home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Perawatan Mesoterapi dari Perancis, Benarkah Bikin Kita Awet Muda?

Perawatan Mesoterapi dari Perancis, Benarkah Bikin Kita Awet Muda?

Menjamurnya berbagai perawatan kecantikan yang ada saat ini semakin memudahkan kita untuk memanjakan sekaligus merawat tubuh. Nah, belakangan ini ada sebuah jenis perawatan kulit yang sedang ramai diperbincangkan, yaitu mesoterapi. Seperti apakah perawatan ini?

Apa itu mesoterapi?

Mesoterapi adalah sebuah perawatan kecantikan non-bedah yang berasal dari Perancis. Perawatan ini bertujuan untuk mengencangkan kulit dan menghilangkan kelebihan lemak pada bagian tubuh yang diinginkan.

Mesoterapi dilakukan dengan menyuntikkan cairan yang terdiri dari kombinasi zat-zat tertentu menggunakan jarum tipis ke dalam jaringan lemak subkutan di area yang dipilih.

Zat yang digunakan pada perawatan ini bisa berbeda-beda, bergantung pada ramuan yang telah disiapkan oleh terapis beserta tujuannya. Umumnya, cairan terdiri dari vitamin, ekstrak tumbuhan, enzim, hormon, serta obat-obatan seperti vasodilator dan NSAID.

Namun biasanya, dua zat yang paling umum digunakan untuk mengatasi selulit dan pengurangan lemak adalah lesitin dan isoproterenol.

Lecithin adalah senyawa yang ditemukan dalam empedu manusia dan dibutuhkan untuk pencernaan lemak makanan, sedangkan isoproterenol adalah agen lipolitik yang memicu reaksi kimia dalam tubuh untuk memecah sel-sel lemak.

Bagaimana proses perawatannya berlangsung?

Sebelum menyuntikkan ramuan zat, dokter mungkin akan memberikan obat bius dengan mengoleskannya pada kulit.

Kemudian, dokter akan mulai memberikan suntikkan menggunakan jarum pendek khusus. Jarum ini dipasangkan pada mesin mekanik sehingga bisa memberikan banyak suntikan berturut-turut.

Suntikan ini bisa dilakukan di wajah, kulit kepala, leher, dada, tangan, atau area yang memiliki stretch mark, bergantung pada area yang ingin Anda tuju. Ahli terapis menyuntikkan zat ini dengan kedalaman yang berbeda, dari 1 hingga 4 milimeter ke dalam kulit.

Selain itu, ada pula jenis mesoterapi dengan teknologi baru tanpa menggunakan jarum, tetapi menggunakan mesin electroporesis yang dapat membuka saluran pori-pori kulit. Nantinya, cairan ramuan zat bahan aktifnya akan masuk ke lapisan kulit melalui pori-pori yang telah terbuka.

Anda tak perlu melakukan persiapan khusus sebelum menjalani terapi ini. Hanya saja, Anda harus menghindari konsumsi obat penghilang rasa nyeri seperti aspirin atau jenis lain seminggu sebelumnya.

Anjuran ini penting sebab obat penghilang nyeri dapat meningkatkan risiko perdarahan atau luka saat menjalani mesoterapi.

Mesoterapi biasanya memerlukan 3 – 15 sesi perawatan, dengan masing-masing jarak dari perawatan sebelumnya selama dua minggu.

Apakah perawatan mesoterapi efektif?

Sumber: Andrea Catton Laser Clinic

Tujuan utama dari mesoterapi awalnya sebenarnya untuk mengobati penyakit. Seiring waktu, prosedur ini lebih banyak digunakan untuk tujuan estetika dan perawatan kecantikan, seperti:

  • meremajakan dan mengencangkan kulit,
  • menghilangkan kelebihan lemak di bagian wajah, lengan, perut, paha, pantat, pinggul, maupun kaki,
  • memudarkan kerutan dan garis halus di wajah,
  • memudarkan pigmentasi kulit, seperti flek hitam dan noda coklat,
  • mengatasi selulit, serta
  • mengobati kebotakan rambut (alopecia areata).

Sayangnya, sejauh ini belum ada penelitian yang benar-benar dapat membuktikan manfaat dan keamanan prosedur mesoterapi untuk kecantikan.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam International Journal of Dermatology melaporkan bahwa mesoterapi tidak menghasilkan perubahan nyata pada pemudaran keriput dan garis halus pada wajah orang-orang yang rutin perawatan selama 6 bulan berturut-turut.

Apakah ada risiko efek sampingnya?

Mesoterapi pada awalnya bertujuan sebagai pengobatan medis. Maka sebenarnya, prosedur ini tidak jauh berbeda dengan terapi kesehatan lainnya yang juga menyimpan risiko efek samping.

Berbagai kemungkinan risiko efek samping yang mungkin timbul adalah:

  • Mual.
  • Nyeri atau sakit di area tubuh yang disuntik.
  • Pembengkakan di beberapa bagian tubuh setelah terapi.
  • Muncul gatal, ruam, dan kemerahan pada kulit area suntikan.
  • Kulit bekas suntikan tampak sedikit memar dan bengkak.
  • Timbul bekas luka.

Oleh karena itu, ada baiknya Anda berdiskusi dulu dengan dokter spesialis kulit untuk mempertimbangkan risiko dan manfaatnya sebelum membuat janji terapi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

El-Domyati, M., El-Ammawi, T. S., Moawad, O., El-Fakahany, H., Medhat, W., Mahoney, M. G., & Uitto, J. (2012). Efficacy of mesotherapy in facial rejuvenation: a histological and immunohistochemical evaluation. International journal of dermatology, 51(8), 913–919. https://doi.org/10.1111/j.1365-4632.2011.05184.x. Retrieved 5 July 2021.

Mesotherapy. (2018). DermNet NZ. Retrieved 5 July 2021, from https://dermnetnz.org/topics/mesotherapy/

How to Prepare for a Mesotherapy. (n.d.). Retrieved 5 July 2021, from https://www.dermanetwork.org/article/body-contouring/how-to-prepare-for-a-mesotherapy

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 16/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro