Punya Kebiasaan Mendengkur Saat Tidur? Sadari Bahwa Itu Gejala Asam Lambung Naik!

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/05/2020
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa sebenarnya mendengkur alias ngorok itu bisa jadi ada masalah pada tubuh? Dengkuran di waktu tidur mungkin menandakan gangguan tidur atau bahkan juga bisa berarti Anda mengalami refluks asam lambung (GERD) alias maag kronis. Lalu, kenapa mendengkur bisa jadi salah satu gejala GERD, ya?

Apakah mendengkur termasuk gejala gerd?

GERD (gastroesophageal refluks) atau dikenal juga dengan refluks asam lambung kronis adalah penyakit yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Orang dengan kondisi ini biasanya mengalami beberapa gejala, seperti heartburn, mulut asam, terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan, dan bau mulut.

Dilansir dari WebMD, sebuah studi yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American College of Gastroenterology telah meneliti lebih jauh mengenai gejala GERD. Sebanyak 701 pasien GERD diminta mengisi kuesioner online mengenai gejala apa saja yang dirasakan dan bagaimana pola tidur mereka.

Hasilnya menunjukkan bahwa 74% pasien mengeluhkan satu gejala yang tidak biasa dari GERD dan mengganggu tidur mereka, antara lain:

  • 44% mengatakan sering mendengkur
  • 42% merasa tidak nyaman pada tenggorokan
  • 41% memiliki sinusitis
  • 34% terus batuk
  • 23% merasakan nyeri dada
  • 22% merasa sakit tenggorokan
  • 21% mengalami napas berbunyi (mengi)

Meski kebanyakan pasien GERD punya kebiasaan ngorok, para peneliti belum bisa memastikan bahwa hal itu adalah gejala GERD. Pasalnya, bisa saja kebiasaan mendengkur yang terjadi pada pasien GERD disebabkan oleh sleep apnea.

Periset mengungkapkan bahwa sleep apnea terjadi ketika saluran napas terhambat saat tidur, sehingga menyebabkan Anda mendengkur. Nah, setelah dilakukan penelitian, ternyata GERD adalah salah satu pemicu dari sleep apnea. Maka itu, mendengkur di waktu tidur bisa jadi salah satu gejala GERD yang tidak disadari.

Tips tidur nyaman meski punya GERD

“GERD menyebabkan kualitas tidur yang buruk. Namun, tidur yang buruk juga membuat gejala GERD jadi semakin parah,” ujar Ronnie Fass, MD, seorang gastroenterologi di Southern Arizona VA Health Care System.

Mendengkur bisa jadi salah satu tanda Anda sedang mengalami gejala GERD. Nah, supaya penyakit asam lambung naik yang kronis ini tidak bertambah buruk, Anda harus menjaga kualitas tidur tetap baik. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar GERD tidak mengganggu tidur Anda, seperti:

1. Hindari tidur setelah makan

tidur tengkurap
Sumber: EnkiMD

Tidur setelah makan sebaiknya dihindari oleh pasien GERD. Apalagi jika tidur dengan posisi tengkurap, tekanan pada perut akan semakin besar dan mendorong asam lambung ke arah tenggorokan.

Perlu waktu beberapa jam bagi tubuh untuk mencerna makanan. Jadi, beri jeda setidaknya tiga hingga empat jam setelah makan. Anda bisa mencuci piring lebih dulu atau mengerjakan sesuatu yang lain sebelum tidur.

Selain itu, perhatikan juga porsi makan malam. Tubuh cenderung tidak aktif selama di malam hari sehingga kalori yang digunakan juga tidak banyak.

Perlu Anda ketahui kalori berlebihan bisa membuat berat badan naik dan meningkatkan tekanan pada perut sehingga memicu terjadinya refluks asam lambung. Kemudian, hindari gorengan, buah asam, alkohol, kopi, cokelat dan bawang putih untuk mencegah timbulnya gejala.

2. Pakai bantal tambahan di kepala

bantal gerd
Sumber: Archilovers

Jika GERD sedang kambuh, sebaiknya gunakan tambahan bantal untuk kepala Anda. Hal ini meminimalisasi asam lambung naik ke tenggorokan di malam hari. Anda bisa meninggikan kepala dengan bantal sampai 15 cm. Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan bantal wedged shaped pillow, yaitu bantal yang didesain menanjak ke atas untuk penderita GERD.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Olahraga Sehat dan Aman Bagi Orang dengan Gejala Maag

Olahraga menyehatkan sekaligus memperburuk orang dengan maag. Supaya aman, ikuti panduan olahraga untuk penderita maag berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

8 Gejala Maag yang Umum dan Tidak Boleh Disepelekan

Maag yang datang mendadak tentu bisa mengacaukan segala aktivitas. Mari kenali berbagai gejala sakit maag agar bisa diatasi lebih cepat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Berbagai Penyebab GERD dan Pemicu Lainnya yang Mesti Diwaspadai

Pernah mengalami asam lambung naik yang membuat nyeri dada seolah terbakar? Kondisi ini disebut sebagai GERD. Sebenarnya, apa penyebab GERD itu?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Daftar Obat GERD Paling Ampuh Sekaligus Prosedur Medis untuk Mengobatinya

Ada banya obat untuk menatasi GERD. Entah itu obat GERD medis di apotek, rumahan, maupun perubahan gaya hidup. Apa saja pilihannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

obat gerd alami tradisional herbal

4 Pilihan Obat GERD Alami Sekaligus Tips Perawatannya di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020
penyakit GERD adalah

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
bahaya asam lambung

4 Kondisi Medis yang Berbahaya Akibat Naiknya Asam Lambung

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/07/2019