Pilihan Bekal Mendaki Gunung yang Lezat, Praktis, dan Tetap Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Berencana untuk mendaki gunung di akhir pekan? Ketika Anda berencana melakukannya, pasti banyak persiapan yang dilakukan. Selain persiapan fisik dari jauh-jauh hari, Anda juga harus memikirkan makanan apa yang tepat untuk dibawa sebagai bekal mendaki gunung. Pasalnya, makanan untuk mendaki gunung tidak bisa sembarang pilih. Tak semua makanan baik untuk dikonsumsi saat Anda mendaki gunung atau beraktivitas di alam luas. Lalu, apa saja makanan yang baik untuk dijadikan bekal mendaki gunung?

Panduan memilih makanan untuk mendaki gunung

Makanan adalah sumber energi utama yang tubuh butuhkan saat beraktivitas. Kegiatan naik gunung bukanlah aktivitas biasa. Kegiatan ini bisa dibilang aktivitas fisik yang cukup berat – tergantung pada seberapa tinggi Anda mendaki – dan memerlukan energi yang lebih agar tidak cepat lelah. Berikut adalah panduan memilih makanan untuk mendaki gunung supaya pilihan Anda tidak cuma jatuh pada mi instan.

1. Makanan dengan karbohidrat tinggi cocok dijadikan bekal mendaki gunung

Makanan yang mengandung karbohidrat cocok dijadikan bekal untuk mendaki gunung karena makanan ini bisa menjadi sumber energi utama tubuh. Anda bisa membawa dua jenis karbohidrat di dalam menu makanan Anda. Karbohidrat sederhana, seperti berbagai makanan manis, serta karbohidrat kompleks yang bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis makanan pokok.

Dalam hal ini, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana bisa mengembalikan energi yang hilang dengan cepat, setelah sebelumnya digunakan untuk menaiki dan menanjak perbukitan. Makanan ringan yang punya rasa manis memang tinggi akan karbohidrat sederhananya, tetapi sebaiknya hindari makanan seperti itu. Sebagai penggantinya, Anda bisa menjadikan berbagai buah-buahan manis seperti apel dan mangga yang juga mengandung karbohidrat sederhana di dalamnya. Lagi pula, buah-buahan juga bisa bikin Anda kenyang lama.

Sementara, karbohidrat kompleks Anda perlukan untuk mengganjal perut Anda yang kelaparan. Meski tidak secepat karbohidrat sederhana, jenis karbohidrat ini tetap dibutuhkan tubuh Anda untuk dijadikan sebagai energi yang tahan lama. Anda bisa memilih roti yang lebih praktis ketimbang nasi untuk dibawa naik ke atas gunung. Selain itu, Anda juga bisa memilih roti gandum yang punya serat lebih banyak, jadi bisa bantu menahan rasa lapar.

bekal anak

2. Lauk yang tinggi protein

Di dalam lauk-pauk, terdapat protein dan lemak yang juga tidak boleh ketinggalan dikonsumsi ketika Anda naik gunung. Pilih makanan yang berprotein tinggi tapi rendah lemak, seperti daging ayam tanpa kulit, telur rebus, atau ikan.

Hindari makanan yang tinggi lemak karena akan membuat Anda mual dan perut menjadi terasa tidak enak.

3. Jangan lupa makanan berserat 

Sayur tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan serat selama Anda mendaki gunung. Hampir semua jenis sayuran baik untuk dikonsumsi saat mendaki gunung atau kamping. Tapi, sebaiknya hindari sayuran yang mengandung gas yang tinggi, seperti kol dan kembang kol.

Kalau memang Anda berniat untuk masak di atas gunung, sebaiknya persiapkan sayuran terlebih dahulu sebelum membawanya ikut naik ke gunung bersama Anda. Potong-potong atau siangi sayur, sehingga Anda mudah mengolahnya ketika sudah sampai tempat tujuan.

4. Air minum yang cukup

Hal yang tak boleh ketinggalan adalah air minum. Pastikan kalau air minum Anda cukup selama menaiki gunung nanti. Pastikan kalau Anda sudah cukup minum sebelum mulai mendaki, setidaknya 4 gelas air harus Anda konsumsi agar tidak dehidrasi. Lalu, setiap satu jam sekali sempatkan untuk minum 2 gelas, agar cairan Anda cepat tergantikan kembali.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca