3 Jenis Makanan yang Bikin Batu Ginjal Anda Makin Parah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Batu ginjal adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah (zat kalsium, oksalat atau fosfor) di dalam darah yang disaring oleh ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu. Penelitian telah menemukan bahwa makanan, mineral, dan cairan tertentu dapat memperburuk batu ginjal Anda. Nah, makanan apa saja yang harus dihindari agar batu ginjal Anda tidak bertambah parah? Cari tahu di artikel ini.

Bagaimana batu ginjal bisa terbentuk?

Secara alami, ginjal membersihkan darah setiap hari dengan menyaring zat-zat limbah yang terdapat di dalamnya untuk selanjutnya dibuang dalam bentuk urine. Terkadang zat-zat tersebut kadarnya terlalu banyak dibanding cairan yang berfungsi sebagai pelarut, sehingga tidak dapat sepenuhnya terbuang oleh tubuh dan mengendap di dalam ginjal.

Faktor penyebab lainnya adalah ginjal kekurangan bahan yang berfungsi mencegah endapan kristal menggumpal membentuk batu. Endapan batu di dalam ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lainnya.

Batu ginjal yang dapat dipengaruhi oleh makanan adalah batu kalsium dan batu asam urat, batu kalsium sendiri disebabkan oleh tingginya kadar kalsium di dalam urine. Jenis batu ginjal ini merupakan yang paling umum terjadi. Tingginya kadar kalsium juga bisa disebabkan oleh kelenjar paratiroid yang terlalu aktif. Sedangkan batu asam urat terbentuk akibat tingginya kadar asam urat di dalam urine yang disebabkan oleh makanan berkadar purin tinggi.

Batu ginjal Anda bisa bertambah parah jika Anda makan makanan ini

Anda tidak mau bukan, batu ginjal Anda malah bertambah parah hanya karena Anda salah makan? Sebelum Anda salah pilih makanan, ingat baik-baik, makanan berikut ini dapat memperburuk batu ginjal Anda.

1. Protein hewani

Mengapa protein hewani harus Anda kurangi? Karena protein hewani dapat meningkatkan risiko batu asam urat pada ginjal Anda. Protein hewani ini mengandung purin. Purin adalah senyawa yang ditemukan pada protein hewani yang ‘dipecah’ menjadi asam urat dalam urin dan dapat menyebabkan pembentukan batu asam urat di dalam ginjal.

Makanan yang mengandung purin tinggi adalah organ daging sapi, seperti hati, jantung, ginjal. Untuk daging, Anda harus menghindari daging sapi muda dan daging babi asap. Sedangkan makanan laut yang harus Anda hindari adalah teri, sarden, ikan kembung, ikan kod, ikan haring, kerang, dan udang.

Hindari makanan ini jika Anda memang sudah memiliki risiko batu ginjal. Asam dalam protein hewani ini juga dapat meningkatkan kalsium dan mengurangi ekskresi sitrat dalam urin, yang bisa berujung pada peningkatkan risiko batu kalsium di dalam ginjal. Untuk mencegah kambuhnya batu asam urat dan batu kalsium, batasi protein hewani sampai 6 ons per hari.

2. Natrium/sodium

Jika tidak ingin batu ginjal Anda memburuk, pastikan makanan yang mengandung tinggi sodium Anda coret dari daftar menu Anda. Mengapa harus dihindari? Karena natrium, yang biasanya terdapat pada garam, dapat meningkatkan risiko batu kalsium (zat oksalat dan zat fosfat) dengan menyebabkan ginjal Anda mengeluarkan lebih banyak kalsium dalam urin.

Untuk membatasi natrium menjadi 2.300 miligram per hari, hindari makanan khas sodium tinggi, seperti makanan cepat saji, sup kalengan, sayuran kalengan, makanan acar, makanan beku olahan, dan makanan ringan. Tidak hanya itu, carilah sumber sodium yang tersembunyi pada daftar bahan makanan, seperti monosodium glutamat, natrium alginat, natrium nitrat atau nitrit, baking powder, baking soda dan disodium phosphate.

3. Makanan yang mengandung zat oksalat & vitamin C

Batasi makanan yang mengandung zat oksalat tinggi dalam menu harian Anda, jika Anda sudah berisiko mengalami penumpukan batu kalsium dalam ginjal. Makanan tinggi oksalat ini dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin.

Makanan yang tinggi oksalat adalah bayam, bit, kelembak, kacang, gandum, soba dan coklat. Ada juga beberapa bukti bahwa vitamin C atau suplemen asam askorbat, yang dosisnya lebih dari 2.000 mg dapat meningkatkan pembentukan batu pada mereka yang sudah berisiko batu ginjal.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca