Sering Dikira Sariawan Biasa, Begini Cara Mengenali 6 Gejala Utama Kanker Lidah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Sariawan di lidah bisa terjadi kapan saja dan biasanya cepat sembuh. Namun, hati-hati. Tidak semua luka pada lidah itu sariawan, lho! Jika lukanya muncul tiba-tiba tanpa sebab dan susah sembuh, bisa jadi itu merupakan gejala awal kanker lidah. Tentu Anda tidak boleh mengabaikan penyakit ini. Yuk, kenali lebih dalam seputar ciri-ciri kanker lidah di Hello Sehat.

Gejala kanker lidah yang perlu Anda waspadai

Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel secara tidak normal di sekitar lidah. Pertumbuhan sel abnormal ini kemudian dapat memunculkan benjolan tumor atau luka di lidah.

Nah, lokasi tumor bisa ada di daerah lidah mana pun. Jika sel kanker tumbuh di area depan lidah, jenis kankernya disebut kanker lidah oral. Sementara jika terjadi di pangkal dan bawah lidah disebut dengan kanker tenggorokan atau kanker orofaring.

Jenis kanker lidah yang paling sering terjadi adalah squamous cell carcinoma atau sel kanker bersisik. Supaya tidak terlambat didiagnosis, yuk kenali dan pahami tanda-tanda serta gejala kanker lidah berikut ini.

1. Sariawan yang tak kunjung sembuh

penyebab lidah sariawan

Kanker pada awalnya tidak memunculkan gejala khas yang dapat langsung dikenali sampai sel kanker tumbuh dan menimbulkan luka di lidah. Gejala tahap awal pun umumnya berupa luka yang sering disalahartikan sebagai sariawan.

Bedanya adalah sariawan yang menjadi kanker lidah tidak kunjung sembuh meski sudah diobati dengan berbagai cara. Sariawan tanda kanker lidah lebih sering muncul di dasar mulut, sisi bawah lidah, atau gusi di bagian gigi geraham belakang.

Kemunculannya pun bisa hanya di satu tempat dengan ukuran yang besar, atau sekaligus berkelompok dengan ukuran yang kecil-kecil.

2. Muncul bercak putih keabuan di rongga mulut

mengatasi lidah kuning

Kemunculan bercak atau plak tebal berwarna putih keabuan di lidah dengan permukaan yang agak menonjol disebut dengan leukoplakia. Selain di lidah, bercak leukoplakia juga kerap ditemui di gusi, sisi dalam pipi, dan lapisan mulut lainnya.

Leukoplakia umumnya disebabkan oleh iritasi kronis pada selaput lendir mulut. Misalnya akibat pemakaian gigi palsu yang tidak pas, kebiasaan menggigit bagian dalam pipi, dan merokok.

Kondisi ini memang tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, kemunculan bercak putih karena leukoplakia tidak boleh dianggap remeh.

Bercak leukoplakia yang muncul tanpa sebab dan tidak kunjung hilang bisa menjadi gejala kanker lidah. Leukoplakia tanda kanker biasanya memiliki permukaan yang kasar, keras, dan sulit dihilangkan. Kadang, leukoplakia tanda kanker juga disertai dengan luka atau bintik berwarna kemerahan yang tidak biasa.

3. Bercak merah bercampur putih

penyebab lidah kesemutan

Bercak merah terang di lidah atau jaringan lunak mulut yang bertekstur halus seperti beludru disebut erythroplakia.

Kemunculan bercak merah ini harus diwaspadai karena bisa jadi gejala awal penyakit kanker lidah. Mengutip dari laman Healthline, 75% hingga 90% kemunculan erythroplakia di mulut adalah tanda kanker.

Dalam kasus tertentu, bercak kemerahan di mulut juga bisa bercampur dengan bercak keputihan. Kondisi ini dalam istilah medis disebut erythroleukoplakia. Erythroleukoplakia adalah pertumbuhan sel tidak normal yang lebih cenderung berubah menjadi kanker.

Oleh karena itu, jangan abaikan bintik-bintik berwarna kemerahan dan keputihan di mulut Anda. Terlebih bila kemunculannya sudah lebih dari dua minggu. Segera periksa ke dokter untuk memastikan bahwa bintik kemerahan dan keputihan yang ada di rongga mulut Anda bukan tanda dari kanker.

4. Rasa sakit yang intens

gigi bungsu sakit

Luka gejala kanker lidah dapat terasa perih dan sakit. Saking sakitnya, Anda mungkin jadi malas untuk makan dan berbicara.

Bahkan, Anda bisa merasakan sensasi nyut-nyutan tidak karuan ketika mencoba membuka mulut. Rasa sakit karena kanker juga umumnya bertahan lama dan tak kunjung sembuh meski sudah minum obat pereda nyeri.

5. Benjolan yang tidak biasa

masalah lidah

Gejala khas lainnya dari penyakit kanker lidah adalah munculnya benjolan tanpa sebab yang jelas.

Seiring waktu, benjolan tanda kanker lidah dapat membesar dan menyebabkan rasa yang tidak nyaman. Anda mungkin akan mengalami gangguan berbicara, seperti sulit mengucapkan kata-kata tertentu.

Bila pertumbuhan sel kanker sudah semakin tidak terkendali, benjolan dapat tumbuh di bagian lain. Misalnya di leher atau kelenjar getah bening.

6. Ciri-ciri kanker lidah lainnya

lidah tergigit

Selain yang sudah diuraikan di atas, Anda mungkin dapat menemukan ciri-ciri kanker lidah lainnya, seperti:

  • Mulut dan lidah sering terasa kebas mati rasa.
  • Tenggorokan terasa sakit atau seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.
  • Kesulitan untuk menelan atau mengunyah makanan.
  • Lidah terus membengkak dan mengeluarkan darah tanpa penyebab yang jelas.
  • Rahang terasa kaku dan kadang nyeri sehingga sulit untuk digerakan.
  • Pembengkakan pada rahang membuat gigi palsu tidak pas dan menyebabkan rasa tidak nyaman ketika dipakai.
  • Berat badan yang turun drastis dalam hitungan hari.
  • Suara berubah menjadi lebih serak.
  • Rasa sakit yang semula hanya di satu tempat dapat menyebar hingga ke area leher hingga ke telinga.
  • Gigi mudah copot.

Ciri-ciri kanker lidah yang sudah disebutkan mungkin tampak sama dengan sejumlah infeksi non-kanker yang menyerang mulut. Itu sebabnya, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter bila Anda curiga mengalami satu atau beberapa ciri-ciri kanker lidah di atas.

Kapan harus ke dokter?

penyebab lidah berwarna hijau

Sama seperti kanker lainnya, kanker lidah dapat berakibat fatal jika tidak diobati dengan tepat. Perawatannya pun harus intensif sampai sel-sel kanker benar-benar musnah dari tubuh. Untuk itu, tindakan pencegahan lebih baik dilakukan dan tentunya Anda juga harus waspada dengan beberapa ciri-ciri kanker lidah.

Baiknya segera cek ke dokter bila sariawan di lidah tidak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu. Namun, tidak perlu menunggu sampai selama itu jika rasa sakitnya memang tidak tertahankan. Apalagi jika “sariawan” tersebut disertai dengan gejala lain, yang meliputi rasa nyeri tajam, keluar perdarahan yang tak biasa, hingga muncul sariawan yang semakin banyak dan membesar.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan tes laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kemunculan luka di mulut. Dokter juga dapat melakukan biopsi atau pengambilan sampel jaringan untuk membantu memantapkan diagnosis.

Rutin periksa ke dokter gigi untuk mendeteksi risiko kanker lidah

cara mengobati kanker lidah

Untuk melihat gejala kanker lidah, Anda bisa melakukan pemeriksaan sendiri secara rutin setidaknya setiap satu bulan sekali. Caranya mudah, julurkan lidah Anda ke depan, dan periksalah setiap bagian lidah dengan teliti.

Cek sisi lidah bagian samping, depan, atas, hingga bawah. Jangan lupa, cek pula bagian gusi, langit-langit mulut, sisi dalam pipi, bibir hingga tenggorokan. Luka sariawan bisa saja muncul dengan ukuran yang sangat kecil. Nah, untuk memudahkan Anda melihat lebih detail luka tersebut, maka Anda bisa gunakan kaca pembesar dan senter.

Rutin periksa kesehatan ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan sekali juga bisa jadi cara untuk skrining kanker lidah. Cara satu ini efektif untuk membantu dokter dalam mendeteksi tanda atau ciri-ciri kanker lidah pada tahap awal.

Ingat, semakin cepat penyakit terdiagnosis, maka pengobatannya akan semakin mudah. Bukan hanya itu saja, hal ini pun dapat meningkatkan peluang seorang pasien cepat sembuh dari penyakitnya.

Jadi, jangan tunggu parah dulu baru periksa ke dokter, ya!

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 27, 2018 | Terakhir Diedit: Agustus 29, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca