Kenapa Suara Kencang dan Tiba-Tiba Bisa Bikin Kita Kaget?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa kaget saat mendengar suara kencang dan tiba-tiba? Suara kencang yang Anda dengar tiba-tiba tersebut, sontak membuat rasa kaget muncul. Rasa kaget tersebut adalah respon alami yang dimiliki tubuh ketika suatu kejadian yang tak disangka-sangka terjadi.

Pada awalnya saat suara kencang pertama kali terdengar, Anda sangat kaget. Kemudian, saat suara tersebut terulang kedua kalinya, rasa kaget Anda berkurang, hingga Anda sudah terbiasa dengan suara itu.

Mengapa tubuh merasa kaget saat mendengar suara kencang yang tidak disangka-sangka? Apakah wajar jika sering merasa kaget akibat sesuatu hal?

Habituasi akustik, respon tubuh dalam menghadapi suara kencang

Habituasi adalah kondisi di mana Anda sudah terbiasa dengan rangsangan atau stimulus yang datang dari luar. Semakin sering rangsangan itu datang, semakin mudah Anda beradaptasi sehingga perhatian Anda akan berkurang secara perlahan-lahan terhadapnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Western Ontario menemukan bahwa habituasi akustik merupakan kemampuan otak untuk menyaring dan menghalangi suara serta informasi visual yang tidak biasa. Sehingga, Anda dapat fokus dengan hal yang lebih penting lagi, tidak terganggu oleh suara kencang yang membuat Anda terkejut.

Ada beberapa kelompok orang yang tidak dapat melakukan habituasi akustik tersebut, seperti orang yang mengalami sindrom autisme dan skizofrenia. Oleh karena itu, penelitian ini sebenarnya dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana penanganan yang tepat jika seseorang tidak memiliki habituasi akustik. Dengan mengetahui bagaimana otak mengatur habituasi akustik ini, para ahli berharap mendapatkan cara baru untuk menolong pasien dengan gangguan mental tersebut.

Lalu kalau saya mudah merasa kaget, apakah normal? Ataukah saya mengalami gangguan mental juga?

Lain lagi jika Anda sangat mudah kaget terhadap kejadian apapun, entah itu rangsangan suara atau pun visual. Bahkan sampai ada orang yang loncat atau tubuhnya gemetar saking kagetnya mendengar atau melihat suatu rangsangan. Sering merasa kaget bisa jadi tanda Anda mengalami stres yang berat dan jika dibiarkan terus-terusan, bukan tidak mungkin kesehatan mental Anda menjadi semakin buruk.

Sebenarnya begini, saat Anda mendengar suara kencang dan tiba-tiba tersebut, tubuh Anda menganggap bahwa Anda baru saja mendapatkan hal yang kurang menyenangkan. Hal tersebut akan menyebabkan hormon kortisol meningkat di dalam tubuh. hormon kortisol adalah hormon yang mengatur stres di dalam tubuh, semakin banyak jumlahnya maka Anda akan semakin stres.

Seperti pada bayi yang baru lahir. Bayi yang baru dilahirkan harus melakukan adaptasi terhadap lingkungannya. Mendengar suara-suara asing yang dia dengar dari lingkungan akan membuatnya stres, sehingga hormon kortisolnya meningkat. Hal ini juga menjadi alasan mengapa bayi menangis pertama kali saat dilahirkan. Ia mencoba untuk melakukan adaptasi dan merespon dengan tangisan karena merasa terganggu saat itu.

Orang yang mudah kaget mungkin mengalami stres yang berlebihan ketimbang dengan yang jarang kaget. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa respon kaget tersebut terjadi karena seseorang tidak fokus dengan apa yang sedang dihadapinya, hal ini bisa disebabkan oleh tekanan yang orang tersebut dapatkan sehingga ia tidak terlalu memerhatikan dan fokus dengan sekitar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Meskipun terdapat beragam pendapat, tapi ada satu hal yang disepakati para ilmuwan: ukuran otak tidak bisa dijadikan indikator kecerdasan seseorang.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Makanan pedas sering kali diandalkan untuk mengatasi rasa sakit kepala atau migrain. Tapi benarkah makanan itu dapat menyembuhkan sakit kepala Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat menangis

3 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat efek musik pada otak

5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit