7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membakar Lemak Perut

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Membakar lemak perut lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya, namun banyak orang yang merasa kesulitan dalam melakukannya. Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah usaha yang telah Anda lakukan memiliki hasil yang signifikan bagi tubuh Anda? Apakah Anda berhasil menurunkan berat badan, tetapi lemak perut Anda tetap? Tanpa Anda ketahui, mungkin Anda telah membuat beberapa kesalahan dalam program latihan, sehingga lemak perut Anda tetap bertahan di dalam tubuh. Untuk mengetahui apa saja kesalahan yang telah Anda lakukan, mari lihat selengkapnya di bawah ini.

7 kesalahan membakar lemak perut yang mungkin Anda lakukan

1. Perut Anda hanya dilatih dengan sit-up dan squat

Itu adalah dua dari berbagai latihan otot perut yang paling populer, dan pada kenyataannya kedua latihan tersebut memang efektif. Jadi, mengapa Anda begitu sulit mendapatkan efek yang ideal? Otot perut Anda telah terbiasa dengan pelatihan yang Anda lakukan, jika Anda melakukan latihan dengan cara yang sama secara terus menerus. Untuk alasan ini, Anda perlu mengubah latihan setiap 4-6 minggu.

Ingatlah bahwa seluruh latihan perut harus dapat melatih oblique perut (internal dan eksternal) dan otot-otot perut yang melintang. Cobalah gerakan yang melibatkan putaran pinggang dan mengayuh (kaki bergerak melingkar maju-mundur dalam keadaan tubuh berbaring). Latihan pada bola keseimbangan atau mengangkat satu kaki juga dapat melibatkan seluruh otot perut.

2. Anda berolahraga setiap hari

Jika Anda berolahraga setiap hari, otot-otot Anda mungkin kelelahan. Tidak benar ketika seseorang mengatakan bahwa otot perut itu unik dan bisa dilatih setiap hari. Otot perut sama seperti otot lainnya dan memerlukan waktu untuk pulih setelah latihan. Jika Anda telah menyelesaikan latihan yang intens, Anda harus memberikan tubuh Anda sekitar 48 jam istirahat. Dalam waktu ini, Anda memiliki kesempatan untuk regenerasi dan menguatkan otot kembali. Pelatihan yang baik biasanya mencakup latihan perut 2-3 kali per minggu.

3. Anda menghindari latihan kardio

Ini adalah kesalahan yang biasanya dilakukan oleh pria dalam melatih otot perut. Tidak peduli seberapa keras Anda melatih otot perut, namun jika tidak diimbangi dengan kardio, Anda tidak akan mendapatkan hasil. Penting untuk Anda menurunkan jaringan lemak, dan ini hanya dapat dicapai melalui latihan kardio secara teratur.

4. Anda tidak melatih bagian tubuh lainnya

Tubuh Anda tidak hanya terdiri dari otot perut dan otot punggung, namun ada juga otot-otot lainnya, termasuk otot paha. Distribusi karakteristik dari six-pack muncul karena fakta bahwa itu dilalui oleh otot tendon, yang merupakan bagian akhir otot lainnya, yang mencapai bagian lain dari tubuh. Oleh karena itu, memperkuat otot yang ada di seluruh tubuh sangat penting untuk menjaga keseimbangan kekuatan dan ukuran berbagai kelompok otot.

5. Bobot beban yang Anda angkat terlalu ringan

Untuk mendapatkan lebih banyak otot yang membakar lemak, Anda harus menantang otot-otot Anda dengan mengangkat beban yang lebih berat. Jika Anda telah melakukannya secara teratur, Anda dapat menambahkan beban sebanyak 10%. Misalnya, ketika Anda melakukan 8 latihan, pilih 2 latihan dengan beban yang lebih berat, dan yang lainnya dengan beban normal. Pada minggu berikutnya, gunakan beban terberat minggu lalu untuk 2 latihan, dan 6 latihan dengan berat yang normal. Lakukan hal itu hingga Anda melakukan seluruh latihan menggunakan beban yang berat.

6. Anda hanya mengandalkan diet

Mengurangi kalori hanya dengan makanan tanpa melibatkan aktivitas fisik merupakan ide yang buruk. Memang, berat badan akan turun drastis, namun beberapa berat yang hilang berasal dari penurunan otot. Hanya diet yang tepat yang disertai dengan latihan yang dapat membantu Anda membakar lemak perut.

7. Anda menolak untuk meminta bantuan ahli

Ketika Anda merasa telah mencoba segalanya dan masih berpikir bahwa perut Anda masih meninggalkan banyak lemak, maka tanyakanlah pada para ahli, seperti ahli gizi dan kebugaran. Pilih ahli yang sudah memiliki banyak pengalaman dalam pekerjaan mereka. Sebelum Anda mulai berolahraga, ada baiknya untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki penyakit kronis atau berumur di atas 40 tahun. Tidak semua latihan akan cocok untuk semua orang.

 

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: November 9, 2016 | Terakhir Diedit: November 14, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca