Kenapa Payudara Nyeri dan Membesar Menjelang Menstruasi?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Ketika mendekati masa menstruasi, perempuan biasanya mengalami beberapa gejala seperti suasana hati yang gampang berubah. Sebagian perempuan juga mengalami nafsu makan yang bertambah, dan payudara yang terlihat membesar atau bengkak bahkan terasa nyeri. Hal tersebut biasanya dikenal sebagai premenstrual syndrome atau PMS. Payudara membesar dan nyeri karena PMS biasanya akan kembali normal saat Anda memasuk masa menstruasi. Namun, Anda perlu berhati-hati, sebab terkadang, pembengkakan dan nyeri pada payudara ketika PMS bisa jadi ciri dari penyakit payudara fibrokistik, alias benjolan pada payudara nonkanker ketika masa menstruasi. Jika Anda merasa ada perubahan dengan payudara Anda, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Penyebab payudara bengkak dan terasa nyeri menjelang menstruasi

Perempuan memiliki beberapa hormon yang penting untuk sistem reproduksinya, di antaranya estrogen dan progesteron. Terjadinya menstruasi adalah karena tidak terjadi pembuahan pada sel telur, sehingga dinding rahim akhirnya luruh. Pada siklus menstruasi, hormon di tubuh Anda akan berfluktuasi. Peningkatan level hormon terjadi sebelum sampai sesudah masa menstruasi. Estrogen memiliki peran penting dalam kasus ini, sehingga menyebabkan saluran payudara membesar. Selain itu, produksi progesteron juga membuat kelenjar susu membengkak. Karena kedua hal ini, akhirnya Anda mengalami rasa nyeri pada payudara.

Estrogen dan progesteron biasanya mengalami peningkatan pada hari ke 14 sampai 28 – jika siklus Anda sepanjang 28 hari. Estrogen akan meningkat pada pertengahan siklus, sedangkan progesteron meningkat selama seminggu sebelum masa menstruasi.

Bengkak dan nyeri pada payudara adalah gejala utama dari premenstrual. Rasa nyeri tersebut memang tak nyaman, Anda juga akan merasakan jaringan payudara menjadi padat dan kasar. Namun, tidak semua perempuan mengalami rasa sakit pada payudara menjelang menstruasi. contohnya, perubahan level hormon menjelang menstruasi akan mengalami penurunan pada perempuan yang mendekati masa menopause.

Dua tipe nyeri payudara

Nyeri pada payudara ini bisa juga disebut sebagai mastalgia. Terdapat dua tipe: nyeri yang muncul dengan siklus bulanan (cyclic), dan yang tidak diikuti pola siklus bulanan (noncyclic). Gejala PMS termasuk ke dalam cyclic, biasanya rasa nyeri dialami oleh kedua payudara, dan menyebar sampai ke ketiak dan lengan. Nyeri payudara cyclic ini lebih sering terjadi pada perempuan yang lebih muda.

Sedangkan nyeri noncylcic dialami oleh perempuan berusia 30 sampai 50 tahun. Rasa nyerinya hanya dialami oleh salah satu bagian payudara saja. Terkadang rasa nyeri tersebut disebabkan oleh fibroadenoma – tumor nonkanker yang ditemukan pada payudara – dan kista.

Bagaimana mengatasi payudara nyeri menjelang menstruasi?

Ada beberapa cara yang dapat mengurangi rasa sakit pada payudara, seperti:

  1. Mengenakan support bra yang sesuai dapat mengurangi jaringan payudara Anda bergoyang-goyang selama masa menstruasi Anda.
  2. Memberikan kompresan panas atau dingin juga dapat membantu, tetapi jangan diaplikasikan langsung pada kulit payudara Anda. Kompresan tersebut bisa dibungkus lagi dengan handuk atau kain yang halus. Sebaiknya lakukan pengompresan hanya sekitar 20 menit saja.
  3. Pereda rasa sakit seperti ibuprofen atau aspirin bisa Anda konsumsi ketika rasa nyeri muncul, keduanya tidak mengandung kafein.
  4. Meminum banyak air putih dan hindari minuman kafein. Kafein akan meningkatkan hormon kortisol, sehingga akan mengacaukan hormon-hormon lain yang sedang meningkat. Usahakan Anda juga mengurangi konsumsi garam, sebab garam akan memicu retensi air.
  5. Makan-makanan sehat seperti yang tinggi serat, rendah lemak yang bisa ditemukan pada buah-buahan dan kacang-kacangan. Sebaiknya Anda mulai mengurangi konsumsi daging, sebab mengurangi makan daging baik juga untuk kesehatan jantung, tulang, membantu penurunan berat badan, serta kesehatan payudara.
  6. Kurangi stres juga membantu menjaga keseimbangan hormon, sebab stres akan meningkatkan produksi hormon kortisol. Anda bisa mengurangi stres dengan cara rajin berolahraga atau mencoba meditasi ringan. Bahkan ramuan aromaterapi juga dipercaya bisa menghilangkan stres. Mengurangi stres juga mencegah nyeri berlebihan pada payudara Anda

Perlukah mengunjungi dokter?

Jika Anda memang merasa khawatir pada perubahan payudara Anda, sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter. Selain itu, nyeri premenstrual pada payudara juga bisa merupakan sebuah gejala dari penyakit – seperti yang sudah disebutkan di atas. Jika Anda menemukan gejala ini, sebaiknya Anda juga segera mengonsultasikan ke dokter:

  • Terdapat benjolan pada payudara
  • Keluarnya cairan dari puting, apalagi jika cairan tersebut berwarna cokelat atau bahkan berdarah
  • Nyeri pada payudara yang berlebihan, misalnya jika rasa nyeri tersebut sudah mengganggu aktivitas keseharian Anda dan waktu tidur Anda
  • Benjolan uniteral atau benjolan yang hanya terdapat pada satu sisi payudara saja

BACA JUGA:

Sumber