Minyak Berlebih Pada Wajah? Mungkin Ini Sebabnya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang yang menyukai mobil yang berkilau, perhiasan yang berkilau. Namun saat yang berkilau itu adalah wajah, jarang ada yang memberikan apresiasi yang sama dengan yang didapatkan perhiasan dan mobil. Minyak yang ada pada tubuh Anda tercipta untuk menjaga agar tubuh Anda tetap lembap. Tapi produksi minyak berlebih justru dapat menyebabkan timbulnya bakteri. Lalu, bagaimana minyak yang berlebih pada wajah dapat terbentuk?

Mengenal sebum, minyak alami kulit

Kelenjar keringat adalah kelenjar yang ditemukan pada semua bagian tubuh. Kelenjar kecil tapi banyak ini, letaknya menempel tak jauh dari pori-pori kulit dan memproduksikan keringat yang dikenal dengan sebutan sebum. Sebum inilah yang berfungsi menjaga kulit untuk tetap lembap dan sehat, mencegah kulit kering dan gatal serta melindungi kulit dari segala bakteri dan subtansi yang ingin masuk.

Keringat atau sebum merupakan minyak yang tak mudah larut yang kehadirannya mampu menyebabkan bulu kulit terasa lebih lembut dan lentur.

Alurnya, keringat yang dihasilkan oleh kelenjar keringat akan dikeluarkan melalui pori-pori dalam bentuk tetesan, melapisi bulu-bulu pada kulit, naik ke permukaan kulit, lalu mengangkut kulit sel yang telah mati, kotoran dan bakteri sepanjang perjalanannya di permukaan kulit.

Penyebab produksi minyak berlebih pada wajah

Menurut seorang ahli dermatologi, Joshua Zeichner, terdapat beberapa penyebab mengapa kulit terutama wajah seseorang dapat sangat berminyak, di antaranya:

1. Hormon reproduksi

Hadirnya hormon reproduksi terutama pada masa menstruasi mampu memicu peningkatan produksi keringat. Kondisi ini lalu akhirnya menimbulkan jerawat. Tak heran pada masa menstruasi maupun menopause, kulit wajah wanita cenderung lebih berminyak dari biasanya.

2. Keturunan

Sering kali karena orangtua Anda memiliki kulit dengan jenis yang berminyak, maka kulit Anda juga mudah berminyak.

3. Stres

Pada saat stres, organ dalam tubuh Anda otomatis diatur dalam fight-to-fight mode, kondisi ini lalu memicu peningkatan produksi keringat oleh kelenjar keringat.

4. Penggunaan kosmetik

Menggunakan kosmetik yang terlalu berat, dapat menghalangi keluarnya keringat dari pori-pori dan menyebabkan adanya timbunan keringat.

Bagaimana mengatasi minyak berlebih pada wajah?

Anda tak bisa mencegah kelenjar keringat untuk memproduksi keringat, tapi Anda juga tak sebaiknya berkeliling keluar rumah dengan wajah berminyak. Wajah berminyak dapat dikendalikan. Jika Anda memiliki kulit wajah yang berminyak, mungkin terlintas dalam benak Anda untuk rajin mencuci muka, bukan?

Nyatanya, ide ini mungkin justru mampu menyebabkan keadaan bertambah buruk. Mencuci muka terlalu sering justru mampu menyebabkan kulit wajah iritasi dan memicu kelenjar keringat untuk memproduksi lebih banyak keringat lagi. Terlebih, kulit wajah diyakini lebih tipis bila dibandingkan dengan kulit lain pada tubuh manusia.

Kondisi yang sama akan terjadi bila Anda menggunakan pembersih wajah yang terlalu keras. Anda bisa mulai dengan penggunaan pembersih wajah yang tidak terlalu keras dan bebas minyak sebanyak tidak lebih dari dua kali mencuci muka dalam satu hari. Penggunaan toner setelah mencuci muka dan masker wajah satu minggu sekali juga diperkirakan mampu mengurangi minyak yang berlebih pada wajah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Es batu tidak hanya menyegarkan tubuh saat diminum, namun es batu untuk wajah banyak manfaatnya. Es batu dapat mengatasi masalah pada kulit wajah Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Kulit 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pilihan Cara Menghilangkan Selulit yang Mengganggu

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa Saja Efek Samping Suntik Filler di Wajah?

Tertarik melakukan filler wajah? Ketahui terlebih dulu efek samping dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan wajah satu ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan, Operasi A-Z 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Tren Operasi Rahang untuk Bikin Pipi dan Rahang Lebih Tirus

Untuk membuat pipi nampak tirus serta wajah yang kecil, banyak wanita yang melakukan operasi rahang. Seperti apa prosesnya? Apakah aman?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

brazilian blowout

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab bulu mata rontok

Tanpa Disadari, Hal-Hal Ini Bisa Menyebabkan Bulu Mata Rontok

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
minyak jojoba untuk melawan keriput

Penuaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit