Kulit Buah Kiwi Bisa Dimakan, Lho. Memangnya Apa Saja Nutrisinya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Buah kiwi banyak disukai karena warnanya cerah dan rasa yang segar. Kebanyakan orang sering kali makan buah kiwi dengan cara mengupas kulitnya dan hanya mengambil daging buahnya saja. Uniknya, ternyata kulit buah kiwi bisa dimakan dan tentunya kaya akan berbagai nutrisi, lho. Kok, bisa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Apakah kulit buah kiwi aman jika dimakan?

Buah kiwi terkenal dengan warna hijaunya yang cerah dan cantik. Buah yang berukuran sebesar telur ayam ini memiliki biji hitam kecil dengan tekstur kulit buah yang sedikit berbulu. Konon katanya, kulit buah kiwi yang sering kali dibuang ini justru mengandung nutrisi yang tak kalah hebat dengan daging buahnya.

Ya, kulit kiwi yang tampaknya tidak layak untuk dimakan ini nyatanya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan aman untuk dimakan, tentunya dengan proses pengolahan tertentu.

Menurut Lauren Marek, seorang dosen di University of Colorado Anschutz Health and Wellnes Center, kulit buah kiwi memiliki kandungan serat dan vitamin C yang tinggi, bahkan melebihi kandungan di dalam daging buahnya. Pernyataan ini juga turut didukung oleh beberapa penelitian yang menunjukkan hasil bahwa kandungan serat yang terdapat kulit kiwi tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan daging buah kiwi itu sendiri.

Sama seperti makan buah pada umumnya, jika Anda ingin mencoba makan kulit kiwi maka cuci buah beserta kulitnya hingga benar-benar bersih terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa makan buah kiwi layaknya makan buah apel atau pir yang tidak harus dikupas kulitnya.

Apa saja nutrisi yang terdapat dalam kulit buah kiwi?

kulit buah kiwi

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada berbagai nutrisi di dalam kulit buah kiwi yang baik yang sayang bila Anda lewatkan begitu saja, yakni:

Serat

Serat terkenal dengan fungsinya untuk memperlancar kerja sistem pencernaan. Tidak hanya itu, serat juga dipercaya dapat membantu mengontrol berat badan karena bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama sehingga porsi makan Anda akan lebih sedikit.

Sebuah penelitian di tahun 2012 yang dimuat dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan bahwa makan makanan tinggi serat bisa mencegah risiko penyakit kanker, jantung, serta diabetes.

Vitamin E

Vitamin E termasuk dalam rangkaian vitamin larut lemak dengan sifat antioksidan yang kuat. Maka itu, makan buah dengan kandungan vitamin E seperti kiwi bisa membantu menjaga kesehatan sel-sel tubuh dengan cara mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

Folat

Folat merupakan salah satu nutrisi penting yang harus dipenuhi oleh ibu hamil. Pasalnya, folat memiliki andil untuk pertumbuhan dan pembelahan sel bakal bayi, sekaligus mampu mencegah risiko bayi mengalami cacat lahir.

Oleh karena itu, banyak anjuran yang menyarankan ibu hamil dan wanita yang sedang mempersiapkan kehamilan, agar memenuhi asupan folat dengan makan buah kiwi.

Antioksidan

Penelitian menunjukkan bahwa kulit buah kiwi kaya akan antioksidan yang bisa menjadi pelindung alami bagi kesehatan tubuh Anda. Bahkan ada kandungan antioksidan khusus yang jauh lebih tinggi pada kulit daripada daging buahnya.

Awas, tidak semua orang bisa makan kulit buah kiwi

makan kiwi saat hamil

Jika Anda tertarik untuk mencoba rasa kulit kiwi yang kaya akan zat gizi ini, sebaiknya hilangkan dulu bulu-bulu halus yang kerap menempel pada kulit kiwi. Caranya dengan menggosok kulit kiwi secara perlahan menggunakan tisu, handuk bersih, sikat kecil untuk sayur, atau sendok. Setelah benar-benar bersih, Anda bisa memakannya seperti biasa.

Yang penting untuk diingat, meski kandungan nutrisi dalam kulit kiwi terlihat menggiurkan, tidak semua orang bisa dengan mudah mencicipi rasa kulit buah ini. Pastikan dulu Anda tidak memiliki alergi apa pun terhadap buah kiwi.

Reaksi yang didapat saat makan kulit kiwi tentunya akan berbeda-beda pada setiap orang, ada beberapa orang yang mengalami iritasi di area mulut setelah makan kulit buah ini. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kandungan kristal kalsium oksalat alami yang bisa dengan mudah mengikis kulit di dalam mulut hingga menyebabkan iritasi.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca