Sudah Benarkah Cara Anda Keramas Selama Ini? Cek di Sini!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Hampir setiap orang menginginkan rambut sehat yang tampak berkilau dan indah. Untuk mencapainya, Anda tentu harus merawat rambut dengan baik, salah satunya dengan keramas. Meski terdengar mudah, tidak semua orang mengetahui bagaimana cara mencuci rambut dengan benar. Yuk, simak penjelasannya di sini. 

Cara keramas yang benar

sampo psoriasis kulit kepala

Keramas adalah bagian dari cara menjaga kesehatan rambut agar tetap bersih dan terbebas dari masalah kulit kepala, seperti ketombe. Bila dilakukan dengan benar, tentu akan menghasilkan rambut yang tampak berkilau dan terasa lembut. 

Berikut ini beberapa langkah mencuci rambut yang membantu Anda mendapatkan rambut yang indah, mulai dari memilih sampo hingga cara mengeringkan rambut. 

1. Pilih sampo sesuai jenis rambut

Tidak semua sampo yang ada di pasaran cocok untuk semua jenis rambut. Itu sebabnya, Anda perlu berhati-hati ketika memilih sampo untuk mengurangi risiko kerusakan rambut. 

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan saat memilih sampo adalah melihat kandungan produk di dalamnya. Anda perlu mengetahui terlebih dahulu formula mana yang tepat untuk jenis rambut yang dimiliki. 

Sebagai contoh, kandungan sampo yang cocok untuk mencuci rambut berminyak akan berbeda dengan rambut kering. Bila Anda memiliki rambut yang berminyak, sebaiknya pilih sampo yang mengandung sage, tea tree oil, atau minyak lemon. 

Ketiga kandungan tersebut dipercaya dapat membersihkan kulit kepala saat keramas dan menyerap serta mengendalikan minyak berlebih. 

Khasiat Lidah Buaya untuk Menghilangkan Ketombe dan Cara Menggunakannya

Sementara itu, bagi Anda yang sudah memiliki penyakit kulit kepala, seperti ketombe, tentu akan memerlukan formula khusus. Umumnya, sampo dengan kandungan mint, belerang, atau ginseng membantu menenangkan kulit kepala yang gatal. 

Perlu diingat bahwa menggonta-ganti sampo terlalu sering dapat membuat rambut cepat rusak. Namun, tidak sedikit pula orang yang merasa bahwa kemampuan sampo yang digunakan berulang kali menurun. 

Faktanya, penggunaan sampo yang sama berulang kali memang tidak membuat rambut rusak. Hanya saja, keampuhannya tidak akan seefektif pertama kali dipakai karena beberapa faktor, seperti usia, tubuh, dan lingkungan. 

Bila Anda merasa ragu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit atau ahli dermatolog. 

Bagaimana dengan keramas tanpa sampo? 

Beberapa orang menganggap bahwa keramas dengan busa sampo berlimpah bukan satu-satunya jalan kelur untuk mendapatkan rambut sehat berkilau. Pasalnya, kandungan kimia dan alkohol dalam sampo dapat membuat kulit kepala gatal dan kering

Oleh sebab itu, sebagian orang tidak jarang memanfaatkan bahan-bahan alami di bawah ini sebagai pengganti sampo, meliputi: 

  • Baking soda: mengembalikan keseimbangan pH rambut yang halus, berminyak, atau bergelombang
  • Cuka apel: pengganti kondisioner setelah menggunakan baking soda
  • Jus lemon: membantu menyingkirkan ketombe

Kebiasaan baru ini mungkin akan memakan waktu yang lebih lama dibandingkan sampo. Selain itu, Anda juga sebaiknya tidak memfokuskan perawatan pada batang rambut atau beralih ke rutinitas keramas tanpa sampo ini secara mendadak. 

2. Basahi rambut

Setelah berhasil mendapatkan sampo sesuai dengan jenis rambut Anda, langkah selanjutnya adalah membasahi rambut secara merata. Para ahli menyarankan untuk mencuci rambut dengan air hangat. Pasalnya, air hangat membantu menghilangkan sebum (minyak) dan kotoran dari kulit kepala. 

Selain itu, air hangat juga membuka kutikula rambut yang membantu rambut menyerap minyak dari kondisioner. Namun, tidak disarankan untuk keramas dengan air panas karena dapat membuat kulit kepala rambut menjadi lebih kering. 

3. Pakai sampo secukupnya

Salah satu cara keramas yang baik adalah menggunakan sampo secukupnya, tidak terlalu banyak atau tidak terlalu sedikit. Anda bisa menyesuaikan kebutuhan sampo sesuai dengan ketebalan dan panjang rambut. 

Pada saat memakai sampo, sebaiknya dituangkan dahulu ke tangan. Menuangkan sampo langsung ke rambut justru dapat membuat helaian rambut menjadi kering. Setelah itu, usap sampo hingga berbusa dan ratakan di seluruh kepala Anda. 

4. Pijat kulit kepala

Bagi Anda yang terburu-buru mungkin terkadang lupa untuk memijat kulit kepala saat mencuci rambut. Padahal, memijat kulit kepala adalah teknik keramas yang tidak boleh dilewatkan. 

Berikut ini beberapa langkah memijat kulit kepala saat mencuci rambut dengan sampo yang membantu mempercepat pertumbuhan rambut

  • Gosokkan sampo hingga berbusa ke kepala dengan gerakan melingkar
  • Ambil posisi membungkuk dengan kepala menunduk ke bawah 
  • Mulai dari bagian ujung rambut, lalu ke kepala bagian atas lalu arah belakang
  • Oleskan busa sampo ke sisi kanan dan kiri kepala 
  • Usahakan memakai ujung jari untuk memijat kulit kepala dengan sampo
  • Pijat kulit kepala dari dahi menuju ke arah tengkuk
  • Lakukan dengan mengikuti garis rambut 
  • Hindari menekan kulit kepala terlalu keras

Memijat kulit kepala bertujuan agar nutrisi dari sampo dapat diserap dengan baik. Bahkan, teknik keramas ini juga Anda membersihkan rambut dan sisa-sisa sampo. Teknik ini harus dilakukan dengan benar karena salah-salah justru dapat membuat kulit kepala berminyak dan rambut pun lepek. 

5. Bilas rambut

Setelah menggosokkan sampo dan memijat kulit kepala, Anda sudah bisa membilas rambut. Perlu diingat bahwa membilas rambut tidak sama dengan membasahi rambut yang memakai air hangat. 

Antara Hair Spa, Hair Mask, dan Creambath: Mana Perawatan yang Paling Baik untuk Rambut Anda?

Alangkah baiknya jika menggunakan air dingin saat membilas rambut untuk menutup kutikula. Hal ini bertujuan agar nutrisi dari sampo ikut terbilas dengan air. Bilas hingga benar-benar bersih dan rasa licin pada rambut hilang. 

Pemakaian air hangat untuk membilas rambut setelah keramas justru akan membuat menjadi kering dan tampak mengembang

6. Gunakan kondisioner

Selain sampo, produk perawatan rambut lainnya yang tidak kalah penting digunakan saat keramas adalah kondisioner. Kondisioner biasanya digunakan setelah rambut dibilas. Anda bisa mengoleskan kondisioner pada ujung-ujung rambut untuk memberikan perlindungan tambahan pada rambut. 

Meski begitu, terkadang ada beberapa produk yang memberikan instruksi yang berbeda dari lainnya. Oleh sebab itu, selalu baca aturan pakai setiap produk, termasuk kondisioner.

7. Keringkan rambut dengan benar

Rambut rontok remaja

Tahap akhir dari keramas adalah mengeringkan rambut. Namun, mengeringkan rambut pun memiliki teknik tersendiri dan tidak boleh asal-asalan. Sebagai contoh, mengeringkan rambut dengan pengering rambut (hair dryer) dapat membuat rambut cepat rusak. 

Hal ini dikarenakan pengering rambut dapat membuat air dari luar rambut terdorong ke dalam lapisan korteks, sehingga rambut pun rusak. Meski begitu, mendiamkan rambut yang basah sampai kering dengan sendirinya pun tidak baik. 

Kebiasaan tersebut hanya akan membuat rambut membengkak dan mengembang. Akibatnya, tekanan yang besar terhadap protein halus untuk menjaga keutuhan rambut pun menjadi rusak dan berisiko terhadap rambut yang mudah patah

Berikut ini beberapa tips mengeringkan rambut dapat membantu Anda menjaga kesehatan rambut. 

  • Tutupi rambut yang basah dengan handuk agar airnya terserap
  • Hindari menggosokkan rambut dengan handuk
  • Keringkan rambut dengan angin atau udara sekitar sambil sesekali menggerakkan rambut
  • Biasakan untuk tidak menyisir rambut dalam keadaan basah bagi Anda yang memiliki rambut lurus
  • Biarkan rambut kering beberapa saat dan gunakan sisir bergigi jarang ketika rambut sudah agak lembap bagi Anda yang memiliki rambut ikal
  • Kurangi penggunaan hair dryer, hot comb, dan catokan

Bagaimana dengan pemakaian hair dryer?

Sebenarnya, mengeringkan rambut dengan hair dryer setelah keramas masih diperbolehkan, asalkan mengetahui cara yang benar, seperti : 

  • Biarkan rambut mengering selama beberapa menit dengan sendirinya
  • Hindari menggosok rambut dalam keadaan basah agar tidak merusak kutikula
  • Atur suhu pada hair dryer paling rendah agar hanya udara dingin yang keluar
  • Pastikan jarak antara hair dryer dengan rambut sekitar 15 cm
  • Selalu gerakkan rambut supaya cepat kering ketika memakai hair dryer

Keramas adalah bagian dari mencuci rambut yang perlu terus dilakukan. Namun, Anda tidak perlu keramas setiap hari karena dapat membuat rambut menjadi kering. Seberapa sering Anda keramas akan tergantung pada kondisi rambut dan aktivitas sehari-hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
alergi bawang putih

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit