Semakin Tua Seseorang, Kemampuan Imajinasinya Akan Semakin Berkurang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/06/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Khayalan atau imajinasi kerap dilakukan oleh anak-anak, terutama ketika mereka membayangkan ingin menjadi apa ketika sudah dewasa nanti. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, apakah kemampuan imajinasi akan tetap sama atau akan berkurang?

Kemampuan imajinasi berkurang seiring bertambahnya usia

Hampir setiap anak hingga remaja yang masih dapat membayangkan ingin menjadi apa di masa depan dengan mudah. Mulai dari astronot, dokter, hingga pahlawan super sering diimajinasikan terjadi dalam hidup mereka. 

Walaupun demikian, khayalan masa depan tidak bisa dinikmati oleh orang dewasa seperti ketika di masa kanak-kanak. Menurut penelitian dari Harvard University, kemampuan imajinasi seseorang akan berkurang saat ia sudah tua. 

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa ingatan episodik yang mewakili ingatan manusia tentang masa lalu memungkinkan seseorang berandai-andai di masa lalu dan masa depan. Hal ini dilakukan dalam masa waktu yang subyektif. 

Apabila ingin berimajinasi tentang masa depan, manusia perlu mengingat pengalaman pada masa lalu secara detail. Lalu, ingatan masa lalu tersebut disatukan kembali dengan imajinasi dan proses ini dikenal sebagai simulasi konstruktif-episodik. 

makanan untuk daya ingat

Penelitian para psikolog dari Harvard ini mewawancara peserta berusia muda dan mereka yang sudah tua dengan rentang usia 25-72 tahun. Mereka diminta untuk menceritakan pengalaman pribadi pada masa lalu dan masa depan setelah melihat kata-kata isyarat. 

Kategori bercerita pengalaman tersebut kemudian dibagi menjadi dua ingatan, yaitu internal dan eksternal. Ingatan internal hampir mirip dengan adegan film, yaitu terdapat subjek dan berlangsung dalam periode tertentu. 

Sementara itu, ingatan eksternal sebagian melibatkan fakta umum seputar dunia, seperti langit berwarna biru atau air laut rasanya asin. Hasilnya, imajinasi memang terlihat berkurang saat seseorang sudah tua. 

Para peserta yang lebih tua menceritakan pengalaman masa lalu mereka dengan kurang detail dibandingkan mereka yang lebih muda. Hal ini pun berlaku ketika mereka mencoba menjelaskan imajinasi di masa depan. 

Bukan karena kesulitan berbicara, tetapi…

mengajak orang tua pindah

Sebenarnya, sejauh ini belum ada penelitian mengapa saat seseorang memasuki usia yang semakin tua imajinasi mereka akan semakin berkurang.

Ketika peserta yang lebih muda diminta untuk membayangkan pengalaman pribadi terkait kata mesin, mereka lebih mudah memikirkan hal-hal yang disukai. Ada seorang peserta yang membayangkan diri mereka berkendara dalam mobil sepanjang pesisir pantai saat akhir pekan.

Sedangkan respons dari peserta yang lebih tua terhadap kata yang sama adalah berkendara dalam mobil yang sama tanpa perlu khawatir tentang biaya bensin yang mahal. 

Kondisi ini tidak terjadi karena peserta yang lebih tua sulit berbicara atau lebih sedikit berbicara. Mereka justru mendapatkan skor yang cukup tinggi pada tes verbal dan dapat berbicara banyak perihal ingatan eksternal secara umum.  

cara mempertajam ingatan

Akhirnya, para peneliti mencoba menarik kesimpulan bahwa ingatan pribadi rentan terhadap penuaan. Hal ini dikarenakan ketika otak mencoba mengingat kembali pengalaman pribadi bergantung pada proses relasional. 

Proses relasional di dalam otak adalah kemampuan untuk memanggil sebuah ingatan lewat mental dan menggabungkannya dengan potongan informasi yang dianggap unik. Mulai dari kapan dan di mana peristiwa tersebut terjadi. 

Tidak dapat dipungkiri bahwa fungsi otak akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Akibatnya, berusaha untuk menggabungkan potongan adegan tersebut tentu akan lebih sulit. 

Maka dari itu, mereka yang sudah tua lebih sulit menggabungkan hal-hal yang belum terjadi di hidup mereka dengan fakta yang ada saat berimajinasi. 

Menjaga kesehatan otak adalah jalan terbaik

Walaupun kemampuan imajinasi berkurang saat semakin tua, bukan berarti Anda tidak perlu menjaga kesehatan otak. Menjaga kesehatan otak cukup penting mengingat otak adalah tempat untuk berpikir, belajar, dan mengingat sesuatu dengan jelas. 

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan dalam menjaga kesehatan otak agar tetap berfungsi dengan baik. 

  • rutin berolahraga 
  • menjalani pola makan sehat
  • menjaga tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol tetap stabil
  • menghindari rokok
  • tidak minum alkohol berlebihan
  • melindungi kepala dari cedera
  • menjaga kesehatan mental

Kemampuan imajinasi mungkin akan berkurang saat Anda semakin tua. Namun, menjaga kesehatan kognitif juga penting dilakukan sejak awal agar tidak berisiko mengalami gangguan kognitif seiring dengan bertambahnya usia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meluruskan 7 Mitos Penyakit Alzheimer yang Patut Dibantah

Penyakit Alzheimer bukan penyakit langka di Indonesia, sekitar 1 juta orang hidup dengan penyakit ini. Sayangnya, banyak orang keliru memahami penyakit ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 26/10/2018 . 4 menit baca

Penyakit Kuru, Penyakit Langka Karena Makan Otak Manusia

Jika makan gulai otak sapi bikin kenyang, makan otak manusia justru bikin masalah. Anda bisa meninggal akibat penyakit Kuru jika berani makan otak manusia.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/07/2018 . 5 menit baca

Tangan Anda Terlihat Tua? 7 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Orang sering merasa kulit tangannya terlihat lebih tua dan keriput daripada semestinya. Simak 7 penyebab menuanya kulit tangan disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 26/06/2018 . 5 menit baca

Kerja Sambil Diawasi Tak Melulu Bikin Was-Was, Malah Membuat Otak Lebih Produktif

Merasa diawasi oleh orang lain saat kerja terkadang membuat kita tidak percaya diri. Namun nyatanya, hal ini justru dapat meningkatkan fungsi otak, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/05/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kemampuan kognitif balita

Tahap Perkembangan Kognitif Balita Usia 1-5 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29/11/2019 . 12 menit baca
kemampuan kognitif bayi

Perkembangan Kognitif Bayi Baru Lahir Sampai 11 Bulan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/11/2019 . 9 menit baca
perkembangan kognitif anak adalah

Memahami Tahap Demi Tahap Perkembangan Kognitif Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/03/2019 . 10 menit baca
fungsi otak kecil cerebellum

Kecil-Kecil Cabe Rawit: 4 Fungsi Vital Otak Kecil Cerebellum yang Wajib Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 06/11/2018 . 5 menit baca