4 Manfaat Minyak Almond Bagi Kesehatan (Bisa Bantu Diet Juga, Lho!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sudah tidak diragukan lagi bahwa minyak almond sangat bermanfaat untuk perawatan kulit dan rambut. Namun, belum banyak yang menyadari bahwa minyak almond pun memberikan khasiat yang menakjubkan untuk tubuh. Lantas, apa saja manfaat minyak almond untuk kesehatan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa itu minyak almond?

Minyak almond adalah ekstrak biji almond yang mengandung lemak sehat dalam jumlah tinggi. Minyak almond terdiri dari dua jenis, yaitu minyak almond yang dimurnikan dan tidak melalui proses pemurnian.

Untuk mendapatkan minyak almond yang murni, kacang almond dikeringkan terlebih dahulu dan diekstrak melalui proses pengolahan dan bahan kimia tertentu. Sayangnya, proses ini memengaruhi nilai gizi minyak. Ya, banyak nutrisi almond yang ikut terkuras akibat panas tinggi dan zat kimiawi saat pengolahan.

Sementara pada minyak almond yang tidak melalui proses pemurnian, minyak almond didapatkan dengan cara menekan kacang almond mentah hingga keluar minyaknya, tanpa menggunakan zat panas atau bahan kimia. Keunggulan dari metode ini adalah sebagian besar kandungan nutrisi almond tidak akan hilang atau berkurang. Ini sebabnya minyak almond yang tidak melalui proses pemurnian lebih banyak digunakan untuk keperluan memasak.

Kandungan gizi minyak almond

Meskipun kandungan gizi pada minyak almond tidak sebanyak kacang almond utuh, minyak almond tetap mengandung zat gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Dilansir dari Healthline, setiap 14 gram atau setara dengan satu sendok makan, minyak almond mengandung berbagai zat gizi berikut ini:

  • Kalori: 119
  • Lemak total: 13,5 gram
  • Lemak jenuh: 1,1 gram (10%)
  • Lemak tak jenuh tunggal: 9,4 gram (70%)
  • Lemak tak jenuh ganda: 2,3 gram (20%)
  • Vitamin E: 26% dari kebutuhan harian
  • Fitosterol: 35,9 miligram

Dilihat dari kandungan nutrisinya, terlihat jelas bahwa minyak almond menjadi sumber vitamin E yang sangat baik. Minyak almond juga mengandung lemak tak jenuh (lemak sehat) yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan obesitas.

Segudang manfaat minyak almond untuk kesehatan

1. Menjaga kesehatan jantung

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, minyak almond terdiri dari 70 persen lemak tak jenuh tunggal. Kandungan lemak jenis ini terbukti memberikan efek positif pada kesehatan jantung, yaitu dengan meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik.

High-Density Lipoprotein (HDL) adalah sejenis protein yang membawa kolesterol menjauh dari arteri jantung menuju hati. Pada organ hati inilah tempat kolesterol dipecah dan dikeluarkan dari tubuh. Ini artinya semakin tinggi HDL, maka semakin terlindungi pula organ jantung dari berbagai penyakit, terutama penyakit jantung.

Low-Density Lipoprotein (LDL), lawan dari HDL, adalah jenis kolesterol jahat yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. Dengan mengonsumsi minyak almond, Anda pun turut menurunkan LDL dan membantu menjaga kesehatan jantung. Bahkan salah satu penelitian menyebutkan bahwa diet tinggi minyak almond mampu menurunkan kadar LDL dan kolesterol total secara signifikan, sekaligus meningkatkan kolesterol HDL sebesar 6 persen.

2. Penangkal radikal bebas

Salah satu manfaat minyak almond yang menakjubkan adalah fungsinya sebagai antioksidan. Pasalnya, minyak almond mengandung vitamin E yang cukup tinggi. Dalam satu sendok makan minyak almond saja sudah memenuhi 26 persen dari asupan harian yang disarankan.

Vitamin E bermanfaat untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Meskipun sebenarnya tubuh memerlukannya, radikal bebas dapat membahayakan tubuh bila jumlahnya terlalu banyak. Pasalnya, kelebihan radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan oksidatif yang berujung pada kejadian kanker dan penyakit jantung.

Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan vitamin E yang tinggi dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, degenerasi makula terkait usia, dan penurunan kemampuan kognitif otak pada lansia.

3. Mengendalikan gula darah

Bila Anda mengidap diabetes, tak ada salahnya mencoba manfaat minyak almond. Minyak almond dapat membantu Anda menjaga gula darah tetap stabil. Ini karena kandungan lemak tak jenuh tunggal dan ganda pada minyak almond telah terbukti mampu menurunkan gula darah pada penderita diabetes.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi menu sarapan dengan tambahan minyak almond memiliki gula darah yang lebih rendah, baik setelah makan maupun sepanjang hari, dibandingkan dengan peserta yang tidak mendapatkan tambahan minyak almond.

Manfaat minyak almond ternyata tidak hanya itu, partisipan yang menerima tambahan minyak almond merasa lebih kenyang setelah makan. Akibatnya, pola makan pun dapat dikendalikan dengan baik.

4. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat minyak almond yang satu ini cocok bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan, tapi tak kunjung berhasil. Banyak orang yang menghindari lemak saat mencoba menurunkan berat badan. Akan tetapi, lemak baik dalam minyak almond justru bisa membantu mewujudkan berat badan ideal Anda.

Diet makan kacang almond telah terbukti membantu menurunkan berat badan. Nah, ini juga berlaku untuk minyak almond, lho! Baik kacang almond maupun minyaknya sama-sama dapat membantu meluruhkan timbunan lemak dalam tubuh Anda.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi lemak tak jenuh tunggal bisa meningkatkan penurunan berat badan dan komposisi tubuh pada wanita gemuk. Bahkan, diet tinggi lemak tak jenuh tunggal dilaporkan lebih efektif daripada diet tinggi karbohidrat dalam menurunkan berat badan.

Namun, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi minyak almond ini sebanyak-banyaknya. Tetap saja penggunaannya perlu dibatasi. Anda bisa menggunakan minyak almond saat menumis sayur dan bumbu atau sebagai salad dressing yang lezat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit