Kapan Sebaiknya Bawa Anak ke Dokter Gigi untuk Pertama Kalinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kesehatan gigi kadang dianggap sebagai hal sepele bagi banyak orangtua. Padahal gigi yang tak terawat bisa menyebabkan infeksi yang lebih serius, tidak hanya sekadar masalah gigi bolong dan bau mulut. Untuk itu, kesehatan gigi harus dijaga sedari dini. Anak-anak sebaiknya sudah mulai terbiasa merawat giginya. Membawa anak ke dokter gigi merupakan salah satu upaya melindungi kesehatan gigi anak dan sekaligus memperkenalkan anak dengan dokter gigi anak. Kapan sih waktu yang tepat?

Kapan sebaiknya membawa anak ke dokter gigi?

Pertama kali membawa anak ke dokter gigi sebaiknya dilakukan sedini mungkin atau enam bulan setelah gigi pertama anak baru muncul. Paling lambat saat ulang tahun anak yang pertama sampai keduaSetelahnya, mulailah untuk rutin membawa anak kontrol giginya setiap enam bulan sekali.

Pada kunjungan pertama anak, dokter gigi akan memeriksa pertumbuhan dan perkembangan gigi anak (termasuk rahang dan langit-langit mulut). Selain itu, dokter gigi juga akan memberi tahu orangtua tentang bagaimana cara merawat gigi anak. Setelah kunjungan pertama dilakukan, sebaiknya jadwalkan kunjungan lagi setiap enam bulan.

Saat anak berusia antara 4-6 tahun, mintalah dokter gigi anak untuk merontgen gigi anak untuk mengecek adanya gigi berlubang, seperti yang disarankan oleh WebMD. Pada usia ini, umumnya anak sedang gemar-gemarnya mengonsumsi makanan manis, seperti permen, cokelat, kue, dan lainnya. Nah, jika gigi anak tidak rajin dibersihkan, maka anak rentan mengalami gigi berlubang.

Selanjutnya, pada usia 6-12 tahun juga merupakan masa di mana anak harus dibawa ke dokter gigi anak. Ini karena pada usia tersebut banyak gigi bayi yang tanggal dan digantikan dengan gigi permanen. Rutin ke dokter gigi dan merawat gigi pada saat ini membantu agar gigi tumbuh dengan teratur dan mencegah masalah gigi pada anak.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum ke dokter gigi anak?

Banyak anak takut dengan dokter gigi. Hal ini mungkin karena anak tidak terbiasa ke dokter gigi atau karena anak kaget dengan segala tindakan yang dilakukan atau peralatan perawatan gigi saat pertama kali berkunjung ke dokter gigi. Oleh karena itu, penting untuk memperkenalkan anak dengan dokter gigi sedini mungkin. Nah, apa sih yang harus dipersiapkan?

  • Pilih dokter gigi anak yang tepat, sehingga anak nyaman bukan malah takut. Mungkin bisa dilihat dari tempat praktiknya yang bersahabat dengan anak.
  • Siapkan daftar kondisi kesehatan anak (seperti penyakit apa saja yang dialami anak) dan obat-obatan apa saja yang dikonsumsi anak. Sehingga, jika dokter gigi menanyakan hal tersebut, Anda sudah siap dengan jawabannya.
  • Beri tahu dokter gigi jika anak mempunyai kebiasaan, seperti mengisap jempol, empeng, atau dot. Karena, hal ini dapat memengaruhi gigi dan rahang anak. Sebaiknya tidak membiasakan anak tidur sambil minum susu botol karena dapat menyebabkan kerusakan gigi.
  • Beri tahu anak Anda bahwa ia akan mengunjungi dokter gigi untuk diperiksa giginya. Beritahu apa yang akan terjadi saat di dokter gigi, sehingga anak punya gambaran dan tidak kaget ketika bertemu dengan dokter gigi. Jelaskan kepada anak secara perlahan, mungkin Anda butuh bantuan buku cerita untuk menjelaskannya.

Jangan lupa untuk selalu mengajarkan anak menyikat gigi dua kali sehari

Perkenalkan anak dengan sikat gigi sedini mungkin, bahkan sebelum Anda membawa anak ke dokter gigi. Membiasakan anak menyikat gigi mampu menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Sehingga, nantinya Anda tidak perlu khawatir gigi anak berlubang saat ia sering makan makanan manis.

Ingat, anak pintar sekali meniru. Jadi, sebelum memberi tahu ke anak bahwa ia harus rajin sikat gigi, sebaiknya Anda sudah memberi contoh anak bagaimana cara menyikat gigi dan berapa kali sebaiknya menyikat gigi dalam sehari. Dengan melihat Anda, maka kebiasaan merawat gigi dengan baik akan lebih mudah diterapkan oleh anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut Bagi Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Cari tahu hubungan dan betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, demi mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
kesehatan mulut dan gigi
Gigi dan Mulut 15 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Kandungan Obat Kumur Antiseptik dan Manfaatnya untuk Kesehatan Oral

Cari tahu apa kandungan dalam obat kumur antiseptik dan manfaatnya bagi kesehatan gigi dan mulut serta dampaknya pada kesehatan!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
obat kumur antiseptik
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Perawatan Setelah Cabut Gigi, Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Anda Lakukan

Rasa sakit setelah cabut dapat segera pulih bila Anda mengikuti anjurannya dengan benar. Apa saja pantangan dan perawatannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

Memiliki gigi tonggos kadang membuat kita merasa kurang percaya diri. Apakah kondisi ini dapat diperbaiki?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 27 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
berkumur dengan air garam

Berbagai Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
permen karet xylitol

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit