Popcorn merupakan salah satu makanan ringan yang disukai banyak orang. Biasanya makanan ringan ini menemani Anda saat sedang nonton bioskop. Tapi, makanan ringan ini sering dicap buruk oleh banyak orang. Padahal, sebenarnya popcorn juga mempunyai manfaat untuk Anda. Benarkah sering makan popcorn itu baik untuk kesehatan?

Popcorn bisa menjadi snack sehat

Popcorn merupakan makanan ringan yang terbuat dari jagung. Jagung khusus akan mengembang saat terkena panas. Sehingga, sebenarnya popcorn mempunyai kandungan nutrisi yang bermanfaat. Dalam 100 gram popcorn tawar mengandung vitamin B1, B3, B6, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, seng, dan mangan. Popcorn tawar sebenarnya hanya mengandung 1 gr lemak dan 3 gr protein per porsi. Namun, ini tentu akan berbeda jika popcorn dibuat dengan minyak atau mentega. Selain itu, popcorn juga mengandung serat yang cukup tinggi.

Makan popcorn bisa membantu menurunkan berat badan dan memberi manfaat kesehatan

Kandungan serat tinggi yang terkandung dalam popcorn membuat popcorn dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Dalam satu porsi popcorn (atau sekitar tiga gelas), mengandung serat sebanyak 3,6 gram.

Tak hanya itu, ngemil popcorn juga hanya menyumbang kalori yang relatif kecil ke dalam tubuh. Satu porsi popcorn tawar hanya mengandung kalori sebanyak 93 kalori. Jadi, popcorn bisa Anda jadikan alternatif camilan sehat saat sedang diet.

Selain bermanfaat dalam menurunkan berat badan, popcorn juga ternyata mempunyai manfaat kesehatan lain. Kandungan polifenol dalam popcorn dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker (sepertiĀ kanker payudara dan kanker prostat).

Polifenol merupakan antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Pada beberapa penelitian, polifenol terbukti dapat membantu meningkatkan kesehatan saluran cerna, membantu sirkulasi darah agar bekerja lebih baik, dan membantu mengurangi risiko banyak penyakit.

Namun, popcorn juga bisa menjadi buruk bagi kesehatan

Ya, popcorn bisa menjadi berbahaya bagi kesehatan, terutama popcorn yang dibuat dengan cara memanaskan popcorn dalam kemasan di microwave. Kemasan popcorn ini kebanyakan dilapisi dengan zat kimia yang disebut dengan perfluorooctanoic acid (PFOA). Dalam beberapa penelitian, PFOA telah dikaitkan dengan risiko ADHD, berat badan lahir rendah, dan masalah tiroid.

Popcorn dalam kemasan ini juga mengandung diasetil yang terdapat dalam penyedap mentega buatan. Walaupun penelitian belum menunjukkan dampak negatif diasetil pada kesehatan manusia, namun beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa diasetil dapat merusak saluran pernapasan dan menyebabkan penyakit paru.

Tak hanya itu, sekarang ini banyak popcorn yang dijual dengan berbagai rasa, seperti rasa caramel misalnya. Hal ini tentu membuat popcorn menjadi camilan yang tidak rendah kalori lagi. Banyak popcorn dalam kemasan yang harus dipanaskan dalam microwave juga mengandung minyak trans. Minyak trans berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan penyakit serius lainnya.

Untuk mendapatkan manfaat popcorn, makanlah popcorn yang sehat

Beberapa jenis popcorn mungkin bisa membahayakan kesehatan Anda. Tapi, bahaya ini mungkin bisa Anda cegah jika Anda mengonsumsi popcorn yang lebih sehat. Anda bisa membeli popcorn yang dibuat dengan memanggangnya di atas kompor, sehingga Anda bisa menghindari bahaya yang ditimbulkan dari popcorn dalam kemasan (popcorn microwave).

Anda juga memilih popcorn tawar yang tidak mengandung gula dan garam, sehingga kalori yang terkandung di dalamnya hanya sedikit. Makan popcorn ini bisa mencegah Anda dari kenaikan berat badan berlebih.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca