Berbagai Penyebab Seseorang Meninggal Saat Tidur

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Salah satu hal yang tidak bisa dipastikan dan ditebak dalam hidup adalah kematian. Pasalnya, setiap orang bisa meninggal kapan saja, bahkan ketika Anda tidur. Banyak yang menganggap bahwa meninggal saat tidur merupakan sesuatu yang patut disyukuri karena orang tersebut dipercaya meninggal dengan tenang. Namun, bagi orang-orang yang ditinggalkan, kematian yang terjadi secara mendadak bisa menyebabkan guncangan dan kesedihan yang berlarut.

Dalam beberapa kasus di mana seseorang meninggal dalam tidur, penyebabnya adalah penyakit yang tidak diketahui oleh keluarga, sahabat, maupun orang itu sendiri. Kematian terjadi secara mendadak, biasanya tanpa gejala atau tanda-tanda sakit sebelumnya. Mereka masih tampak sehat dan bersemangat sebelum pergi tidur. Itulah mengapa keluarga dan sahabat yang ditinggalkan biasanya sulit memercayai bahwa orang tersebut memiliki penyakit yang mengancam nyawa. Padahal, terkadang gejala penyakit-penyakit yang menyebabkan kematian mendadak dalam tidur ini sebenarnya sudah muncul, tapi seringkali disepelekan. Berikut adalah beberapa penyakit yang paling sering mengancam nyawa saat Anda tidur.

Sleep apnea

Gangguan tidur apnea (sleep apnea) terjadi ketika seseorang berhenti bernapas selama beberapa kali dalam tidurnya. Biasanya orang yang menderita sleep apnea akan berhenti bernapas selama sekitar sepuluh detik. Hal ini bisa berulang hingga lima kali dalam satu jam selama seseorang tertidur. Jika gangguan ini terus bertambah parah, tubuh bisa gagal menarik napas lagi setelah tertahan dan mengakibatkan terhentinya sistem pernapasan. Hal ini bisa berujung pada kematian.

Beberapa faktor risiko gangguan tidur apnea adalah obesitas, gagal jantung, dan berbagai penyakit jantung. Gangguan ini bisa dideteksi, salah satunya adalah dengan mengamati gejalanya seperti rasa lelah di pagi hari dan mengantuk sepanjang hari meskipun sudah tidur cukup lama. Selain itu, biasanya pasangan atau saudara yang tidur di kamar yang sama akan mendengar suara dengkuran Anda saat tidur.

Sudden cardiac arrest

Sudden cardiac arrest juga dikenal dengan istilah henti jantung. Kondisi ini terjadi ketika jantung Anda secara tiba-tiba berhenti berdetak. Hal ini dipicu oleh kelainan dan disfungsi pada sinyal elektrik yang mengatur detak jantung. Saat hal ini terjadi, jantung pun berhenti memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Jika tidak langsung ditangani, henti jantung akan menyebabkan kematian.

Henti jantung dipicu oleh beberapa hal, antara lain diabetes, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, serta faktor genetik. Ada beberapa gejala yang harus Anda waspadai. Misalnya jika Anda beberapa kali jatuh pingsan, ada sejarah kematian karena penyakit jantung dalam keluarga, dan dada yang terasa nyeri.

Serangan jantung

Berbeda dari henti jantung, serangan jantung tidak disebabkan oleh kesalahan pada sirkuit elektrik dalam tubuh. Serangan jantung saat Anda tidur terjadi karena aliran darah ke otot-otot jantung terhambat sehingga jantung tidak mendapatkan suplai oksigen dari darah. Dalam beberapa kasus, jantung masih tetap berdetak tapi otot-otot yang tidak mendapatkan oksigen akan mengalami kerusakan.

Biasanya serangan jantung disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Tanda-tanda yang bisa Anda amati adalah rasa nyeri dan tertekan di dada atau lengan, demam, muntah-muntah, dan debaran jantung yang tidak teratur (terlalu cepat atau terlalu lambat).

Penggumpalan darah

Biasanya penggumpalan darah tidak membahayakan kesehatan karena gumpalan ini akan terurai dengan sendirinya atau dengan bantuan pengobatan. Akan tetapi, kalau darah yang menggumpal sudah menjadi terlalu besar, gumpalan tersebut akan menghalangi aliran darah. Jika aliran yang terblokir adalah pembuluh utama yang memompa darah menuju otak atau jantung, penggumpalan darah bisa berujung pada seseorang meninggal saat tidur.

Kasus penggumpalan darah yang cukup parah biasanya terjadi karena ada trauma seperti luka yang cukup serius, kulit yang tergores, atau darah yang mengental. Gejala yang tampak biasanya berupa pembengkakan, kulit yang pucat, rasa sakit, dan napas yang memburu.

Keracunan karbon monoksida

Penyebab kematian mendadak dalam tidur yang disebabkan oleh faktor eksternal adalah keracunan karbon monoksida. Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna atau berbau yang diproduksi oleh bahan-bahan rumah tangga seperti kompor, panggangan, pemanas air, atau mobil yang menyala. Jika gas ini berkumpul dan terjebak dalam ruangan yang tertutup, orang yang menghirup udara yang telah terkontaminasi karbon monoksida bisa terbunuh. Beberapa kasus keracunan karbon monoksida terjadi karena pemilik rumah tertidur dan lupa mematikan kompor atau mesin mobil yang sedang dipanaskan di garasi rumah.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Anda sering tidur dalam keadaan terang benderang dan lampu menyala? Mungkin ini saatnya mulai belajar tidur dalam gelap.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pijat prostat

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nafsu seks

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit