Gigi Anak Tampak Kusam Bernoda dan Sulit Hilang, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Warna gigi yang sehat memang tidak seputih mutiara. Meski begitu, adanya noda pada gigi anak juga tidak berarti wajar. Kebanyakan kasus gigi anak yang bernoda tidak berbahaya, tapi tetap tidak boleh dibiarkan begitu saja. Cari tahu apa yang jadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya di artikel ini.

Penyebab timbul noda pada gigi anak yang sulit hilang

1. Malas atau kurang bersih saat menyikat gigi

Kebanyakan anak kecil belum terbiasa rajin menyikat gigi, apalagi melakukannya dengan benar. Beberapa anak bahkan bisa saja malas sikat gigi.

Padahal, malas atau cara menyikat gigi yang kurang bersih bisa membuat gigi bernoda dan lama-lama berubah warna. Ini terjadi karena plak sisa makanan yang terus menumpuk di permukaan gigi.

Jika terus dibiarkan, penumpukan plak gigi dapat menyebabkan peradangan gusi atau gingivitis.

2. Efek samping obat

Banyak obat untuk anak-anak yang mengandung zat besi. Obat-obatan mengandung zat besi tersebut dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi mereka.

Selain itu, beberapa antibiotik juga diketahui dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Noda pada gigi anak juga mungkin saja muncul meski ia tidak pernah minum antibiotik, tapi dulu ibunya mengonsumsi antibiotik tetrasiklin semasa hamil yang bisa membuat gigi anak bernoda sejak lahir.

3. Cedera atau pernah jatuh

Jika anak Anda pernah jatuh dan mengalami cedera di bagian wajah, terutama area gigi dan mulutnya, giginya bisa bernoda karena darah dari luka masuk ke tabung kecil di dalam lapisan gigi yang bernama dentin.

Perubahan warna ini bisa memakan waktu hingga 2-3 minggu setelah cedera terjadi. Warna gigi anak akan kembali seperti semula seiring waktu. Namun dalam beberapa kasus, perubahan warna bisa menjadi permanen.

4. Asupan fluoride berlebihan

Susu formula mengandung fluorida. Jika anak Anda menyusu botol secara berlebihan, asupan florida dalam kadar tinggi berisiko menyebabkan noda gigi disebut fluorosis yang tampak seperti garis-garis halus pada permukaan gigi mereka.

5. Penyakit tertentu

Noda pada gigi anak bisa juga disebabkan oleh penyakit tertentu, misalnya hiperbilirubinemia. Hiperbilirubinemia adalah kondisi tubuh yan memiliki kebanyakan bilirubin dalam darah. Salah satu gejalanya adalah kulit dan bagian putih mata yang menguning. Gigi anak juga bisa berubah warna menjadi hijau kekuningang jika mereka terlahir dengan kondisi ini.

Bagaimana mencegah dan mengatasinya?

Jika munculnya noda pada gigi anak tersebut disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk, ajarkan anak cara menyikat gigi yang benar dan tanamkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sedari kecil. Anda bisa gunakan pasta gigi mengandung fluorida dengan ukuran lebih kecil dari sebutir beras.

Jika disebabkan oleh kebiasaan menyusu botol, jangan biarkan anak mengulum dot susu dalam mulutnya sampai ia ketiduran.

Bawa anak ke dokter jika noda pada gigi anak tak kunjung menghilang. Dokter mungkin merekomendasikan dokter gigi anak yang dapat mencari tahu penyebab pastinya atau melakukan pembersihan karang gigi dengan scrubbing gigi khusus anak-anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit