Kenapa Anda Tidak Boleh Langsung Merokok Setelah Cabut Gigi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setelah cabut gigi, dokter biasanya akan menjelaskan kepada Anda apa saja hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama beberapa hari ke depan. Tujuannya agar mempercepat proses penyembuhan serta mencegah timbulnya komplikasi lebih lanjut. Salah satu yang jadi pantangan adalah tidak boleh merokok setelah cabut gigi. Memang, apa alasannya, ya?

Kenapa tidak boleh merokok setelah cabut gigi?

Anda tidak diperbolehkan untuk merokok setelah cabut gigi bukan tanpa alasan. Merokok setelah cabut gigi, hingga beberapa hari selanjutnya, dapat menghambat proses penyembuhan gigi.

Selama beberapa hari setelah cabut gigi, gumpalan darah akan mulai terbentuk di dalam rongga gigi (soket) yang telah dicabut. Gumpalan darah ini berfungsi sebagai bantalan pelindung bagi tulang gigi serta ujung saraf yang kini terbuka. Gumpalan darah tersebut juga sekaligus berfungsi sebagai fondasi atau penyangga untuk pertumbuhan tulang dan jaringan lunak baru nantinya.

Sayangnya, gumpalan darah yang terbentuk alami ini sangat mudah rusak. Itulah mengapa dokter gigi biasanya menganjurkan Anda untuk menghindari beberapa hal yang bisa memicu kerusakan pada gumpalan darah tersebut. Salah satunya merokok setelah cabut gigi.

obat untuk berhenti merokok bupropion

Merokok setelah cabut gigi berisiko menginfeksi gusi

Merokok dapat meningkatkan tensi darah. Bahkan setelah isapan pertama pun, tekanan darah sistolik bisa langsung naik sebanyak 4 mmHg. Peningkatan tekanan darah kemudian meningkatkan risiko perdarahan yang malah mengencerkan bekuan darah tersebut. Ditambah lagi, gerakan mengisap rokok juga bisa mengempiskan gumpalan darah.

Lepasnya bekuan darah pada rongga gigi disebut dengan dry socket. Dry socket dapat mengakibatkan tulang dan saraf gigi terpapar lingkungan luar, sehingga menimbulkan rasa nyeri di area bekas gigi yang dicabut. Orang yang merokok setelah cabut gigi punya risiko lebih tinggi untuk mengalami kerusakan gumpalan darah sehingga soket gigi mengalami infeksi. Akibatnya malah memperlambat proses pemulihan.

Terlebih ketika Anda merokok, kandungan karbon monoksida menyempitkan pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk yang ada di area mulut serta gigi dan gusi. Penyempitan pembuluh darah setelah merokok akan menurunkan pasokan oksigen dan nutrisi yang seharusnya dihantarkan ke jaringan gusi yang sedang dalam proses penyembuhan. Akibatnya, proses pemulihan malah jadi lebih lambat.

Hal ini diperkuat juga oleh sebuah studi yang menemukan bahwa sekitar 12% masalah dry socket terjadi pada orang yang merokok setelah cabut gigi. Sementara bagi yang tidak merokok, risiko mengalami hal yang sama hanya sekitar empat persen, dilansir dari laman Healthline,

Bukan hanya rokok yang harus dihindari usai cabut gigi

Anda disarankan untuk tidak merokok setidaknya selama 48 jam usai cabut gigi. Semakin lama Anda memberi jarak waktunya malah akan lebih baik bagi proses pemulihan gigi dan gusi Anda.

Yang perlu dicatat, sebenarnya bukan hanya merokok saja yang dilarang setelah cabut gigi. Beberapa makanan dan minuman tertentu, kebiasaan menyentuh dalam mulut, minum pakai sedotan, hingga berolahraga juga tidak disarankan untuk sementara waktu selama Anda masih dalam tahap pemulihan.

Namun tak perlu khawatir, aturan tersebut biasanya berlaku paling lambat 24 jam terhitung mulai dari gigi Anda dicabut. Setelah itu, Anda bisa kembali makan, minum, dan beraktivitas seperti biasa.

Baca Juga:

Sumber