Penyakit jantung bermacam-macam, dari serangan jantung ringan hingga gagal jantung. Penyakit kronis ini memang menakutkan, pasalnya bisa mengancam nyawa seseorang. Memang, kebanyakan penyebab penyakit jantung adalah gaya hidup yang tak sehat. Namun, mungkin Anda tidak menduga ada beberapa hal yang ternyata bisa jadi faktor risiko penyakit jantung. Apa saja?

Berbagai penyebab penyakit jantung yang tak Anda duga

Adanya masalah dengan otot jantung, katup, atau bagaimana denyut jantung Anda dapat menjadi penyebab penyakit jantung seperti kardiomiopati, fibrilasi atrium, aritmia dan gagal jantung. Penyakit jantung bisa juga menyebabkan pengerasan pembuluh darah dan stroke.

Selain itu, gaya hidup sehari-hari yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, dan merokok juga sering menjadi penyebab penyakit jantung. Tekanan darah tinggi, infeksi jantung, atau kelainan jantung bawaan juga bisa menjadi penyebabnya.

Namun, ada penyebab lain yang mungkin tidak pernah Anda duga. Berikut penyebab penyakit jantung lainnya.

1. Mobil, pesawat, dan kereta

bau mobil baru

Tingkat kebisingan suara bisa memengaruhi kesehatan jantung Anda. Mulai dari sekitar 50 desibel, yang setara dengan suara obrolan dan kebisingan lalu lintas dapat meningkatkan tekanan darah Anda dan kemungkinan gagal jantung.

Untuk setiap peningkatan 10 desibel, kemungkinan penyakit jantung dan stroke Anda juga akan meningkat. Hal ini mungkin terkait dengan bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap stres.

2. Jumlah anak yang dimiliki

keluarga bahagia

Wanita yang hamil lebih dari satu kali memiliki peningkatan risiko atrial fibrilasi, atau disebut juga sebagai a-fib. A-fib adalah detak jantung yang tidak teratur sehingga dapat menyebabkan pembekuan darah, stroke, dan komplikasi lainnya.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa wanita yang hamil empat kali atau lebih mengalami peningkatan 30-50 persen mengalami a-fib dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah hamil.

Selama kehamilan, jantung semakin membesar, hormon tidak seimbang, dan sistem kekebalan tubuh meningkat. Hal tersebut dianggap sebagai pemicu dari penyakit jantung. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan keduanya.

3. Kesepian

rasa kesepian depresi

Memiliki sedikit teman dan tidak merasa bahagia dengan hubugan pertemanan atau percintaan, akan membuat Anda merasa kesepian. Hati-hati, rasa kesepian ternyata dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit jantung dan stroke.

Merasa kesepian sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan efek stres lainnya. Karena itu, sebaiknya perluas pertemanan Anda, misalnya dengan gabung dengan tim olahraga. Dengan begitu Anda akan mendapatkan manfaat dari olahraga dan mendapatkan lebih banyak teman.

4. Sering lembur

sering lembur

Orang yang bekerja setidaknya 55 jam per minggu lebih berisiko memiliki penyakit jantung dibanding orang yang bekerja selama 35-40 jam per minggu.

Hal ini bisa disebabkan karena tekanan pekerjaan di kantor. Semakin banyak Anda menghabiskan waktu untuk bekerja atau lembur, maka mungkin akan semakin banyak pikiran Anda. Anda menjadi lebih stres, lebih banyak duduk, dan kurang olahraga.

5. Penyakit gusi

penyakit gusi, serangan jantung

Penyakit gusi meningkatkan risiko penyakit jantung karena bakteri di gusi dapat menyebabkan peradangan atau pembengkakan didaerah gusi maupun pembuluh darah arteri.

Hal ini membuat arteri (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung) mengalami penebalan akibat penumpukan plak. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis, yang membuat darah sulit mengalir ke jantung Anda. Kondisi inilah yang membuat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

6. Nyeri bahu

3 Cara Mengatasi nyeri bahu

Sebuah penelitian dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine, orang yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes, lebih mungkin mengalami nyeri bahu atau cedera rotator cuff.

Hubungan keduanya masih belum pasti, namun peneliti mengatakan bahwa mengobati tekanan darah tinggi dan faktor risiko lain juga dapat membantu meredakan rasa nyeri di bahu.

Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa orang dengan sindrom carpal tunnel, Achilles tendonitis, dan tennis elbow juga memiliki peningkatan risiko penyakit jantung.

7. Nonton tv terlalu lama

emboli paru

Tidak ada salahnya memang menonton tv sambil istirahat dan bersantai di rumah. Namun, jika nonton tv terlalu lama bisa menjadi penyebab penyakit jantung.

Jika Anda hanya berjam-jam di depan tv sambil ngemil dan dengan posisi yang itu-itu saja, ini dapat meningkatkan risiko Anda memiliki penyakit jantung.

Asosiasi Jantung di Amerika (American Heart Association) melaporkan bahwa diam dengan posisi yang sama dalam waktu yang lama adalah salah satu faktor risiko dari serangan jantung dan stroke.

Tubuh yang tidak aktif pada umumnya buruk untuk kesehatan Anda secara menyeluruh, terutama jantung. Ini membuat Anda rentan terhadap pembekuan darah.

Selain itu, saat Anda nonton tv sambil makan berlebihan, Anda mungkin akan mengemil junk food. Ini juga akan meningkatkan risiko Anda terhadap penyakit jantung.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca