2 Trik Sederhana untuk Melatih Kelincahan Kaki Bagi Pemain Sepak Bola

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019
Bagikan sekarang

Bagi pemain bola, kelincahan menggocek dan menggiring bola menjadi salah satu modal untuk bersinar di atas lapangan hijau. Jika Anda ingin menjadi pesebak bola andal layaknya Theo Walcott yang mampu berlari secepat 32 km/jam atau bahkan Gareth Bale yang punya kecepatan berlari hingga 35 kilometer per jam, tentu Anda harus memperbanyak latihan. Ada satu latihan fisik yang bermanfaat untuk meningkatkan ketangkasan dan kemampuan Anda menguasai lapangan, yaitu latihan interval.

Ingin tahu apa saja manfaat dan tips menjalani latihan interval untuk pemain bola? Simak terus informasinya di bawah ini.

Kenapa latihan interval penting untuk pemain bola

Olahraga interval adalah metode latihan fisik yang mengutamakan pergantian intensitas latihan. Jadi dalam satu sesi olahraga, Anda akan berlatih dengan intensitas berat, sedang, dan ringan sekaligus. Jenis olahraganya bisa macam-macam. Mulai dari lari, berenang, sampai naik sepeda.

Perhatikan saat Anda bermain sepak bola. Sepanjang permainan, Anda harus terus mengganti intensitas fisik. Misalnya Anda lari dengan kecepatan tinggi saat mengejar bola, lalu tiba-tiba harus menurunkan kecepatan lari untuk menggiring dan mengendalikan bola. Anda juga harus cukup lincah untuk berhenti tiba-tiba dan berbalik arah untuk mengecoh lawan.

Bila tidak dilatih, pergantian intensitas yang mendadak ini akan membuat Anda cepat lelah saat main bola. Anda juga mungkin jadi kesulitan menyesuaikan kecepatan lari. Karena itu, Anda harus mulai rutin berlatih interval.

Selain meningkatan akselerasi dan stamina, olahraga interval juga baik untuk melatih ketahanan otot-otot, terutama pada bagian kaki. Hal ini bisa mencegah kemungkinan cedera saat bermain sepak bola sekaligus membuat Anda lebih lentur.

Tips latihan interval untuk pemain bola

Bingung mau mulai latihan interval dari mana? Tenang saja, berikut panduan melakukan latihan interval untuk pemain bola.

Jogging dan sprint

Untuk melatih akselerasi dan stamina Anda saat berlari di lapangan, Anda bisa melakukan latihan interval lari. Caranya cukup mudah. Mulailah dengan jogging seperti biasa selama dua menit. Kemudian, tambah kecepatan lari Anda jadi lari sprint selama kira-kira 30 detik.

Setelah itu turunkan lagi kecepatan Anda sampai jadi jogging untuk 30 detik. Lalu lari cepat lagi selama 30 detik. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa pakai timer untuk menandai kapan harus mengganti intensitas dan kecepatan lari.

Anda bisa melakukan latihan ini selama lima sampai lima belas menit. Kalau Anda belum biasa dengan latihan interval, mulai dari empat sampai lima menit saja. Karena latihan fisik ini cukup berat, jangan berlatih selama lebih dari setengah jam.

Naik sepeda di perbukitan

Bila Anda suka naik sepeda, pilih lintasan yang ideal untuk latihan interval, misalnya perbukitan. Jalan yang naik turun bisa jadi tempat yang baik untuk menyelingi intensitas fisik Anda. Misalnya saat jalanan menanjak, intensitas Anda mengayuh tentu jadi lebih berat. Kemudian saat jalanan menurun, Anda bisa sedikit beristirahat.

Naik sepeda sambil berlatih interval juga akan membantu Anda menjaga keseimbangan sambil menyesuaikan akselerasi. Ingat, batasi durasi latihan Anda karena latihan ini sudah cukup intens bagi tubuh.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020

Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Masa karantina membuat badan jadi malas gerak. Padahal, olahraga penting agar tubuh tetap fit. Ini tips agar Anda tetap semangat olahraga saat karantina.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
buah untuk berbuka puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
fit saat puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020