Lidah Panas Akibat Makanan Terlalu Panas? Begini Mengatasinya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 8, 2020
Bagikan sekarang

Saat ini sudah banyak restoran yang menawarkan pilihan untuk memasak makanan sendiri di meja, menyenangkan rasanya ketika kita bisa menentukan tingkat kematangan makanan yang ingin kita makan. Ada juga yang menyajikan makanan cepat saji dengan hot plate, di mana kita harus menunggu makanannya matang terlebih dahulu dengan mengaduk-ngaduknya. Namun, rasa lapar pun kadang sudah tak tertahankan, uap yang mengepul dari makanan membuat kita ingin cepat-cepat menyicipinya.

Akhirnya kita memutuskan untuk menyicipi makanan panas tersebut secepatnya, hanya meniup-niupnya sebentar lalu melahapnya. Tiba-tiba saja lidah kita pun merasakan sensasi seperti terbakar. Pernahkah Anda mengalami hal tersebut? Alhasil, lidah menjadi kelu dan rasa makanan tidak bisa dicecap dengan baik. Kejadian tidak sengaja memakan dan meminum minuman panas pun tidak hanya sekali dua kali saja, bahkan terkadang kita lupa menyeruput kopi atau minuman lainnya yang masih panas. Bagaimana solusinya?

Bagaimana cara mengatasi lidah panas?

Lidah panas memiliki level sensasi panas yang berbeda. Perbedaan tersebut ditentukan dari seberapa banyak lapisan yang terluka, seperti berikut:

  • Tingkat pertama: luka bakar pada lidah hanya di lapisan luar saja. Efek yang dialami adalah rasa sakit, selain itu lidah Anda akan mengalami bengkak dan memerah
  • Tingkat kedua: rasa terbakar lebih menyakitkan, sebab lapisan luas dan lapisan bawah terluka. Pada tingkat ini, lidah bisa lecet karena melepuh, bengkak dan kemerahan pada lidah juga akan Anda alami
  • Tingkat ketiga: pada tingkat ini, luka bakar mempengaruhi jaringan terdalam lidah. Efek yang ditimbulkan bisa berupa warna kulit menjadi putih atau hitam seperti kulit terbakar. Lidah Anda juga akan mengalami mati rasa dan sakit parah

Rasa sakit yang ditimbulkan bisa mengganggu aktivitas Anda seperti tidur, makan, dan berbicara. Anda bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit alias pain killers untuk meredakan rasa sakit yang ditimbulkan. Namun, Anda juga bisa mencoba cara berikut untuk mengatasi lidah terbakar agar rasa sakitnya mereda:

1. Berikan sesuatu yang dingin

Anda juga bisa memberikan potongan es batu. Menurut Hadie Rifai, DDS, dokter gigi di Klinik Cleveland yang dikutip Everyday Health, mengemut es batu juga dapat meringankan sensasi lidah panas. Anda juga bisa memakan makanan dingin lainnya. Pilihlah makanan yang mudah ditelan seperti es krim atau frozen yogurt, selain mudah ditelan, makanan tersebut juga mudah ditemukan. Memakan makanan yang mudah ditelan diperlukan untuk memberikan waktu pada lidah Anda supaya lebih mudah menyembuhkan diri. Anda bisa mendiamkan makanan dingin tersebut beberapa menit di mulut, agar tidak terjadi bengkak pada lidah Anda.

2. Meminum air putih

Meminum air putih yang dingin adalah hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk menetralkan rasa panas tersebut. Ketika lidah terbakar setelah makan dan minuman panas, lidah akan terasa kering sebab mulut kehilangan kelembapannya. Tak jarang rasa kering pun menyebabkan lidah terasa sakit dan sariawan pun bisa muncul jika seseorang mengalami luka bakar tingkat dua. Membuat mulut tetap lembap dapat mengurangi rasa perihnya. Anda bisa meminumnya ketika mulut terasa kering, bahkan sebaiknya jangan menunggu mulut terasa perih sekali dan kering.

Memakan makanan panas juga dapat membuat langit-langit mulut Anda menjadi kering, ini dapat menimbulkan mulut kering dan mengakibatkan sakit tenggorokan. Memperbanyak minum bisa mengurangi risiko sakit tenggorokan ini.

3. Berkumur dengan air garam

Menurut The U.S. National Library of Medicine, berkumur dengan garam dapat mengurangi rasa sakit. Air garam adalah solusi isotonik, jika dipakai berkumur tidak akan mengiritasi membran mukosa – membran yang melapisi beberapa organ tubuh termasuk mulut. Air garam direkomendasikan sebab metode penyembuhan ini sangat ringan. Anda bisa menyiapkan satu gelas air dingin, lalu ditambahkan dengan satu sendok teh garam, kemudian campurkan. Berkumulah kira-kira selama 30 detik. Jika memungkinkan, biarkan butiran garam tersebut melapisi lidah Anda. Tak hanya menyembuhkan, garam juga akan membersihkan lecet-lecet pada lidah Anda.

4. Menghindari beberapa makanan

Anda juga harus menghindari beberapa makanan selama masa penyembuhan lidah, seperti makanan pedas. Makanan pedas dapat menyebabkan peradangan pada lidah Anda yang lecet, menyebabkan rasa sakit yang semakin parah dan proses penyembuhan pun bisa tertunda. Capsaicin yang terkadung pada makanan pedas dapat mengiritasi kulit Anda yang terluka. Selain itu yang perlu Anda hindari adalah kopi dan teh panas, sebab dapat menambah lecet-lecet pada mulut Anda, ungkap American Academy of Family Physicians yang dikutip Livestrong. Selain itu Anda juga sebaiknya menghindari makan makanan yang asam seperti jeruk, jeruk nipis, lemon, nanas, tomat dan cuka.

5. Obat-obatan

Anda bisa mengonsumsi beberapa obat-obatan penghilang sakit. Menurut Steve Krendl, DDS, dari Hopewell Dental Care di New Jersey, ibuprofen dan acetaminofen aman untuk dikonsumsi ketika lidah terbakar. Keduanya dapat meringankan sakit dan peradangan.

6. Madu dan susu

Anda juga bisa meminum susu, sebab melapisi lidah dengan susu dapat meringankan sensasi terbakar, sama halnya dengan madu. Madu dapat meningkatkan sirkulasi darah di mulut untuk menyembuhkan lidah panas. Anda juga bisa menambah asupan makanan yang kaya akan zat besi seperti bayam, daging, buah kering dan lain-lain. Zat besi dapat memproduksi sel darah merah, yang mana dapat mengganti sel-sel lidah yang rusak.

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan Mei 2, 2020

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan April 27, 2020

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan April 24, 2020

Menyiasati Jadwal Minum Obat saat Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Keharusan minum obat secara rutin bisa disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Hari Raya, Ramadan April 19, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 7, 2020
4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal tayang Mei 7, 2020
Daftar Obat Alami untuk Sariawan pada Ibu Hamil

Daftar Obat Alami untuk Sariawan pada Ibu Hamil

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang Mei 4, 2020
5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 4, 2020