Sama-Sama Menyehatkan Tubuh, Apa Bedanya Olahraga Kardio dan Resistance?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Walaupun sama-sama dapat menyehatkan tubuh serta memperkuat otot, olahraga kardio dan resistance merupakan dua jenis latihan yang berbeda. Mengetahui perbedaan keduanya bisa berguna untuk memanfaatkannya secara optimal untuk tubuh Anda.

Perbedaan olahraga kardio dan resistance

Perbedaan latihan kardio dan resistance dapat dilihat dari beberapa aspek. Di antaranya sifat aerobik atau anaerobik, seberapa efektif olahraga tersebut untuk membakar lemak, manfaatnya, serta jenisnya.

Berikut adalah perbedaan antara kedua olahraga tersebut:

1. Aerobik dan anaerobik

Istilah ‘aerobik’ berarti berkaitan dengan oksigen, sedangkan ‘anaerobik’ memiliki arti sebaliknya. Semua latihan yang tergolong dalam olahraga aerobik bertujuan mengoptimalkan kemampuan tubuh untuk menyerap dan menyalurkan oksigen.

Olahraga kardio merupakan olahraga aerobik, sebab olahraga ini mampu meningkatkan denyut jantung dan pernapasan. Dengan meningkatnya denyut jantung dan pernapasan, tubuh mendapatkan cukup oksigen agar bisa terus beraktivitas.

Berbeda dengan kardio, olahraga resistance adalah olahraga anaerobik dan tidak berfokus untuk meningkatkan pasokan oksigen pada jaringan tubuh. Olahraga ini menggunakan beban untuk meningkatkan ketahanan otot sehingga otot semakin kuat.

2. Keampuhan membakar lemak

Sumber energi tubuh berasal dari karbohidrat dan lemak. Namun, lemak adalah sumber energi yang lebih besar dan dapat digunakan oleh tubuh dengan mudah. Untuk bisa membakar lemak secara efektif, tubuh Anda membutuhkan oksigen.

Olahraga kardio memberikan tubuh Anda banyak pasokan oksigen untuk membakar lemak. Semakin sering Anda melakukan olahraga kardio, semakin tubuh Anda terlatih untuk membakar lemak menggunakan oksigen.

Olahraga resistance pun sebenarnya dapat membakar lemak. Akan tetapi, olahraga ini tidak menggunakan oksigen sebanyak olahraga kardio. Maka dari itu, banyaknya lemak yang dibakar pada olahraga kardio dan resistance tentu berbeda.

3. Manfaat olahraga

Olahraga kardio fokus pada sistem pernapasan dan peredaran darah. Sementara itu, olahraga resistance menekankan pada fungsi otot, sendi, tulang, dan tubuh secara keseluruhan. Kedua olahraga ini memiliki manfaat yang berbeda.

Manfaat yang akan Anda peroleh dari olahraga kardio di antaranya:

  • Memelihara kesehatan jantung dan peredaran darah
  • Menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan gagal jantung
  • Mencegah osteoporosis
  • Menurunkan risiko diabetes
  • Menjaga berat badan ideal
  • Memelihara fungsi kecerdasan dan menurunkan risiko penyakit Alzheimer

Sementara itu, olahraga resistance juga memiliki manfaatnya tersendiri, seperti:

  • Meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot
  • Menjaga kestabilan, postur, kelincahan, dan keseimbangan tubuh
  • Mengurangi risiko cedera, radang sendi, sakit punggung, sakit pinggang, dan obesitas
  • Meningkatkan stamina dan kepadatan tulang
  • Memelihara fungsi sendi
  • Meningkatkan performa aktivitas sehari-hari

4. Jenis olahraga

Perbedaan lain dari olahraga kardio dan resistance adalah jenis latihan yang dilakukan. Olahraga kardio dapat dilakukan dari intensitas ringan seperti berjalan kaki dan jogging, hingga berat seperti panjat tebing dan mendayung.

Contoh olahraga kardio antara lain:

  • Berenang
  • Berdansa
  • Bersepeda
  • Menaiki tangga
  • Melakukan olahraga permainan seperti sepak bola, tenis, atau voli

Tidak seperti olahraga kardio yang bisa dilakukan dalam waktu lama, olahraga resistance cenderung dilakukan dengan intensitas berat dan dalam waktu singkat. Contoh olahraga resistance di antaranya:

  • Plank atau side plank, push-up, sit-up, squat, dan chin-up
  • Angkat beban
  • Flat bench press
  • Latihan dengan dumbbell atau tali elastis
  • Kombinasi seluruh latihan ini

Olahraga kardio dan resistance memiliki fokus yang berbeda. Meski demikian, keduanya sama-sama memberikan manfaat bagi kesehatan Anda. Bahkan, akan lebih baik lagi jika Anda rutin melakukan olahraga kardio dan resistance sekaligus.

Jangan terburu-buru dalam melakukan kedua olahraga ini. Mulailah dengan memilih olahraga yang mudah dan sesuaikan dengan kemampuan Anda. Begitu Anda mulai terbiasa, tingkatkan intensitasnya agar tubuh semakin terlatih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Banyak Kalori yang Dibakar Oleh Otot Setiap Hari?

Semakin banyak otot yang dimiliki maka akan semakin banyak kalori yang dibakar. Berikut faktanya mengenai seberapa banyak otot membakar kalori tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebugaran, Hidup Sehat 12 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Dalam Seminggu, Kita Harus Berapa Kali Kardio dan Strength Training?

Rutinitas olahraga yang baik idealnya terdiri dari kardio dan strength training. Lantas, seminggu harus berapa kali olahraga kardio dan strength training?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kebugaran, Hidup Sehat 2 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Angkat Barang Berat Bisa Bikin Turun Berok (Hernia)?

Kata orang, keseringan mengangkat beban atau barang berat bisa menyebabkan hernia karena organ dalam tubuh tidak kuat menahannya. Apa benar begitu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 28 November 2018 . Waktu baca 4 menit

Terlalu Sering Olahraga Kardio Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan

Olahraga kardio efektif menjaga kebugaran dan menurunkan berat badan. Namun jika berlebihan, berbagai hal negatif ini malah akan terjadi pada tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kebugaran, Hidup Sehat 31 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

senam hipertensi

Ingin Olahraga, Tapi Malas Keluar Rumah? Coba Gerakan Senam Kardio Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 November 2019 . Waktu baca 5 menit
lemak terbuang

Ke Mana Hilangnya Lemak yang Terbakar Saat Berolahraga?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2019 . Waktu baca 4 menit
mitos olahraga

5 Mitos Kuno Seputar Olahraga yang Tidak Perlu Terus Dipercaya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
senam irama

4 Kebaikan Buat Tubuh Kalau Anda Rutin Ikut Senam Irama

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 April 2019 . Waktu baca 6 menit