Yuk, Rapikan Gigi yang Renggang dengan Behel Transparan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak pede tersenyum karena gigi renggang dan tidak rapi? Jangan khawatir, Anda bisa merapikan gigi yang berantakan ini tanpa perlu cabut gigi atau pasang kawat gigi. Sebagai gantinya, Anda bisa memakai behel transparan untuk merapikan dan meratakan gigi renggang. Apa itu behel transparan? Simak ulasannya berikut ini.

Apa dampaknya punya gigi renggang?

Gigi renggang bisa terjadi karena ukuran gigi yang terlalu kecil atau ukuran tulang rahang yang terlalu besar. Akibatnya, muncul jarak antar gigi yang kemudian menciptakan celah kosong.

Kondisi ini bisa bawaan lahir, bisa juga terbentuk akibat kebiasaan tertentu di masa kecil, seperti mengisap jempol.

Tentu saja, masalah gigi ini kadang membuat Anda tidak percaya diri untuk memamerkan senyum lebar yang Anda miliki. Tak hanya itu, gigi renggang juga bisa membuat Anda kesulitan makan karena ukuran gigi yang kecil.

Behel transparan bisa jadi perawatan gigi renggang

keunggulan behel transparan

Pada kasus ringan, gigi renggang tidak menimbulkan masalah. Namun, tidak ada salahnya jika orang dengan kondisi ini melakukan perawatan untuk merapikan giginya.

Kawat gigi adalah perawatan umum untuk gigi renggang. Gigi Anda akan ditempelkan kawat dan bracket untuk menggeser gigi dan menutup celah.

Pada bayi atau anak yang lebih muda usianya, gigi yang ukurannya kecil akan dicabut untuk memungkinkan gigi baru yang ukurannya normal kembali tumbuh dan gigi tidak lagi renggang.

Namun, cara ini kadang menimbulkan ketakutan tersendiri bagi mereka yang hendak merapikan giginya demi mendapatkan senyum yang indah menawan.

Berbeda dengan kawat gigi biasa, behel transparan tidak mengharuskan seseorang untuk mencabut giginya dahulu untuk meratakan tampilan giginya.

Menurut laporan dokter gigi Paul H. Ling, DDS dalam Journal Canadian Dental Association, behel transparan bisa dijadikan perawatan untuk gigi renggang yang jaraknya 1 hingga 5 mm.

Bila Anda tertarik memakai behel transparan, perhatikan hal ini

cara memilih dokter internis terbaik

Bila Anda tertarik menggunakan behel transparan untuk merapikan gigi, lakukanlah konsultasi pada dokter gigi terlebih dahulu. Anda juga dapat menambah referensi dengan mencari klinik tepercaya melalui internet.

Banyaknya iklan behel transparan di sosial media dengan harga murah di bawah Rp10 juta jangan sampai membuat Anda tergoda. Pasalnya, meski sekilas terlihat sama, kualitasnya pastilah berbeda dan tidak nyaman dipakai.

Bukannya menghasilkan gigi yang rapi, behel transparan yang dipilih secara sembarangan justru bisa menimbulkan masalah pada gigi dan mulut Anda. Akhirnya, Anda pun harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk perawatan. Usaha Anda untuk memiliki senyum sempurna pun jadi sia-sia.

Memang banyak pilihan untuk behel transparan. Agar tak salah pilih, Anda harus cermat menentukan aligners yang tepat untuk Anda.

Pastikan Anda memilih perawatan behel transparan yang diawasi langsung dokter gigi tepercaya dari awal hingga akhir perawatan. Dengan begitu, perawatan bisa berjalan dengan baik dan minim risiko, keinginan Anda memiliki senyum sempurna pun dapat terwujud.

Normalnya, dalam 3-9 bulan Anda sudah bisa mendapatkan gigi yang tertata rapi dan senyum yang sempurna. Apalagi, behel transparan juga dapat dilepas kapan saja, terutama ketika makan, berkumur, dan menggosok gigi.

Meski begitu, hasil perawatan akan optimal jika behel digunakan selama 20-22 jam per hari. Jadi, pastikan Anda tidak terlalu sering melepasnya.

Sebelum menggunakan behel, Anda harus membersihkan gigi lebih dulu dengan berkumur air atau menggosok gigi.

Behel juga perlu dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Tujuannya, agar behel transparan bebas dari penumpukan liur maupun bakteri yang bisa menginfeksi gigi.

Hindari membersihkan behel dengan pasta gigi atau air hangat. Kedua bahan tersebut bersifat korosif sehingga dapat menipiskan lapisan behel dan membuatnya jadi lebih mudah rusak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mau Merapikan Gigi, tapi Tak Pede Pakai Behel? Ini Solusinya!

Pakai behel (kawat gigi) adalah perawatan utama untuk merapikan gigi. Namun, ada yang tidak pede menggunakan alat ini. Tenang, ada solusinya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konten Bersponsor
merapikan gigi pakai behel
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Risiko Meratakan Gigi dengan Behel Transparan Berkualitas Rendah

Harga miring, bikin Anda ingin membuat behel sendiri? Hati-hati, ternyata ada risiko dibalik meratakan gigi di rumah yang bisa membuat senyum Anda hilang.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Konten Bersponsor
risiko meratakan gigi rumah
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 18 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Harus Berapa Lama Pakai Behel Transparan Sampai Gigi Rapi?

Behel transparan tidak bisa merapikan gigi secara instan. Anda harus sering menggunakannya. Namun, harus berapa lama Anda harus pakai behel transparan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konten Bersponsor
pakai behel berapa lama
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 15 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit

3 Tips Menggunakan Behel Transparan Agar Hasilnya Optimal

Anda tentu mengharapkan hasil yang optimal selama menggunakan behel transparan. Supaya memuaskan, simak tips-tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konten Bersponsor
memakai behel transparan
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 14 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memasang behel

Kapan Sebaiknya Memasang Behel agar Tetap Aman dan Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 28 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
behel gigi kuning

Behel Bisa Bikin Gigi Jadi Kuning, Benar Atau Salah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
tips memilih behel

Panduan Memilih Behel Terbaik untuk Senyum Indahmu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
senyum tingkatkan kepercayaan diri

Pentingnya Punya Senyum Indah untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2019 . Waktu baca 4 menit