Minum Susu Sapi Mentah Sebenarnya Berbahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebagian bahan makanan memang lebih baik dikonsumsi dalam keadaan mentah dan segar, tapi apakah hal yang sama juga berlaku untuk susu sapi? Faktanya, minum susu sapi mentah masih menjadi perdebatan hingga kini.

Ada klaim yang menyatakan bahwa susu sapi mentah mengandung lebih banyak nutrisi dibandingkan susu hasil pasteurisasi. Padahal, proses pemerahan susu sapi tidak sepenuhnya aman dari kontaminasi bakteri dan kotoran.

Jadi, bolehkah susu sapi diminum dalam keadaan mentah?

Perbedaan minum susu sapi mentah dan pasteurisasi

Susu sapi mentah merujuk kepada susu yang baru saja diperah dan belum melalui proses apa pun, alias masih murni. Pada dasarnya, susu sapi yang belum diperah bersifat steril dari bakteri maupun kotoran.

Namun, proses pemerahan menyebabkan susu sapi bisa saja terkontaminasi bakteri dari kulit dan feses sapi, peralatan perah, tangan pemerah, serta tempat penyimpanan susu.

Susu murni tinggi akan kandungan nutrisi dan air serta memiliki tingkat keasaman yang netral. Kedua kondisi itulah yang membuat susu sapi mentah menjadi tempat yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.

Bakteri berbahaya yang terdapat dalam susu sapi mentah di antaranya Salmonella, E.coli, Campylobacter, S. aureus, Yersinia enterocolitica, dan Listeria monocytogenes.

Bakteri-bakteri ini baru akan mati ketika susu dipanaskan dengan suhu tertentu. Metode paling umum yang digunakan untuk membunuh bakteri dalam susu mentah adalah pasteurisasi dan ultra-heat treatment (UHT).

Bahayanya minum susu mentah

diare parah

Bakteri yang terdapat pada susu mentah dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Masalah yang paling umum adalah keracunan makanan. Gejala utamanya berupa mual dan muntah, diare, nyeri perut, demam, serta dehidrasi.

Sebagian besar orang yang mengalami keracunan makanan dapat pulih dengan cepat. Namun, keracunan makanan yang amat parah dapat mengakibatkan sindrom hemolitik uremik yang merusak ginjal, penyakit peradangan, hingga kematian.

Minum susu mentah lebih berisiko pada anak-anak, lansia, wanita hamil, dan orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Selain itu, susu sapi mentah juga mengandung bakteri Listeria yang dapat membahayakan kehamilan. Bakteri ini bisa menyebabkan penyakit pada janin, keguguran, hingga kematian bayi yang baru lahir.

Wanita hamil biasanya rentan mengalami gangguan kesehatan dan komplikasi akibat infeksi bakteri. Itu sebabnya wanita hamil tidak disarankan untuk minum susu sapi yang masih mentah.

Mitos seputar susu sapi yang perlu dipahami

minum susu saat sahur

Proses pasteurisasi bermanfaat untuk membunuh bakteri yang terdapat dalam susu mentah. Akan tetapi, banyak pula yang menganggap bahwa proses ini justru merusak kandungan nutrisi susu dan menyebabkan intoleransi laktosa.

Mengutip laman US Food & Drug Association, berikut adalah anggapan keliru yang perlu Anda pahami mengenai susu sapi:

1. Pasteurisasi memicu reaksi alergi dan intoleransi laktosa

Susu pasteurisasi dianggap sebagai penyebab reaksi alergi dan intoleransi laktosa. Ini merupakan anggapan yang salah.

Reaksi alergi dan intoleransi laktosa terjadi karena sistem pencernaan sensitif terhadap protein susu, bukan akibat pasteurisasi.

2. Proses pemanasan merusak kandungan nutrisi susu

Minum susu sapi mentah lebih baik karena katanya proses pasteurisasi dapat merusak kandungan protein, lemak, serta nutrisi lainnya pada susu sapi. Nyatanya, ini adalah anggapan yang juga keliru.

Panas dari pasteurisasi hanya membunuh bakteri berbahaya dan menguraikan enzim yang menyebabkan pembusukan. Kandungan nutrisi susu tidak terpengaruh secara signifkan.

3. Susu mentah mengandung antimikroba sehingga aman dikonsumsi

Susu mentah memang mengandung senyawa antimikroba. Namun, senyawa ini hanya dapat menghambat proses pembusukan, tidak membunuh bakteri berbahayanya.

Minum susu sapi memang menyehatkan, tapi alangkah baiknya jika Anda mengonsumsi susu sapi yang telah melewati proses pasteurisasi atau UHT, bukan yang mentah.

Kendati susu sapi mentah juga memiliki manfaat, namun risikonya terhadap kesehatan Anda jauh lebih besar.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Susu Penambah Berat Badan Betulan Ampuh Bikin Berisi?

Anda mungkin tergoda untuk minum suplemen susu penambah berat badan agar badan lebih berisi. Namun, apa betulan ampuh dan efektif?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Naik, Nutrisi 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Minum Susu, Lebih Baik Sebelum Atau Sesudah Makan?

Kebanyakan orang lebih memilih minum susu di pagi hari atau sebelum tidur. Lalu kapan waktu terbaik minum susu siang-siang: sebelum atau setelah makan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Makan Sehat, Nutrisi 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mana yang Lebih Sehat, Minum Susu Kambing Atau Susu Sapi?

Baik susu kambing dan susu sapi diyakini sama-sama memiliki banyak manfaat kesehatan. Lantas, mana yang lebih baik: susu sapi atau susu kambing?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Menghindari Paparan Bakteri Salmonella dari Makanan

Masalah pencernaan dari mulai diare hingga tipes bisa disebabkan oleh bakteri salmonella dalam makanan, sehingga perlu dihindari. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makan telur mentah

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
keracunan makanan

Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
ilustrasi mual gejala dan ciri-ciri keracunan makanan

Begini Gejala bagi Tubuh Anda yang Mengalami Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit