5 Minyak Esensial Terbaik untuk Menghilangkan Stretch Mark

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Stretch mark mungkin menjadi masalah yang paling menjengkelkan bagi sebagian besar wanita. Guratan putih kemerahan yang tak sedap dipandang mata ini biasanya muncul di lengan, paha, atau perut. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stretch mark. Salah satu cara alaminya adalah dengan pijat menggunakan minyak esensial. Dilakukan rutin, pijat dengan minyak esensial dipercaya dapat memudarkan stretch mark seiring berjalannya waktu. Apa saja pilihan minyak esensial untuk menghilangkan stretch mark?

Pilihan minyak esensial untuk menghilangkan stretch mark

1. Minyak argan

Minyak argan tinggi kandungan vitamin A, vitamin E, antioksidan, asam lemak omega-6, dan asam linoleat. Bila dioleskan ke kulit, vitamin E membantu meningkatkan produksi sel untuk meningkatkan kesehatan kulit.

Selain itu, minyak argan juga mampu meningkatkan produksi kolagen dan elastin yang bertanggung jawab untuk menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Salah satu penyebab timbulnya stretch mark adalah kulit yang meregang setelah berkurang atau bertambahnya berat badan, atau selama kehamilan.

2. Gotu kola

Gotu kola digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda untuk mengobati berbagai macam masalah kulit. Menurut penelitian di tahun 2013, senyawa dalam gotu kola membantu meningkatkan produksi kolagen dan meningkatkan kekuatan kulit.

Dalam sebuah penelitian yang lebih tua dari tahun 1991, melakukan pengamatan pada 100 wanita yang sedang hamil. Kelompok 50 wanita pertama diberi krim topikal yang mengandung gotu kola sementara kelompok 50 wanita kedua diberi krim plasebo. Dari 80 wanita yang menyelesaikan penelitian ini, hanya 14 wanita kelompok gotu kola yang memiliki stretch mark dibandingkan dengan 22 wanita di kelompok plasebo.

3. Minyak rosehip

Minyak rosehip terbuat dari buah atau biji mawar. Menurut sebuah penelitian di tahun 2013, pelembab yang mengandung minyak rosehip dapat membantu mencegah guratan stretch mark pada wanita hamil semakin parah.

4. Minyak buah delima dan dragon’s blood extract

Minyak buah delima terbuat dari biji delima, dan dragon’s blood extract berasal dari resin (getah) pohon suji (Dracaena) yang berwarna merah. Kedua minyak tersebut mengandung antioksidan yang bersifat antiradang.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada 10 wanita dengan stretch mark dan 10 wanita tanpa stretch mark. Krim yang terbuat dari minyak delima dan dragon’s blood extract dapat meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit pada semua peserta. Peneliti melaporkan krim tersebut dapat membantu menghilangkan stretch mark.

5. Minyak kelapa

Minyak kelapa sangat terkenal tidak hanya sebagai vitamin penyubur rambut, tetapi juga sebagai minyak pijat yang berguna melembabkan kulit. Kandungan vitamin E dalam minyak kelapa dapat memperbaiki kulit dan melindungi kulit agar tidak meregang dan pecah-pecah.  Minyak kelapa juga bersifat antibakterial dan antijamur.

Penelitian juga menyebutkan bahwa kandungan protein pada minyak kelapa dapat mendorong proses regenerasi sel-sel kulit

Tapi, jangan sembarangan pakai minyak esensial jika anda punya alergi

Efek samping yang paling umum dari penggunaan minyak esensial adalah reaksi alergi. Gejala reaksi alergi bisa meliputi ruam, gatal-gatal, dan kulit menjadi kemerahan. Untuk mengurangi risiko efek samping, sebaiknya gunakan minyak esensial yang berkualitas dan Anda harus selalu melarutkan minyak esensial dengan minyak pembawa. Beberapa minyak pembawa antara lain minyak almond manis, minyak jojoba, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak biji anggur, minyak biji aprikot, dan minyak biji gandum.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca