4 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Keramas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tata cara keramas memang tidak sulit. Anda hanya perlu menuangkan sampo secukupnya, menggosok rambut secara perlahan, dan membilasnya hingga bersih. Sering dianggap sepele, ternyata ada sejumlah kesalahan saat keramas yang sering kali dilakukan tanpa sadar. Bila dibiarkan, hal ini dapat membuat rambut menjadi lebih mudah rusak. Jadi, pastikan Anda tidak mengulangi kesalahan-kesalahan berikut ini, ya.

Berbagai kesalahan yang harus dihindari saat keramas

1. Keramas terlalu sering

Anda tidak perlu terlalu sering keramas untuk memastikan rambut tetap bersih. Sebab, keramas terlalu sering akan membuat rambut kehilangan minyak alami yang melindunginya. Akibatnya, rambut malah menjadi lebih berminyak.

Di sisi lain, frekuensi keramas juga ditentukan oleh jenis dan masalah rambut Anda. Untuk rambut yang normal, cukup keramas sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu. Bila Anda memiliki rambut berminyak, Anda dianjurkan untuk keramas setiap hari. Hal ini bertujuan untuk menyerap minyak berlebih dan menambah volume rambut. Sedangkan untuk rambut yang cenderung kering, sebaiknya cukup seminggu sekali untuk membantu menyehatkan rambut.

Aturan mudahnya begini, keramaslah saat Anda memang perlu, misalnya setelah berolahraga atau mengeluarkan banyak keringat usai beraktivitas. Hal ini dapat membantu membersihkan minyak di rambut dan kulit kepala.

2. Menuang sampo langsung ke rambut

Menuangkan sampo banyak-banyak dan langsung ke rambut dapat membuat rambut Anda kering. Sebaiknya tuangkan sampo sedikit dulu ke telapak tangan Anda, usap hingga berbusa, baru ratakan di seluruh kepala Anda. Pijat lembut dari atas kepala kemudian menyebar ke bagian kepala lainnya.

3. Salah pakai sampo

Apakah Anda pernah memerhatikan saat rambut Anda mengalami perubahan? Mungkin menjadi lebih kering, bercabang, atau berminyak. Nah, bisa jadi hal ini disebabkan oleh penggunaan sampo yang salah.

Tidak semua sampo memiliki kandungan yang sama untuk setiap jenis rambut. Apalagi kandungan sulfat pada sampo yang biasanya menciptakan banyak busa justru membuat rambut lebih mudah rontok dan kering. Maka, hindari sampo dengan kandungan sulfat agar kutikula rambut lebih rapat dan rambut menjadi lebih halus. Terutama bagi Anda yang memiliki rambut keriting atau menggunakan cat rambut.

Perlu dicatat juga, beberapa sampo mengandung silikon yang membuat rambut Anda terasa halus. Sayangnya, secara perlahan kandungan ini membuat rambut Anda cepat kering. Kandungan silikon pada sampo menghalangi folikel rambut sehingga menghambat pertumbuhan rambut baru. Akibatnya, rambut menjadi cepat rontok. Jadi, gunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut Anda.

4. Memijat kepala dengan teknik yang salah

Jangan hanya sekedar membasahi rambut dan menggosoknya dengan sampo saja, berikan pijatan-pijatan lembut di area kepala. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi, menguatkan rambut, dan merelaksasi kulit kepala. Akan tetapi, jika dilakukan dengan cara yang salah, rambut Anda bisa rusak dan kulit kepala justru menjadi berminyak.

Karena rambut yang basah cenderung lebih rentan rusak, maka berikan pijatan dengan lembut. Caranya adalah dengan memijat kulit kepala dari dahi menuju ke arah tengkuk. Lakukan dengan mengikuti garis rambut dan hindari menekan kulit kepala terlalu keras.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit