Minum Susu Sebelum Tidur, Baik atau Buruk?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Kebiasaan meminum susu sudah menjadi bagian dari pola konsumsi manusia sejak ribuan tahun silam. Pada umumnya susu diminum saat pagi hari karena kandungan nutrisi tersebut sudah dapat memenuhi kebutuhan aktivitas harian, namun adakah manfaat minum susu sebelum tidur malam?

Kandungan nutrisi dalam segelas susu

Susu mengandung berbagai nutrisi esensial bagi tubuh manusia. Susu mengandung protein dengan sembilan asam amino esensial serta mineral seperti fosfor, iodin, kalsium, potassium dan kalsium — yang diperlukan untuk menjaga kesehatan berbagai fungsi organ tubuh. Susu juga kaya akan vitamin A, B2, B12 dan D yang sangat diperlukan oleh mata, kulit, sistem imun serta penyerapan kalsium tulang.

Selain itu, susu mengandung enzim niacin yang berguna dalam metabolisme glukosa dan lemak. Susu juga dapat dikonsumsi dengan tambahan gula ataupun dalam bentuk produk olahan lainnya seperti keju dan yogurt, namun kandungan nutrisi dan kalori bahkan manfaatnya bisa berbeda dengan yang disajikan dalam bentuk cair murni.

Lalu, apa yang terjadi jika terbiasa minum susu sebelum tidur?

1. Menaikkan berat badan

Tergantung dari gaya hidup Anda, kebiasaan minum susu di malam hari memiliki dampak layaknya dua sisi koin terhadap berat badan. Di satu sisi, minum susu sebelum tidur bisa menjadi cara yang sehat untuk menaikkan berat badan. Tapi manfaat ini mungkin dapat Anda jadikan pertimbangan jika Anda sedang mengupayakan menurunkan berat badan atau sekadar membatasi asupan kalori harian.

Ini karena susu mengandung gula laktosa yang akan diproses sama persis seperti gula lainnya saat diserap oleh tubuh. Konsumsi susu meningkatkan jumlah kalori harian dalam jumlah besar sebagai sampingan dari rutinitas makan pagi, siang dan malam. Efek kenaikan berat badan berlebih mungkin terjadi terutama jika susu dikonsumsi dalam jumlah banyak atau terlalu berdekatan dengan waktu tidur. Selain itu konsumsi susu terlalu banyak setelah makan malam dapat memicu rasa mual.

Susu tetap aman dikonsumsi sebelum waktu tidur malam jika tanpa tambahan kalori dari gula dan dalam jumlah yang sedikit atau sekitar satu gelas (240 ml). Kebiasaan konsumsi lebih dari jumlah tersebut dapat memicu kenaikan badan secara signifikan bahkan hanya dalam hitungan minggu, terutama jika Anda kurang aktif bergerak pada siang harinya.

2. Bikin tidur lebih nyenyak

Salah satu asam amino dari susu, yaitu triptofan, dapat menenangkan sel saraf untuk membantu relaksasi tubuh dan otak sehingga dapat membantu lebih mudah terlelap tidur. Triptofan dapat membantu meringankan gejala insomnia, meski hanya dalam jumlah sedikit.

3. Mengurangi kebiasaan makan tengah malam

Rasa lapar merupakan salah satu penyebab seseorang sering terbangun dari tidur malam. Ini wajar karena makanan yang dikonsumsi sebelumnya dapat terus berkurang saat kita tidur. Untuk meminimalisir kelaparan tengah malam, minum susu sebelum tidur dapat menjadi cara yang baik untuk mengatasinya. Susu kaya akan protein dan bahan nutrisi lainnya yang mampu mencegah lapar dan dapat mempertahankan kadar gula darah sehingga mengurangi risiko Anda untuk terbangun dari tidur malam karena rasa lapar.

4. Menjaga Anda tetap berenergi

Nutrisi susu yang diserap selama Anda tertidur akan tersimpan untuk digunakan saat pagi hari ketika Anda terbangun. Efek penyimpanan energi ini membuat Anda lebih bertenaga dengan kondisi fisik dan mental yang siap beraktivitas begitu bangun pagi.

5. Meningkatkan fungsi saluran cerna

Minum susu sebelum tidur akan membantu usus lebih aktif di malam hari sehingga baik dalam memperbaiki saluran cerna. Selain itu, konsumsi susu juga diketahui dapat mencegah sembelit dan masalah saluran pencernaan lainnya.

6. Menjaga kesehatan tulang dan otot

Waktu tidur merupakan saat yang baik bagi tubuh untuk memproses nutrisi dari makanan salah satunya untuk memperbaiki jaringan tulang dan otot dan nutrisi untuk keduanya dapat diperoleh dengan mengonsumsi susu. Susu kaya akan protein, vitamin D, dan kalsium yang diperlukan untuk regenerasi jaringan tulang dan otot yang mengalami kerusakan setelah beraktivitas.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Tidur Nyenyak Selama Perjalanan Jarak Jauh

Perjalanan jauh bukan berarti tidak bisa mendapatkan tidur nyenyak. Berikut beberapa tips agar mendapatkan tidur berkualitas selama perjalanan jauh.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Kiat Jitu Menyesuaikan Waktu Tidur Dengan Perubahan Jadwal Kerja yang Baru

Bagaimana jika pekerjaan baru mengharuskan Anda bekerja di malam hari sementara Anda terbiasa aktif di siang hari? Ikuti cara mengubah pola tidur ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020