5 Bahan Kimia Berbahaya Pada Body Lotion yang Harus Dihindari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Hampir semua wanita tak pernah melewatkan body lotion sebagai salah satu skin care sehari-hari. Pasalnya, body lotion dapat membuat kulit terasa lebih lembut dan halus. Aromanya yang beraneka ragam juga bisa memberikan sensasi rileks. Namun, pernahkah Anda memperhatikan kandungan body lotion yang selama ini Anda gunakan? Hati-hati, beberapa bahan kimia pada body lotion ternyata dapat membahayakan kesehatan, lho! Apa saja? Baca terus ulasan berikut ini.

Daftar kandungan body lotion yang harus dihindari

Selama ini, Anda mungkin hanya fokus memilih aroma dan tekstur cairan yang lembut ketika membeli body lotion. Mulai sekarang, coba luangkan waktu Anda untuk membaca label produk pada body lotion yang Anda beli. Tanpa disadari, ada beberapa kandungan body lotion yang nyatanya berbahaya dan tidak baik untuk kesehatan.

Berbagai kandungan body lotion yang harus Anda hindari adalah sebagai berikut:

1. BHA (Butylated Hydroxyanisole)

BHA berfungsi sebagai pengawet, penstabil, antioksidan, dan sumber wewangian pada berbagai produk kosmetik. Menurut National Toxicology Program, kandungan BHA pada body lotion dapat mengganggu sistem endokrin mengandung zat karsinogenik. Akibatnya, paparan BHA yang terlalu lama dapat memicu risiko kanker kulit.

Bila Anda menemukan adanya kandungan BHA pada body lotion yang Anda miliki saat ini, baiknya segera ganti dengan body lotion dengan bahan yang lebih aman.

2. DMD hydantoin

Anda mungkin cukup asing dengan kandungan body lotion yang satu ini. DMD hydantoin adalah sejenis pengawet yang mengandung formaldehid (formalin) dan banyak digunakan pada produk kosmetik seperti cat kuku, lem bulu mata, gel rambut, sabun, dan sebagainya.

Tanpa disadari, kandungan DMD hydantoin pada body lotion dapat mengiritasi mata dan memicu ruam kulit. Meski demikian, DMD hydantoin diyakini tidak mengandung zat karsinogenik. Namun, ketika ada kandungan DMD hydantoin pada produk kecantikan yang Anda gunakan, maka kemungkinan ada kandungan formaldehid yang bisa memicu reaksi alergi pada kulit dan kanker.

3. Diethyl phthalate

Salah satu hal yang menjadi daya tarik pada wanita adalah aroma body lotion. Nah, Anda mungkin berpikir kalau bau stroberi atau buah-buahan lainnya pada body lotion didapatkan dari bahan alami.

Faktanya, beberapa produk kecantikan menggunakan campuran wewangian yang membahayakan kesehatan. Salah satu campurannya adalah diethyl phthalate atau sejenis wewangian sintetis (buatan) yang banyak ditemukan pada body lotion.

Diethyl phthalate dikenal sebagai racun bagi sistem endokrin dalam tubuh. Wewangian buatan tersebut juga dapat memancarkan VOC (volatile organic compounds), alias senyawa organik yang mudah menguap dan mudah mencemari udara. Akibatnya, ini bisa membuat Anda rentan terkena alergi dan asma.

4. Retinil palmitat

Retinil pamitat adalah salah satu turunan vitamin A yang biasanya digunakan sebagai kandungan tabir surya. Umumnya, bahan kimia yang satu ini bermanfaat untuk mencegah penuaan pada kulit, sehingga kulit Anda tampak bersinar dan awet muda.

Sebuah studi yang diterbitkan pada National Toxicology Program menemukan bahwa tikus yang terkena retinil palmitat secara perlahan mengembangkan sejumlah tumor dalam tubuhnya setelah terpapar sinar matahari.

Bila Anda ingin tetap menggunakan body lotion yang mengandung retinil palmitat, para ahli menyarankan agar body lotion tersebut hanya digunakan pada saat malam hari untuk mencegah risiko kanker.

5. Triethanolamine

Triethanolamine adalah salah satu bahan kimia yang sifatnya sangat basa. Biasanya, bahan kimia ini digunakan untuk menyeimbangkan pH dalam berbagai lotion dan kosmetik, terutama pada maskara.

Walaupun banyak beredar luas, pada dasarnya bahan yang satu ini tidak boleh digunakan dalam jangka panjang. Menurut Dermatology Review, kandungan triethanolamine dapat mengiritasi kulit dan meracuni sistem kekebalan tubuh pada hewan percobaan. Selain itu, air limbah yang mengandung triethanolamine juga dapat mengubah pH sungai secara signifikan dan mematikan organisme yang ada di sungai dan laut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Bahan Dalam Krim Anti-Aging yang Perlu Anda Tahu

Produk krim wajah yang populer saat ini adalah jenis anti-aging. Tapi apa saja bahan krim anti-aging yang bisa mencegah penuaan pada kulit Anda?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Bahan Kimia pada Alat Masak Antilengket Tingkatkan Risiko Penyakit Celiac

Penyebab penyakit celiac belum diketahui. Namun, menurut studi terbaru, bahan kimia pada alat masak antilengket bisa meningkatkan risiko penyakit celiac.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Gangguan Pencernaan, Health Centers 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Memiliki kulit sensitif memang perlu perawatan dan perhatian ekstra ya, termasuk untuk memilih kosmetik. Berikut tips memilih kosmetik yang aman untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 4 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab mengatasi kulit mengelupas

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
moisturizer dulu atau sunscreen

Moisturizer Dulu Atau Sunscreen? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit