Mengenal Meningioma, Tumor Otak yang Bisa Menyebabkan Kebutaan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Mungkin Anda tidak familiar dengan penyakit meningioma. Meningioma adalah salah satu jenis tumor otak yang paling sering ditemukan. Tidak seperti tumor otak lainnya, meningioma sering menyebabkan gangguan pada penglihatan karena posisinya tumor yang dekat dengan saraf penglihatan. Mari kenali lebih dalam mengenai meningioma.

Siapa yang bisa terkena meningioma?

Meningioma adalah tumor otak yang paling sering ditemukan, kebanyakan menyerang wanita yang berusia 50 tahun ke atas. Namun bukan berarti hanya kelompok usia tersebut saja yang bisa mengalami penyakit ini.

Sebanyak 60 persen orang yang mengalami meningioma, diketahui juga memiliki gangguan pada gennya. Sementara efek lingkungan terhadap penyakit ini masih belum diketahui pasti dan harus diteliti lebih lanjut. Sehingga, siapa saja sebenarnya dapat menderita meningioma, hanya saja berdasarkan hasil penelitian.

Untuk itu, diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penyakit tumor otak ini.

Apa saja gejala meningioma?

Meningioma adalah tumor otak yang biasanya tidak menimbulkan gejala apapun ketika masih stadium awal. Ukuran tumor akan membesar sekitar satu sampai tiga milimeter per tahun.

Karena dekat dengan saraf pada mata, tumor yang membesar akan menekan bagian saraf penglihatan dan menyebabkan sebagian penglihatan hilang. Jika semakin besar, bukan tidak mungkin saraf pada mata akan rusak dan akhirnya membuat kemampuan penglihatan hilang.

Apabila tumor sudah mendesak ke rongga mata, tumor dapat menyebabkan mata terlihat menonjol keluar. Umumnya penonjolan ini hanya terjadi pada salah satu mata.

Selain itu juga dapat terjadi gangguan dari pergerakkan bola mata,  mendesak ke rongga hidung, dan menyebabkan penurunan penciuman.

Pemeriksaan yang perlu dilakukan

Perimetri merupakan pemeriksaan yang akan terlebih dahulu dilakukan pada saat Anda datang dengan keluhan adanya penurunan sebagian penglihatan.

Selama proses pemeriksaan Anda akan diminta untuk melihat ke satu titik tertentu pada alat dan memencet tombol khusus saat Anda melihat cahaya. Hasil pemeriksaan akan membantu untuk memastikan sekaligus menentukan posisi hilangnya sebagian penglihatan Anda.

Apabila dokter spesialis mata Anda memiliki kecurigaan ke arah tumor di otak, diperlukan beberapa pemeriksaan tambahan lain, yaitu:

  • CT scan dengan atau tanpa kontras untuk menentukan lokasi pasti dan juga ukuran daripada tumor.
  • MRI memiliki peran yang hampir serupa dengan CT scan.

Mengenal stadium pada meningioma

Beberapa stadium yang diketahui ketika seseorang mengalami meningioma adalah:

  • Stadium 1 dikategorikan sebagai tumor otak jinak.
  • Stadium 2 merupakan stadium transisi, sel tidak lagi menunjukkan gambaran sebagai sel jinak namun belum dapat dikategorikan sebagai sel ganas.
  • Stadium 3 digolongkan sebagai tumor otak ganas

90 persen penderita umumnya berada pada stadium 1, sedangkan 10 persen sisanya terbagi ke dalam stadium 2 dan 3.

Pengobatan seperti apa yang dapat dilakukan?

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit meningioma adalah:

  • Operasi pengangkatan tumor. Operasi akan membantu mengurangi efek penekanan pada saraf penglihatan dan juga untuk pemeriksaan sel dari tumor sehingga stadium penyakit dapat ditentukan.
  • Radioterapi. Tindakan ini dapat dilakukan pada penderita yang tidak dapat menjalani operasi. Pada beberapa kasus radioterapi juga dilakukan bersamaan dengan operasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenali Stadium Kanker Otak, Mulai dari Awal Hingga Akhir

Kanker otak memiliki empat tingkatan atau stadium. Kenali stadium kanker otak, dari 1, 2, 3, hingga 4, beserta gejala dan pengobatan yang umum diberikan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 15 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab dan Berbagai Faktor Risiko Kanker Otak yang Penting Diketahui

Penyebab kanker otak yaitu perubahan sel normal di otak menjadi sel tumor karena adanya mutasi DNA. Selain itu, ada pula berbagai faktor risiko kanker otak.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 15 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Sakit Kepala Akibat Tumor dengan Sakit Kepala Biasa?

Salah satu gejala dari tumor otak adalah sakit kepala. Tapi, sakit kepala ini sering dianggap sakit kepala biasa. Memang, apa sih bedanya?

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 November 2019 . Waktu baca 6 menit

Peluang Sembuh dan Angka Harapan Hidup Kanker Otak

Kanker otak adalah tumor ganas yang bersarang di dalam otak sehingga menyebabkan kematian. Lalu, apakah penderita kanker otak masih memiliki harapan hidup?

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Oktober 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala kanker mata

Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
obat dan cara mengobati kanker otak

Berbagai Obat dan Pengobatan untuk Mengatasi Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit
makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
obat tradisional dan herbal kanker otak

Pilihan Obat Tradisional (Herbal) untuk Membantu Mengatasi Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit