5 Cara yang Sudah Terbukti Efektif untuk Memutihkan Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Februari 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Punya kulit putih nampaknya masih menjadi obsesi dari hampir kebanyakan orang Indonesia. Stigma “kulit putih itu sempurna” memang masih sulit untuk diberantas dari pikiran. Itu kenapa tak sedikit orang yang rela mencoba berbagai cara memutihkan kulit, tanpa pernah tahu risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi jika memakai sembarang cara. Sebetulnya, adakah cara memutihkan kulit lewat jalur media yang benar-benar aman dan efektif?

Apa yang membuat warna kulit gelap?

Warna kulit Anda ditentukan oleh genetik warisan orangtua. Gen kemudian menentukan banyaknya melanin yang Anda miliki. Melanin adalah zat pewarna kulit alami yang diproduksi oleh sel dalam lapisan kulit yang disebut melanosit. Semakin banyak melanin yang Anda miliki, maka akan semakin gelap kulit Anda.

Selain ditentukan oleh gen, banyaknya kadar melanin juga dipengaruhi oleh paparan cahaya matahari, hormon, dan paparan zat kimia tertentu. Misalnya, kulit akan menggelap dan “gosong” ketika terlalu lama berjemur di bawah matahari.

Namun, perubahan warna kulit ini cenderung terjadi sementara. Seiring waktu, kulit gelap Anda akan kembali ke rona warna semulanya. Ini karena kulit memiliki kemampuan khusus untuk meregenerasi diri dan berubah ke warna aslinya secara otomatis.

Di sisi lain, perubahan warna kulit akibat penuaan alami cenderung permanen.

Cara memutihkan kulit dengan perawatan di dokter

Berikut beberapa cara memutihkan kulit secara medis yang paling banyak orang gunakan:

1. Krim dokter

Krim pemutih mampu mengurangi ketidakmerataan warna kulit, bahkan hingga mengubah warna kulit asli. Krim pemutih yang aman dan efektif bisa Anda dapatkan dengan resep dokter.

Umumnya, krim pemutih dari dokter memiliki kombinasi kandungan bahan kimia yang mampu mengurangi kadar melanin pada kulit. Sebaiknya, konsultasikan lebih dulu kepada dokter Anda tentang dosis serta cara pakainya yang benar sebelum mulai menggunakan krim tersebut. Krim racikan dokter kulit profesional yang memiliki izin praktek tentunya terjamin aman dan pemakaiannya pun diawasi dokter tersebut.

Penggunaan krim pemutih yang Anda dapatkan secara sembarangan, misalnya dari toko online tanpa izin BPOM yang jelas, mungkin mengandung merkuri, hydroquinon, dan kortikosteroid yang dapat menimbulkan efek samping yang serius pada kulit Anda. 

2. Chemical peeling

Chemical peeling adalah prosedur medis untuk mengangkat sel kulit mati menggunakan krim khusus berbahan dasar kimia. Chemical peeling di dokter dapat membantu menyamarkan bekas luka dan bekas jerawat, noda dan flek hitam, garis-garis halus dan keriput, serta mencerahkan warna kulit yang kusam.

Krim kimia yang umum digunakan di antaranya adalah phenol, asam trikloroasetat, asam karbol, asam salisilat, asam glikolat, dan asam laktat. Namun, pemilihan krim yang tepat akan didasari oleh kebutuhan, jenis kulit, dan apa masalah spesifiknya nya.

Krim akan dioleskan pada kulit secara merata dan didiamkan sebentar sampai akhirnya terjadi reaksi kimia yang menciptakan luka-luka dangkal di atas permukaan kulit. Ini menandakan sel kulit mati sedang terangkat dan kemudian terganti dengan sel kulit baru yang ada di bawahnya.

Chemical peeling terdiri dari beberapa tipe, dibedakan dari sejauh mana pengikisan kulit yang terjadi. Semakin tinggi derajat pengikisan, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk kulit baru muncul. Semakin lama pula masa penyembuhannya.

3. Laser resurfacing

Sesua dengan arti namanya, laser resurfacing adalah cara memutihkan kulit yang menggunakan tembakan laser berenergi tinggi langsung pada permukaan kulit.

Fungsinya adalah untuk menghancurkan sel kulit lama yang sudah rusak dan memicu pembentukan sel kulit baru. Terapi laser juga membantu mengurangi produksi dan kadar melanin dalam kulit.

Cara memutihkan kulit dengan laser ini memiliki efek samping berupa munculnya kemerahan, pembengkakan, dan memar yang membutuhkan waktu 14 hingga 21 hari untuk penyembuhannya.

4. Microdermabrasion

Cara memutihkan kulit dengan microdermabrasion memiliki prinsip serupa dengan chemical peeling, yaitu dengan mengikis lapisan terluar kulit untuk menghasilkan lapisan kulit baru yang lebih baik. Bedanya, pada microdermabrasion digunakan semprotan berisi kristal berukuran kecil.

Ya, prinsip kerja micro-dermabrasion adalah dengan menyemprotkan kristal kecil pada kulit Anda. Kristal itulah yang lalu secara lembut membantu proses pengikisan kulit. Seusai penyemprotan mungkin kulit Anda akan memerah, tapi efek tersebut tak bertahan lama. Penggunaan beberapa jenis make-up tidak disarankan setelah perawatan ini dilakukan.

5. Cryosurgery

Cryosurgery adalah cara memutihkan kulit menggunakan nitrogen cair untuk menghancurkan sel melanin. Selain untuk memutihkan kulit, cryosurgery juga digunakan untuk mengatasi masalah kulit lain seperti mencerahkan flek cokelat dan bintik-bintik gelap di wajah.

Prosedur ini dilakukan dengan mengoleskan nitrogen cair pada permukaan kulit secara merata dan dibiarkan membeku. Kemudian, nitrogen akan perlahan kembali mencair sembari membuat luka-luka kecil tak kasat mata di kulit. Proses ini memungkinkan kulit untuk mengelupaskan lapisan kulit terluar kemudian menggantinya dengan yang baru dan lebih terang.

Meski demikian, ada juga beberapa efek samping umum yang terjadi dari prosedur cryosurgery ini. Risiko efek samping yang paling umum adalah munculnya lepuhan pada area yang terkena nitrogen cair setelah prosedur.

Sebelum Anda memutihkan kulit…

Mempercantik kulit dengan waktu yang cepat tentu menggiurkan sebagian besar wanita, namun tentu akan ada efek samping dari setiap cara memutihkan kulit tersebut.

Sebaiknya sebelum Anda memutuskan untuk melakukannya, perbanyak informasi dan konsultasikan pada dokter dari apa yang akan dilakukan pada kulit Anda, hingga efek samping yang akan Anda rasakan setelahnya. Perawatan alami mungkin akan membutuhkan waktu yang maksimal, namun tentu memberi efek samping yang lebih minimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Entah karena terbakar matahari, perawatan wajah, atau alasan lain, Anda mungkin menemukan kulit mengelupas tiba-tiba. Bagaimana merawatnya agar tak rusak?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Kecantikan 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Bibir hitam dan gelap bisa mengurangi penampilan Anda. Tahukah Anda ternyata tidak hanya merokok saja yang bisa jadi penyebab bibir hitam? Lalu apa saja?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Kecantikan 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Rangkaian Skincare Anti-aging untuk Cegah Penuaan Dini

Produk krim wajah yang populer saat ini adalah jenis anti-aging. Tapi apa saja bahan krim anti-aging yang bisa mencegah penuaan pada kulit Anda?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 21 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Memiliki kulit sensitif memang perlu perawatan dan perhatian ekstra ya, termasuk untuk memilih kosmetik. Berikut tips memilih kosmetik yang aman untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 4 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat ampas teh bagi kecantikan

7 Cara Memanfaatkan Ampas Teh untuk Kecantikan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
ciri kulit sensitif

Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat air mawar untuk kecantikan kulit

Beragam Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit