Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan: Kuku Pendek Atau Kuku Panjang?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/01/2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan orang, terutama kaum Hawa, memilih untuk memanjangkan kuku mereka untuk mempercantik diri. Di sisi lain, banyak juga orang yang rajin memotong kuku agar penampilan kuku mereka tampak selalu pendek dan apik dipandang mata. Kalau dilihat dari sisi medis, sebenarnya mana yang lebih baik: membiarkan kuku tumbuh lentik dan panjang atau dipotong saja supaya selalu pendek?

Sekilas mengenai kuku

Kuku terbuat dari lapisan protein yang disebut keratin. Sel kuku baru terus tumbuh dari kantong matriks yang berada di bawah kutikel. Sel kuku ini kemudian terdorong keluar ke arah ujung jari, lama-lama menebal dan mengeras menjadi kuku yang bisa Anda lihat saat ini. Kuku rata-rata tumbuh sekitar 0,1 milimeter per harinya. Agar bisa memenuhi seluruh permukaan jari, kuku butuh waktu sekitar enam bulan untuk bertumbuh.

Kecepatan pertumbuhan kuku pada umumnya dipengaruhi oleh aliran darah menuju matriks kuku dan dari nutrisi makanan. Selain itu, musim juga dipercaya mampu memengaruhi pertumbuhan kuku. Beberapa penelitian menunjukkan kuku tumbuh lebih cepat di musim panas daripada di musim dingin. Penggunaan obat-obatan, usia, hingga penyakit tertentu juga dapat memengaruhi tingkat pertumbuhannya.

Sumber: http://beauty-school-locator.com/blog/wp-content/uploads/2012/12/natural-nails.jpg

Mana yang lebih baik, memanjangkan kuku atau rutin memotong kuku?

Banyak orang yang membiarkan kukunya tumbuh panjang. Entah karena ingin mempercantik penampilannya dengan cat kuku warna-warni, atau ahem, memang malas saja untuk rajin potong kuku.

Namun, ada beberapa risiko yang perlu Anda ketahui dari kebiasaan memanjangkan kuku. Sebut saja kuku yang jadi rentan rapuh dan patah. Ketika patah, pertumbuhan kuku selanjutnya bisa jadi terhambat dan bahkan malah bertumbuh ke dalam sehingga menyebabkan cantengan. Kuku yang terlalu panjang juga dapat menyebabkan Anda kesulitan saat beraktivitas normal, misalnya ketika harus mengetik atau mencengkeram sesuatu. Hal ini lama-lama dapat menyebabkan otot-otot jari menegang. Belum lagi risiko mencakar diri sendiri atau orang lain ketika kuku Anda dibiarkan terlalu panjang.

Terlebih, tidak banyak yang menyadari bahwa kuku adalah salah satu sarang favorit bagi bakteri. Kuku yang panjang menyimpan lebih banyak bakteri di dalamnya yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Tak menutup kemungkinan bahwa jamur juga dapat bersemayam di balik “teduhan” kuku panjang Anda, dan menyebabkan infeksi jamur kuku.

Rutin memotong kuku agar tetap pendek dapat menghindari Anda dari semua potensi masalah ini. Namun, jangan terlalu pendek juga ketika memotong kuku. Kuku yang dipotong kependekan malah bisa bertumbuh tidak rata, ke dalam, dan jadi mengakibatkan cantengan.

Terlalu sering potong kuku juga dapat menyebabkan kuku cepat rusak. Ketika dipotong, kuku akan mengalami tekanan dan gesekan yang cukup keras. Kalau Anda terlalu sering memotong kuku berarti kuku akan terus-terusan mendapat tekanan tersebut. Kuku pun jadi lebih rapuh dan mudah patah.

Jadi, harus seberapa sering memotong kuku?

Bagaimanapun juga, manfaat memotong kuku supaya tetap pendek lebih besar daripada risiko memanjangkan kuku. Memotong kuku adalah cara yang paling bijak untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya.

Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi memotong kukunya. Idealnya, Anda harus rutin potong kuku setiap dua minggu sekali. Untuk anak-anak, sebaiknya potong kuku seminggu sekali.

Perhatikan juga cara memotong kuku yang benar. Untuk jari-jari tangan, pastikan Anda menggunakan gunting kuku kecil yang berujung bulat. Gunting kuku kecil juga bisa dipakai untuk jari kaki yang kecil. Untuk kuku kaki, terutama jempol kaki, gunakan pemotong kuku yang lebih besar.

Saat memotong kuku, jangan langsung menjepit kuku dalam satu kesempatan. Potong beberapa kali dari satu ujung, berjalan hingga ke tengah sampai ke ujung satunya. Potong kuku secara satu arah mengikuti lekuk aslinya. Lihat bagaimana bentuk kutikula Anda. Jangan potong lurus-lurus karena ini bisa membuat kuku lama-lama menekuk dan akhirnya merusak kuku.

Sisakan sedikit bagian putih kuku di ujungnya, idealnya sekitar 1-2 mm. Jangan potong atau mencabut kutikula (lapisan putih di dasar kuku). Untuk menghaluskan ujung kuku, Anda bisa mengakhiri sesi potong kuku Anda dengan menggosokkan buffer.

Tips memiliki kuku yang kuat dan sehat

Panjang-pendek kuku bukanlah hal utama yang perlu Anda pentingkan. Yang paling penting adalah bagaimana Anda menjaga kuku agar tetap sehat, kuat, dan terhindar dari infeksi. Berikut tips yang bisa Anda terapkan:

  • Menjaga kuku agar tetap bersih dan kering.
  • Hindari kebiasaan menggigit kuku.
  • Oleskan pelembab pada kuku dan kutikula setiap hari.
  • Potong kuku secara teratur dan satu arah.
  • Hindari penghilang cat kuku yang mengandung aseton atau formalin
  • Makanlah makanan yang bergizi seimbang dan minum vitamin yang mengandung biotin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur yang Sehat, Dengan Lampu Menyala atau Mati?

Anda sering tidur dalam keadaan terang benderang dan lampu menyala? Mungkin ini saatnya mulai belajar tidur dalam gelap.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nafsu seks

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit