backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Mengenal Toning Rambut, Cara Aman Mewarnai Rambut

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 3 minggu lalu

Mengenal Toning Rambut, Cara Aman Mewarnai Rambut

Bagi Anda yang sering mewarnai rambut pasti sudah tidak asing dengan toning rambut. Metode pewarnaan rambut ini dinilai lebih aman karena produk yang digunakan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. 

Apa itu toning rambut?

Toning rambut adalah proses mewarnai rambut dengan menggunakan toner, yakni produk pewarna yang tidak mengandung bahan amonia atau etanolamin.

Proses pewarnaan rambut ini umumnya dilakukan untuk memperbaiki warna rambut yang tidak merata serta membuat rambut tampak sehat dan lebih berkilau. 

Teknik ini juga merupakan proses koreksi warna karena bisa mengubah tampilan rambut terkesan lebih lembut dan natural.

Jenis pewarna rambut ini juga biasanya terasa lembut di rambut dibandingkan dengan cat rambut permanen. 

Meski begitu, metode ini tidak bersifat permanen dan biasanya hanya dapat bertahan antara 3 – 4 minggu, sehingga harus dilakukan pewarnaan ulang untuk mempertahankan hasilnya. 

Manfaat toning rambut

anatomi rambut

Berikut ini berbagai manfaat dan keuntungan melakukan hair toning dibandingkan metode pewarnaan lain.

1. Aman untuk rambut

Metode toning aman untuk kesehatan rambut dan kulit kepala. Tidak seperti cat rambut, produk hair toner biasanya tidak menggunakan bahan amonia. 

Studi dalam Indian Journal of Dermatology Venereology and Leprology mengungkapkan bahwa pewarna rambut yang mengandung bahan amonia dapat meningkatkan risiko dermatitis kontak dalam jangka panjang.

Produk toning juga biasanya terasa lembut dan tidak membuat rambut kering atau rontok, 

2. Rambut lebih berkilau

Teknik ini juga dapat membuat rambut terlihat lebih berkilau, sehingga cocok digunakan bagi Anda yang memiliki masalah rambut kusam

Zat pada produk hair toning akan membantu melapisi permukaan rambut Anda. Alhasil, rambut tampak lebih berkilau dan bercahaya. 

Selain itu, proses pewarnaan dengan teknik ini membuat warna rambut terlihat lebih alami dan lembut.

Perbedaan cat rambut dan toning rambut

Cat rambut biasanya lebih tahan lama dan tersedia dengan berbagai pilihan warna. Namun, toning umumnya hanya bertahan selama 3 – 4 minggu dan pilihan warnanya terbatas.

3. Membuat rambut terlihat lebih tebal

Anda yang memiliki masalah rambut tipis sebaiknya memilih teknik pewarnaan ini. Hasil hair toning bisa membuat rambut terlihat lebih tebal dari biasanya. 

Ini karena teknik ini hanya mewarnai rambut bagian luar sehingga memberikan efek ilusi rambut terlihat lebih banyak. 

Rambut yang lebih tebal bisa terlihat langsung dibandingkan melakukan perawatan menumbuhkan rambut, tapi memang hasilnya tidak permanen.

4. Meratakan warna rambut

Setelah melakukan pewarnaan rambut atau bleaching, terkadang warna rambut bisa tampak tidak merata. Sering ada bagian rambut yang terlalu terang atau terlalu gelap.

Nah, melakukan prosedur hair toning bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu meratakan warna rambut Anda. 

Produk hair toner akan menambah pigmen warna pada rambut Anda dan menetralkan warnanya, sehingga warna rambut tampak lebih merata dan berkilau. 

5.  Mengurangi risiko rambut rusak

Manfaat toning rambut lainnya adalah mampu mengurangi risiko rambut rusak karena tidak melalui proses bleaching. 

Bleaching rambut kerap dilakukan dalam tahap pewarnaan rambut untuk membuat warna muncul lebih terang dan maksimal. 

Namun, proses bleaching berisiko menimbulkan berbagai masalah, seperti rambut rontok hingga iritasi pada kulit kepala. 

Nah, hair toning tidak membutuhkan proses bleaching dan bebas dari bahan amonia yang dapat membuat kulit iritasi. Dengan begitu, risiko rambut rusak dan rontok pun berkurang.

Efek samping toning rambut

bahan alami rambut rontok

Prosedur ini umumnya tidak menimbulkan efek samping karena produk yang digunakan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Namun, penggunaan produk hair toning yang berlebihan berpotensi melemahkan helai rambut dan menghilangkan kelembapannya, sehingga rambut menjadi kering dan mudah patah.

Selain itu, pada sebagian orang dengan kulit yang sensitif, melakukan toning rambut mungkin dapat memicu reaksi alergi.

Untuk menghindarinya, Anda bisa melakukan uji coba terlebih dahulu pada rambut Anda dan diamkan selama beberapa saat.

Jika muncul reaksi alergi seperti kulit kepala gatal, kemerahan, atau sensasi terbakar, sebaiknya hindari menggunakan metode pewarnaan rambut ini.

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar prosedur ini, tanyakan pada ahli kecantikan atau dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 3 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan