Pola Makan Vegetarian: Jenis, Manfaat, dan Pertimbangan Kesehatannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat ini ada banyak sekali jenis pola makan (diet) yang bisa Anda jalani. Salah satunya yaitu vegetarian. Vegetarian adalah pola makan yang hanya terdiri dari sumber makanan nabati. Tertarik untuk menjalani pola makan ini? Simak dulu informasi lengkap berikut.

Apa itu vegetarian?

Seorang vegetarian adalah mereka yang menjalani pola makan dengan hanya mengonsumsi makanan dari tumbuh-tumbuhan seperti gandum, kacang polong, biji-bijian, kacang-kacangan, jamur, ragi, buah-buahan, dan sayuran.

Berdasarkan Himpunan Vegetarian, diet vegetarian biasanya merupakan diet yang menghindari makanan yang berasal dari hewan (daging sapi, unggas, ikan, dan kerang). Akan tetapi, pola makan vegetarian sendiri masih dibagi jadi beberapa jenis. Maka, ketentuan dan pantangannya pun berbeda-beda tergantung pada jenisnya.

Jenis-jenis vegetarian

Sebenarnya ada banyak jenis vegetarian, tapi ada 4 jenis yang paling banyak ditemukan, yaitu:

  • Lacto-ovo vegetarian: Vegetarian yang tidak memakan daging hewan, tapi tetap mengonsumsi produk dairy (berasal dari susu) dan telur. Dalam bahasa Latin, lacto berarti susu, dan ovo berarti telur. Jadi, lacto-ovo vegetarian masih makan keju, mentega, yogurt, dan es krim.
  • Lacto vegetarian: Vegetarian yang tidak memakan daging dan telur, tetapi tetap mengonsumsi produk dairy (susu).
  • Ovo vegetarian: Vegetarian yang tidak mengonsumsi daging dan produk dairy (susu), tetapi boleh memakan telur.
  • Vegan: Merupakan vegetarian yang benar-benar tidak mengonsumsi semua produk makanan yang berasal dari hewan, termasuk madu, gelatin, dan sarang burung walet.

Selain itu, terdapat juga jenis diet peskatarian, yaitu tidak mengonsumsi segala jenis produk hewani kecuali ikan dan diet flexitarian, yaitu diet yang memperbolehkan konsumsi produk hewani pada waktu atau periode tertentu. Dua tipe diet ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang baru beralih menjadi vegetarian, atau orang-orang memiliki masalah kesehatan sehingga harus mengonsumsi protein dan gizi dari sumber hewani.

Apakah menjadi vegetarian lebih sehat?

Vegetarian adalah pola makan yang bisa mendatangkan manfaat kesehatan. Akan tetapi, untuk menjawab apakah menjadi vegetarian membuat Anda lebih sehat, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Di antaranya adalah pilihan sumber makanan Anda. Selama Anda tetap memenuhi semua kebutuhan zat gizi secara seimbang, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa seorang vegetarian punya peluang menjadi lebih sehat daripada mereka yang tidak vegetarian.

Secara umum, berikut adalah beberapa manfaat menjadi seorang vegetarian.

  • Peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
  • Berat badan lebih terkendali, karena vegetarian biasanya memiliki berat bedan yang lebih ideal dibandingkan orang yang mengonsumsi jenis makanan apa pun.
  • Penurunan risiko penyakit seperti kanker prostat, kanker usus besar, diabetes tipe 2, dan tekanan darah tinggi.

Yang perlu diperhatikan bagi seorang vegetarian

Meskipun secara umum pola makan vegetarian adalah pilihan yang bijak bagi kesehatan, Anda juga tetap harus memikirkan beberapa konsekuensi tidak mengonsumsi makanan hewani. Salah satunya adalah kekurangan beragam zat gizi penting yang sayangnya memang hanya bisa ditemukan pada daging, atau jumlahnya sangat sedikit pada sumber makanan nabati.

Kebanyakan vegetarian didiagnosis menderita kekurangan zat besi, kalsium, vitamin D, vitamin B12, protein, dan asam lemak omega-3. Vegetarian dapat melengkapi kebutuhan nutrisi ini dengan mengonsumsi suplemen nutrisi tersebut.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan dan memutar otak untuk menyiasati terbatasnya sumber makanan. Jangan sampai karena tidak boleh mengonsumsi makanan hewani, Anda tidak memvariasikan makanan Anda sehari-hari dan hanya mau makan yang itu-itu saja. Sebagai tambahan, para vegetarian umumnya harus meluangkan waktu lebih banyak dalam mengatur pola makan karena harus mempersiapkan makanan dan berhati-hati dalam menentukan jenis makanan yang akan dibeli.

Hello Health Group tidak menyediakan saran, diagnosis, maupun perawatan medis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit