Dalam dunia kesehatan dan kecantikan, ada satu pendatang baru yang dikabarkan sangat ampuh untuk membersihkan tubuh dari berbagai racun dan zat-zat berbahaya. Pendatang baru tersebut adalah arang aktif alias activated charcoal. Namun, arang yang dimaksud di sini bukanlah arang yang digunakan untuk membuat bara api, melainkan karbon atau zat arang yang dihasilkan dari bahan-bahan alami. Biasanya arang aktif ini tersedia dalam bentuk pil atau bubuk. Untuk mencari tahu apa saja kegunaannya, baca terus informasi berikut ini.

Apa itu activated charcoal alias arang aktif?

Zat arang yang diaktifkan sudah lama dikenal sebagai pengikat dan penawar racun dalam tubuh. Zat ini biasanya dihasilkan dari tempurung kelapa sawit tua atau serbuk kayu. Zat arang akan kemudian diaktifkan untuk memperbesar luas permukaan dan meningkatkan daya ikatnya.  Proses pengaktifan tersebut dilakukan dengan cara merendam zat arang dalam bahan-bahan kimia tertentu. Kemudian arang aktif akan diolah dan dikemas dalam bentuk pil atau bubuk. Salah satu produk arang aktif yang bisa didapatkan di apotek atau toko adalah norit. Produk ini biasanya digunakan sebagai obat pelancar pencernaan.  

Berbagai kegunaan arang aktif (activated charcoal)

Zat yang serbaguna ini tak hanya mampu mengikat dan membuang racun dalam tubuh. Ada berbagai manfaat lain yang bisa Anda dapatkan. Manfaat-manfaat tersebut tercantum di bawah ini.

1. Memutihkan gigi

Gigi Anda akan menguning jika Anda merokok dan sering mengonsumsi kopi, teh, atau minuman beralkohol. Arang aktif mampu mengembalikan warna alami gigi yang cerah sekaligus menjaga kesehatan mulut. Zat ini berfungsi untuk menyeimbangkan kadar keasaman dalam mulut, mencegah gigi berlubang, mengusir bau mulut, dan meredakan penyakit gusi.

Basahi sikat gigi Anda dan oleskan pada bubuk arang aktif. Sikat gigi Anda seperti biasa, terutama pada bagian yang menguning atau bernoda membandel. Kumur sampai bersih dan pastikan Anda minum cukup air setelahnya.

2. Meredakan perut kembung dan masuk angin

Sebuah penelitian dalam American Journal of Gastroenterology membuktikan bahwa arang aktif bisa mengikat zat-zat yang bisa menghasilkan gas berlebih dalam sistem pencernaan Anda. Zat-zat tersebut biasanya berasal dari makanan atau minuman yang Anda konsumsi. Anda bisa minum satu butir norit dan minum air sebanyak mungkin supaya bisa mempercepat proses pembuangan cairan atau gas berlebih dalam tubuh.

3. Menawar racun

Kegunaan arang aktif yang paling banyak dikenal umum adalah menawar racun. Tak heran jika arang aktif biasanya selalu disediakan di instalasi gawat darurat. Untuk menawar racun, arang aktif akan mengikat racun atau zat kimia seperti merkuri dan pestisida dalam tubuh. Namun, sebaiknya penawar ini segera dikonsumsi setelah racun atau zat kimia memasuki tubuh, sebelum masuk ke usus halus dan diserap oleh tubuh. Arang aktif tidak akan tertinggal dalam tubuh, sehingga setelah berhasil mengikat racun dan zat kimia, arang yang telah diaktifkan akan ikut terbuang dari tubuh bersama dengan urin atau feses. Perlu diingat bahwa tidak semua racun atau zat kimia bisa diikat oleh arang aktif. Keracunan alkohol, sianida, dan litium adalah beberapa contoh yang tak bisa diatasi dengan mengonsumsi arang aktif, jadi Anda harus segera mengontak layanan darurat.

4. Mengusir bau badan

Masalah yang menjadi penyebab bau badan atau napas tidak sedap adalah karena pembuangan racun dan toksin dalam tubuh. Untuk mengusir bau badan tak sedap, cobalah untuk rutin mengonsumsi pil arang aktif dan minum air sebanyak-banyaknya. Dengan memaksimalkan pembuangan racun, tubuh pun akan bersih dari berbagai bakteri dan sisa-sisa zat yang bisa menyebabkan bau badan.

5. Mengobati jerawat

Arang aktif juga ternyata ampuh untuk meredakan jerawat. Campurkan bubuk arang aktif dengan dua sendok teh gel lidah buaya dan oleskan pada kulit wajah yang berjerawat. Diamkan selama beberapa saat dan bilas hingga bersih. Zat arang yang telah diaktifkan mampu mengikat dan mengangkat kotoran serta bakteri yang bisa menimbulkan jerawat.  

6. Mengatasi gigitan serangga

Ketika Anda digigit serangga, racun yang dihasilkan oleh serangga tersebut akan masuk ke dalam lapisan kulit dan menimbulkan berbagai masalah seperti pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal atau perih. Segera atasi dengan arang aktif sebelum racun tersebut merusak jaringan kulit. Campurkan bubuk arang dengan minyak kelapa hingga merata. Oleskan pada gigitan serangga dan area di sekitarnya. Diamkan dan oles lagi setiap setengah jam sampai gejalanya mereda.

7. Membersihkan saluran pencernaan

Tanpa Anda sadari, saluran pencernaan biasanya dipenuhi dengan sisa-sisa zat atau racun yang berisiko menimbulkan reaksi alergi tertentu jika tidak dibersihkan. Dengan mengonsumsi pil arang aktif, Anda bisa membersihkan saluran pencernaan. Hal ini bisa membantu meredakan nyeri sendi, menambah energi, serta meningkatkan kesehatan mental.

8. Mencegah penuaan dini

Penuaan memang merupakan proses yang alami dan wajar terjadi pada siapa pun. Namun, beberapa faktor luar seperti bahan kimia dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi, terpapar polusi, dan gaya hidup yang kurang sehat bisa mempercepat proses ini. Untuk menjaga fungsi normal ginjal dan hati dari proses penuaan dini, bersihkan segala racun dan zat kimia berbahaya dengan mengonsumsi arang aktif. Jadi setelah Anda mengonsumsi junk food, sayur atau buah yang tidak organik, atau menghirup asap rokok, segera minum pil dengan zat arang aktif.

Risiko yang mungkin ditimbulkan dari arang aktif

Meskipun zat arang yang telah diaktifkan menawarkan berbagai khasiat yang mujarab, Anda perlu memerhatikan beberapa efek samping yang mungkin terjadi. Sejauh ini, activated charcoal belum bisa membedakan zat mana yang berbahaya dan mana yang diperlukan tubuh. Sebagai akibatnya, tak jarang zat ini juga akan ikut mengikat berbagai nutrisi dalam tubuh Anda dan membuangnya. Ketika Anda keracunan, hal ini tidak menjadi perhatian utama karena Anda harus segera mengeluarkan racun terlebih dahulu. Namun, jika Anda konsumsi bersamaan dengan makanan dan minuman yang kaya akan gizi, kemungkinan besar tubuh Anda jadi kesulitan menyerap kandungan gizi tersebut karena sudah diikat oleh zat arang. Hal ini juga berlaku saat Anda menjalani pengobatan tertentu. Sebaiknya hindari mengonsumsi zat ini jika Anda sedang mengonsumsi obat yang diresepkan dokter.

Selain itu, arang aktif juga berisiko menyebabkan dehidrasi. Maka, setiap kali Anda menggunakan arang aktif baik sebagai obat dalam atau obat luar, jangan lupa untuk minum air sebanyak-banyaknya, bahkan beberapa jam setelah Anda mengonsumsinya. Jangan sampai ada jeda yang cukup panjang di mana Anda tidak minum cukup air. Beberapa orang juga melaporkan efek samping berupa diare, muntah-muntah, dan dalam kasus yang sangat jarang terjadi, saluran pencernaan jadi terhambat.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca