home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ketika sedang sakit, Anda mungkin merasa makanan atau minuman apa pun yang dikonsumsi terasa tak enak di mulut. Memang orang yang sedang sakit biasanya akan mengeluhkan kondisi lidah terasa pahit yang mengakibatkan waktu makan dan minum jadi tak selera.

Padahal ketika sakit, Anda butuh banyak asupan nutrisi lewat makanan dan minuman. Mengapa lidah pahit saat Anda sedang sakit? Apa alasan dan bagaimana cara menghilangkannya? Ini dia jawaban lengkapnya.

Kenapa lidah terasa pahit kalau Anda sedang sakit?

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity pada 2015, para ahli menemukan bahwa indra pengecap Anda akan jadi lebih peka terhadap rasa pahit saat sedang sakit.

Anda biasanya akan jatuh sakit ketika tubuh Anda mengalami peradangan atau infeksi, baik itu berupa infeksi virus influenza, infeksi bakteri streptokokus penyebab radang tenggorokan, atau berbagai infeksi lainnya. Ketika mengalami peradangan atau infeksi, kadar protein tertentu dalam tubuh akan meningkat.

Jenis protein ini dikenal dalam dunia medis dengan sebutan TNF-α (Tumor Necrosis Factor-α). Selain pada orang yang menderita infeksi atau peradangan, protein ini juga banyak ditemukan pada orang dengan penyakit autoimun. Ini karena protein tersebut dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit yang menyerang Anda.

Meningkatnya kadar protein TNF-α (Tumor Necrosis Factor-α) menyebabkan gangguan pada indra pengecap Anda, yaitu lidah. Protein ini mengaktifkan sel-sel yang bertanggung jawab untuk mengecap rasa pahit. Maka, apapun yang Anda makan atau minum jadi terasa lebih pahit dari biasanya.

Selain disebabkan oleh penyakit yang menimbulkan peradangan dan infeksi, sensasi mulut dan lidah terasa pahit juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi lain. Gangguan rongga mulut dan gigi, gangguan sistem pencernaan, hingga ketidakseimbangan hormon umumnya bisa jadi penyebab lidah pahit yang umum dirasakan banyak kalangan.

1. Penyakit gigi

Timbulnya penyakit gigi disebabkan perawatan gigi yang tidak sesuai, salah satunya malas menyikat gigi secara rutin. Mengabaikan anjuran ini tentu akan meningkatkan infeksi bakteri, virus, dan jamur di dalam rongga mulut yang dapat menimbulkan kondisi, seperti gigi berlubang (karies), radang gusi (gingivitis), hingga infeksi gusi (periodontitis).

2. Mulut kering (xerostomia)

Kondisi mulut kering (xerostomia) dipicu oleh berkurangnya produksi air liur dari kelenjar saliva. Hal ini mempermudah perkembangan bakteri di dalam mulut. Selain mulut terasa kering, Anda mungkin juga akan merasakan sensasi lengket di dalamnya.

Xerostomia dapat disebabkan oleh efek samping obat-obatan atau terapi tertentu, gangguan tubuh, hingga kebiasaan merokok dan minum alkohol yang juga bisa menyebabkan mulut dan lidah terasa pahit.

3. Asam lambung

Apakah Anda memiliki gangguan asam lambung? Dikenal sebagai gastroesophageal refluks disease (GERD), ini merupakan kondisi yang terjadi saat cairan asam lambung yang bocor dan mengalir naik balik ke kerongkongan. Hal ini menimbulkan sensasi mulut pahit disertai dengan timbulnya bau mulut tak sedap.

4. Kehamilan dan menopause

Wanita hamil selama trimester 1 umumnya mengeluhkan rasa pahit yang timbul di mulut dan lidah sehingga membuat tidak nafsu makan. Sensasi ini ditimbulkan oleh ketidakseimbangan hormon dalam tubuh ibu hamil yang akan berangsur membaik selama proses kehamilan hingga melahirkan nanti.

Wanita yang memasuki fase menopause juga berpotensi mengalami lidah terasa pahit karena berkurangnya kadar hormon estrogen dalam tubuh. Hal ini juga dipengaruhi kondisi lain, seperti burning mouth syndrome pada wanita saat fase menopause.

Apa alasan Anda tidak nafsu makan saat sakit?

Lidah pahit membuat makanan dan minuman yang dikonsumsi pun terasa pahit sehingga nafsu makan pun hilang saat sakit. Lenyapnya nafsu makan juga dipicu oleh produksi jenis protein dalam tubuh bernama sitokin.

Bersama dengan protein TNF-α (Tumor Necrosis Factor-α), sitokin bertanggung jawab untuk melawan berbagai jenis penyakit yang menyerang tubuh. Namun, sitokin juga memiliki efek samping, yaitu mengurangi nafsu makan.

Selain itu, hilangnya nafsu makan saat sakit dipengaruhi oleh fungsi tubuh Anda. Ketika Anda makan banyak seperti biasa, itu berarti sistem pencernaan Anda harus bekerja keras untuk mengurangi dan menyerap makanan.

Padahal, tubuh memerlukan banyak energi untuk melawan penyakit. Maka, saat sakit tubuh Anda menyerap energi yang dibutuhkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya sistem pencernaan Anda melemah dan Anda pun tidak merasakan dorongan untuk makan seperti biasanya.

Bagaimana cara mengatasi lidah pahit?

Meski nafsu makan hilang karena lidah terasa pahit, Anda tetap membutuhkan berbagai asupan gizi agar tubuh lebih kuat melawan penyakit. Supaya selera makan Anda bertambah, ada beberapa cara alami untuk mengatasi mulut pahit yang bisa Anda perhatikan berikut ini.

1. Makan sering dalam porsi kecil

Tak perlu memaksakan diri untuk menghabiskan satu porsi besar makanan Anda. Cobalah untuk mengurangi porsi makanan Anda hingga setengah atau seperempat bagian dari biasanya. Namun, dalam waktu beberapa jam Anda bisa melanjutkan makan lagi.

Untuk mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, Anda juga bisa makan lebih dari tiga kali sehari dengan porsi yang lebih sedikit. Dengan begitu, pencernaan Anda tidak akan bekerja terlalu keras setiap kali Anda makan. Selain itu, Anda juga tidak perlu menahan rasa pahit untuk waktu yang terlalu lama ketika makan.

2. Makan makanan bergizi

Meskipun Anda tidak banyak makan, pastikan bahwa nutrisi yang diperlukan tubuh seperti protein, vitamin, dan mineral tetap tercukupi. Maka, perbanyak makanan bergizi seperti ayam, daging sapi, sayuran, dan buah-buahan. Daripada makan banyak namun dengan nutrisi tidak seimbang, lebih baik padatkan setiap makanan dan minuman Anda dengan nutrisi penting.

3. Tambahkan rempah-rempah

Karena lidah jadi pahit, Anda bisa memperkuat rasa makanan dengan rempah-rempah alami. Selain menambah cita rasa makanan, rempah-rempah juga berkhasiat sebagai salah satu jenis bahan makanan untuk meningkatkan nafsu makan.

Anda bisa mencoba menambahkan jahe, lada, dan kayu manis dalam masakan seperti sup dan semur. Selain itu, Anda juga bisa menyeduh teh dengan jahe dan kayu manis sebagai alternatif air putih, sebab jahe dapat mengurangi sensasi lidah terasa pahit yang Anda alami.

4. Makan jeruk

Selain itu, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, lemon, atau jeruk bali merah (grapefruit). Selain rasanya yang segar, jenis makanan untuk lidah pahit ini bisa memicu produksi air liur. Air liur akan membantu mulut membersihkan rasa pahit di lidah. Anda bisa memakannya langsung atau memeras sarinya agar lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Selain mengurangi rasa pahit di lidah, Anda juga perlu menangani penyebab utama timbulnya sensasi tak nyaman ini. Jika permasalahan berkaitan dengan kesehatan mulut dan gigi, disarankan untuk melakukan perawatan yang benar, yakni menyikat gigi dengan benar, flossing, dan menggunakan obat kumur.

Sementara itu apabila lidah pahit bersumber dari masalah kesehatan lain, sebaiknya segera berkonsultasi dan lakukan pemeriksaan ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nature. 2015. Why Illness Might Leave A Bitter Taste in the Mouth. [online] Available at:  <http://www.nature.com/news/why-illness-might-leave-a-bitter-taste-in-the-mouth-1.17415> [Accessed 19 Desember 2016].

Feng, P., Jyotaki, M., Kim, A., Chai, J., Simon, N., Zhou, M., Bachmanov, A., Huang, L. and Wang, H., 2015. Regulation of bitter taste responses by tumor necrosis factor. Brain, Behavior, and Immunity, 49, pp.32-42.

NIDCD. 2014. Taste Disorders. [online] Available at: <https://www.nidcd.nih.gov/health/taste-disorders> [Accessed 11 December 2020].

ENT Health. 2020. Dysgeusia – ENT Health. [online] Available at: <https://www.enthealth.org/conditions/dysgeusia/> [Accessed 11 December 2020].

Health Essentials from Cleveland Clinic. 2019. 8 Possible Causes For That Metallic Taste In Your Mouth. [online] Available at: <https://health.clevelandclinic.org/8-possible-causes-for-that-metallic-taste-in-your-mouth/> [Accessed 11 December 2020].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 25/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x