5 Jenis Parfum yang Beredar di Pasaran dan Efeknya Pada Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Beragam jenis parfum dengan beragam sensasi aroma yang beredar di pasaran. Namun, tahukah Anda jenis-jenis parfum tersebut dan isi kandungannya?

Setiap orang memiliki selera yang berbeda dalam menentukan aroma wewangian. Ada yang lebih suka dengan aroma lembut, adapun yang memfavoritkan aroma yang kuat. Setiap parfum memiliki konsentrasi yang berbeda. Nah, perbedaan itu membuat efek parfum pada kulit juga bervariasi.

Untuk membedakan jenis satu parfum dengan yang lainnya, ketahui penjelasannya berikut ini.

Mengenal jenis-jenis parfum

cara pakai parfumPasti Anda pernah membaca tulisan seperti extrait de parfum, eau de parfum, eau de toilette, eau de cologne, dan seterusnya. Meskipun masing-masingnya memiliki aroma yang sama, tetapi mereka memiliki kadar konsentrasi minyak ekstrak yang berbeda.

Setiap parfum biasanya dicampur dengan alkohol, terkadang dengan air. Semakin tinggi konsenstrasi minyak ekstrak dalam parfum, semakin lama parfum tersebut akan bertahan pada tubuh Anda.

jenis parfum

Apakah selama ini Anda telah memilih jenis parfum yang tepat? Ketahui perbedaan masing-masing parfum di bawah ini.

1. Parfum (Extrait de Parfum)

Parfum terbuat dari minyak wangi ekstrak yang murni. Parfum memiliki konsentrasi yang tinggi, sekira 20% hingga 30%. Wanginya cenderung bertahan lama sampai seharian saat diaplikasikan pada tubuh.

Pada beberapa orang, parfum menimbulkan iritasi pada kulit. Untuk orang yang cenderung tidak suka wewangian yang kuat, mungkin saja orang lain dapat terganggu dengan aroma parfum.

Salah satu sifat unik parfum ini adalah aromanya juga mudah berpindah ketika bersentuhan atau berpelukan dengan orang lain.

2. Eau de parfum

Parfum jenis ini memiliki konsentrasi yang lebih rendah daripada extrait de parfum. Konsentrasi minyak parfum ini sekitar 15% hingga 20%. Aromanya tergolong lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis parfum yang pertama.

Bagi Anda yang kerap berkegiatan tatap muka dengan orang lain, parfum ini dapat bertahan lama seharian. Karena aromanya yang lebih lembut, orang yang ikut menghirupnya pun tak akan terganggu. Anda pun tak perlu khawatir karena aroma parfum ini tak mudah berpindah seperti extrait de parfum.

3. Eau de Toilette

Konsentrasi kadar parfum eau de toilette lebih ringan setara 5% hingga 15% saja. Anda bisa menggunakan parfum ini pada area tangan untuk penggunaannya sehari-hari.

Meskipun mudah memudar, wewangian ini akan kembali memunculkan aromanya ketika bersentuhan dengan kelembapan.

4. Eau de Cologne

Tak selalu identik dengan wewangian para lelaki, parfum jenis ini memiliki kadar konsenstrasi yang lebih rendah, sekitar 2% hingga 4% saja.

Memiliki aroma yang lebih lembut dibandingkan eau de toilette. Karena aromanya ringan. Aroma eau de parfum sebetulnya mudah memudar dan tidak terlalu kuat. Oleh karenanya, Anda perlu menyemprotkan beberapa jam sekali untuk menjaga ketahanannya. 

5. Eau fraiche

Parfum jenis eau fraiche memiliki kadar konsentrasi yang lebih rendah, sekitar 1% hingga 3%. Jika biasanya parfum lain menggunakan campuran alkohol, eau fraiche menggunakan campuran air. 

Biasanya, parfum ini digunakan untuk menyegarkan aroma tubuh secara cepat. Aromanya pun bertahan 1-2 jam saja, sehingga Anda perlu kembali menyemprotkan lebih sering agar aroma tubuh tetap segar.

Dari lima jenis parfum ini, sekarang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas harian Anda.

Sebaiknya semprot parfum Anda di area ini

menyemprotkan parfum ke tubuh

Setelah Anda memilih jenis parfum yang cocok, lalu di manakah Anda menyemprotkan parfum? Ada baiknya, Anda tak menyemprotkannya pada bagian ketiak. Meskipun lembap, bisa saja menimbulkan iritasi pada kulit ketiak.

Agar parfum dapat bertahan lama dan aman digunakan, cobalah aplikasikan parfum Anda pada beberapa bagian ini.

  • pergelangan tangan
  • siku
  • belakang leher
  • punggung
  • belakang lutut

Mengaplikasikan parfum pada area tersebut dapat membantu aromanya bertahan lebih lama. Aroma parfum akan bercampur secara natural dengan aroma alami tubuh. Hangatnya tubuh dapat membantu pelepasan aroma parfum ke udara. 

Hentikan pemakaian jika timbul tanda-tanda alergi parfum

isothipendyl adalah obat gatal alergi

Jenis parfum tertentu pasti membuat Anda beraroma lebih segar dan meningkatkan kepercayaan diri. Sayangnya, pada beberapa orang timbul reaksi alergi. Berikut gejala reaksi alergi yang mungkin ditimbulkan oleh pemakaian parfum.

  • sakit kepala ringan
  • iritasi kulit, gatal-gatal, ataupun ruam
  • bersin, batuk, dan hidung meler (alergi rhinitis)
  • susah bernapas, pusing, dan kelelahan
  • otot pegal
  • mata memerah, berair, dan gatal
  • tidak bisa berkonsentrasi
  • bengkak
  • mual hingga muntah

Jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter, bila Anda menemui gejala di atas ketika mengenakan parfum. Biasanya, dermatologis akan mengidentifikasi alergen yang memicu iritasi melalui patch test dan merekomendasikan pengobatan tertentu untuk meredakan gejala.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

alergi parfum

Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit