Hati-hati, 6 Masalah Mulut dan Gigi Ini Rentan Menyerang Lansia

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/07/2019
Bagikan sekarang

Laman Harvard Health Publishing melaporkan bahwa tiga perempat lansia berusia 65 tahun telah memakai gigi palsu. Berbagai masalah gigi dan mulut menjadi penyebabnya. Lantas, masalah gigi dan mulut apa saja yang rentan menyerang lansia?

Masalah mulut dan gigi yang sering menyerang lansia

Coba perhatikan gigi kakek atau nenek Anda, kebanyakan dari mereka mungkin sudah kehilangan banyak gigi atau bahkan seluruhnya. Masalah gigi dan mulut ternyata memang rentan menyerang orang di usia 60 tahun lebih.

Masalah gigi dan mulut tersebut terjadi akibat kebersihan mulut dan gigi yang buruk, kebiasaan merokok, serta kurang asupan kalsium dan vitamin D.

Ada beberapa masalah mulut dan gigi yang umumnya menyerang manula, di antaranya:

1. Gigi menghitam

Gigi Anda dilindungi oleh enamel atau email, yakni lapisan terluar yang kuat dan melindungi gigi. Seiring waktu, enamel dapat mengikis dan memperlihatkan lapisan dentin yang berwarna kekuningan.

Bukan hanya menguning, lapisan tersebut juga bisa menghitam. Penyebabnya, mulai dari makanan, kopi, dan kebiasan merokok. Meskipun masalah mulut dan gigi pada lansia ini umum terjadi, gigi menghitam juga bisa terjadi akibat gigi berlubang.

2. Akar gigi membusuk (root decay)

Paparan asam secara terus-menerus dari makanan dan kebiasaan minum kopi, bisa menyebabkan gigi membusuk. Akibatnya, jaringan gusi menyusut dan akar gigi menjadi terbuka.

Ketika akar gigi tidak memiliki enamel sebagai pelindung, bagian ini rentan infeksi dan kerusakan. Akibatnya, akar gigi pun membusuk.

Kebiasaan sejak muda seperti sering minum kopi, merokok, dan mengonsumsi makanan asam dapat meningkatkan risiko pembusukan akar gigi di hari tua.

3. Oral thrush

Oral thrush dan mulut kering masuk ke dalam deretan masalah gigi dan mulut yang umum terjadi pada lansia. Oral thrush menyebabkan munculnya bercak putih di mulut yang terasa perih akibat infeksi jamur.

Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia dengan diabetes atau kekurangan vitamin.

Selain masalah kesehatan, oral thrush juga rentan menyerang orangtua yang mengonsumsi antibiotik, memakai gigi palsu, dan memiliki kebiasaan merokok.

4. Mulut kering dan gigi berlubang

Mulut kering terjadi ketika produksi air liur tidak mencukupi. Penyebabnya beragam, mulai dari kebiasaan merokok, menggunakan obat untuk hipertensi, bahkan kurang minum air putih.

Menurut American Dental Association, masalah mulut kering pada lansia yang tidak diatasi dengan baik bisa menyebabkan gigi berlubang. Pasalnya, terbatasnya air liur menciptakan lingkungan mulut yang asam sehingga bakteri mulut berkembang dengan aktif dan merusak gigi.

5. Penyakit gusi

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk di usia muda menyebabkan penumpukan plak. Seiring waktu, plak akan menjadi sarang bakteri untuk berkembang biak. Bakteri tersebut kemudian dapat mengiritasi gusi, membuatnya bengkak, merah, dan berdarah.

Jika tidak diobati, penyakit ini bisa menghancurkan gusi, tulang, bahkan ligamen yang menopang gigi sehingga membuat gigi copot. Masalah gigi dan mulut inilah yang menyebabkan banyak lansia ompong.

6. Kanker

Sel kanker bisa menyerang bagian tubuh mana pun, mulai dari mulut, lidah, hingga tenggorokan. Kebanyakan penyakit ini terdeteksi pada orang yang berusia 60 tahun ke atas.

Perkembangan sel yang tidak normal bisa disebabkan oleh penyakit gigi dan gusi akibat kebersihan mulut lansia yang buruk.

Gejala yang ditimbulkan awalnya berbentuk sariawan, yang mungkin sering muncul atau tidak kunjung sembuh. Kemudian, menimbulkan rasa sakit luar biasa yang mengganggu aktivitas, makan dan berbicara.

Tips merawat kesehatan gigi dan mulut lansia

mencegah masalah mulut

Supaya terbebas dari masalah gigi dan mulut, para lansia sudah tentu harus menjaga kebersihannya. Berikut beberapa tips agar gigi tetap sehat dan mulut selalu bersih.

  • Sikat gigi 2 kali sehari secara rutin, yaitu 30 menit sehabis makan dan sebelum tidur. Gunakan sikat gigi bersih, berbulu lembut, dan pasta gigi mengandung fluoride.
  • Bersihkan sisa-sisa makanan dengan benang gigi.
  • Mengurangi konsumsi makanan manis, asam, dan kopi serta berhenti merokok.
  • Setelah makan biasakan untuk membersihkan gigi dengan kumur-kumur air.
  • Cek kesehatan gigi dan mulut setidaknya 6 bulan sekali. Konsultasikan dengan dokter gigi apakah Anda membutuhkan penggunaan obat tertentu.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama memang tidak baik efeknya untuk kesehatan, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Mengenal Hypodontia, Kelainan Genetik Saat Sejumlah Gigi Tak Tumbuh

Hypodontia adalah kelainan genetik pada gigi yang berpengaruh besar terhadap kemampuan makan dan berbicara. Inilah ciri, penyebab, dan cara mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Kenapa Memasuki Masa Lansia Tubuh Semakin Kurus?

Selain kulit semakin keriput, berat badan lansia juga biasanya semakin menyusut. Memangnya, apa penyebab tubuh semakin kurus saat masuk masa lansia?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
mengajak orang tua pindah

Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
kebutuhan vitamin dan mineral

Ragam Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Sistem Imun Lansia

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020
mulut segar saat puasa

5 Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa di Bulan Ramadan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020