat ke permukaan. Begitu selulit muncul, lekukan yang tampak pada kulit hampir tidak bisa dihilangkan hingga tuntas.

Kafein dalam kopi diduga dapat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga mengurangi lekukan yang terbentuk pada kulit. Kulit kemungkinan juga menjadi lebih kencang karena aliran darah meningkat dan cairan tidak menumpuk di jaringan kulit.

Kopi juga kaya akan antioksidan yang dikenal mampu merawat kulit dan membuatnya tampak lebih cerah. Antioksidan bekerja dengan menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel-sel tubuh, tak terkecuali kulit wajah.

Manfaat lain dari scrub kopi adalah kemampuan untuk melakukan eksfoliasi. Butiran kopi mampu mengelupas lapisan sel kulit mati sehingga sel-sel kulit yang baru dan sehat dapat muncul ke permukaan. Hasilnya, kulit pun tampak lebih lembut, cerah, dan sehat.

Pijatan terhadap kulit ketika Anda menggunakan scrub juga melancarkan aliran darah, terutama di bawah mata. Hal ini bisa mengurangi penumpukan darah dan cairan pada kelopak mata yang menjadi penyebab munculnya mata panda.

Kafein memang tidak dapat sepenuhnya menghapus selulit atau mata panda. Studi tentang manfaat scrub kopi juga masih perlu dikaji lebih lanjut. Meski begitu, scrub kopi cukup bisa diandalkan untuk membuat kulit lebih sehat secara keseluruhan.

https://wp.hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/cara-membuat-masker-wajah/

Cara membuat scrub kopi

Pada umumnya, scrub kopi terdiri dari tiga bahan utama untuk menciptakan butiran eksfoliator alami, yakni kopi, gula, dan garam. Bahan-bahan yang Anda perlukan yakni:

  • 1 cangkir bubuk kopi giling kasar,
  • ½ cangkir gula palem atau garam laut, serta
  • 1 cangkir minyak pilihan Anda (minyak zaitun, minyak kelapa, minyak kanola, minyak biji anggur, dan sebagainya).

Campurkan semua bahan kering ke dalam sebuah mangkuk, lalu tambahkan minyak. Jika Anda memakai minyak kelapa, Anda bisa mencairkan minyak kelapa dalam microwave lebih dulu selama 20 – 30 detik. Aduk rata hingga menjadi adonan kasar.

Setelah semua bahan tercampur rata, gosokkan scrub ke seluruh tubuh Anda dengan tangan atau sikat mandi. Pijat kulit dengan lembut mengikuti gerakan melingkar dengan fokus di bagian yang mengalami selulit.

Diamkan kulit Anda selama beberapa menit, kemudian bilas bersih dengan air hangat. Ulangi langkah-langkah tersebut sebanyak dua kali dalam seminggu setiap kali Anda akan mandi.

Kandungan kafein berperan besar agar Anda bisa meraih manfaat optimal dari scrub kopi. Gunakan bubuk kopi segar, bukan ampas ataupun kopi instan sachet. Selain itu, pilihlah kopi jenis robusta yang memiliki tingkat kandungan kafein dua kali lipat lebih banyak daripada kopi arabika.

https://wp.hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/manfaat-masker-kopi/

Pentingnya menambahkan minyak pada scrub kopi

Peran minyak dalam scrub kopi bukan semata sebagai pendamping agar tekstur scrub tidak terlalu kasar. Manfaat yang akan Anda rasakan pun beragam, tergantung dari jenis minyak yang Anda gunakan dalam campuran scrub.

Berikut beberapa minyak pelarut paling umum dan manfaatnya.

1. Minyak biji anggur

Minyak biji anggur mengandung zat antioksidan dan antiradang kuat yang membantu menghilangkan jerawat. Minyak biji anggur juga mengandung asam linoleat yang mendorong kesehatan kulit dari dalam.

Minyak biji anggur juga merupakan astringent alami yang membantu mengencangkan kulit menutup pori. Hal ini sangat berguna terutama bagi pemilik kulit berminyak yang rentan mengalami masalah komedo dan jerawat.

2. Minyak zaitun

Minyak zaitun kaya akan vitamin A, vitamin E, dan lemak menyehatkan berupa asam lemak omega-3. Tidak hanya itu, minyak zaitun juga mengandung zat antiradang dan berbagai zat antioksidan.

Berbagai kandungan tersebut membuat minyak zaitun efektif meredakan keluhan kulit kering, gatal, serta memerah akibat eksim (dermatitis atopik) dan psoriasis. Pemakaian secara rutin juga bermanfaat untuk melembapkan kulit.

Seberapa Ampuh Minyak Zaitun untuk Mengobati Jerawat?

3. Minyak almon

Minyak almon diperoleh dari proses pemerasan kacang almon tanpa melewati proses pemasakan. Salah satu rahasia terbesar di balik penggunaan minyak almon untuk perawatan kulit adalah kandungan asam lemak yang tinggi.

Asam lemak membantu mengunci kelembapan alami kulit dengan membangun “dinding” pelindung. Kandungan pelembap dalam minyak almon sangat efektif untuk kondisi seperti jerawat, eksim, psoriasis, atau rosacea.

Asam lemak dalam minyak almon juga benar-benar membantu melarutkan sebum, yakni minyak alami yang diproduksi oleh kelenjar minyak di bawah kulit. Ini membuat kulit dan pori-pori tampak lebih bersih, serta membantu menyingkirkan jerawat.

Selain itu, minyak almon juga bermanfaat dalam mengencangkan kulit dan membuat teksturnya lebih kenyal. Pasalnya, minyak almon merupakan eksfoliator sekaligus pelembap alami yang membantu kulit menyerap bahan-bahan bermanfaat lainnya.

Sebagai salah satu bahan scrub alami, kopi memberikan manfaat dalam melancarkan aliran darah di bawah permukaan kulit. Hal ini membantu menyamarkan selulit dan lingkaran gelap yang terbentuk akibat tersendatnya aliran darah di sekitar mata.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cellulite. (2020). Retrieved 2 November 2020, from https://www.asds.net/skin-experts/skin-conditions/cellulite

6 Antioxidants in Coffee You Probably Didn’t Know Existed. (2020). Retrieved 2 November 2020, from https://www.coffeescience.org/6-antioxidants-in-coffee/

Roure, R., Oddos, T., Rossi, A., Vial, F., & Bertin, C. (2011). Evaluation of the efficacy of a topical cosmetic slimming product combining tetrahydroxypropyl ethylenediamine, caffeine, carnitine, forskolin and retinol, In vitro, ex vivo and in vivo studies. International journal of cosmetic science, 33(6), 519–526.

Byun, S. Y., Kwon, S. H., Heo, S. H., Shim, J. S., Du, M. H., & Na, J. I. (2015). Efficacy of Slimming Cream Containing 3.5% Water-Soluble Caffeine and Xanthenes for the Treatment of Cellulite: Clinical Study and Literature Review. Annals of dermatology, 27(3), 243–249.

Ahmad, Z., 2010. The uses and properties of almond oil. Complementary Therapies in Clinical Practice, 16(1), pp.10-12.

Grape Seed Oil for Skin. (2020). Retrieved 2 November 2020, from https://www.newhealthguide.org/Grapeseed-Oil-For-Skin.html

Should you put olive oil on your skin? (2020). Retrieved 2 November 2020, from https://www.aboutoliveoil.org/should-you-put-olive-oil-on-your-skin

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 10/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro