Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Menahan Kentut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kentut merupakan hal yang alami untuk terjadi. Namun, terkadang budaya yang ada di masyarakat membuat kita tidak enak untuk mengeluarkan kentut sembarangan, karena adanya anggapan tidak sopan. Ketika kentut mengeluarkan bunyi atau bau, kita pun menjadi malu karena hal tersebut. Inilah sebabnya menahan kentut mungkin jadi salah satu hal yang rutin Anda lakukan, bahkan mungkin setiap hari. Tapi, pernahkah Anda bertanya-tanya apa efeknya pada tubuh jika kita sering menahan kentut?

Bagaimana bisa terjadi kentut?

Kentut berasal dari gas. Ketika tubuh Anda mencoba untuk membuang penumpukan gas, tubuh akan mengeluarkan dengan dua cara. Pertama, gas akan keluar melalui sendawa. Kedua, gas akan keluar dengan cara kentut yang keluar melalui anus. Sendawa berasal dari kebanyakan menelan udara. Ketika kita sedang berbicara atau mengunyah permen karet, menelan udara berlebihan memang tidak dapat dihindari. Ada juga beberapa makanan yang dapat menyebabkan gas berlebihan. Makanan tersebut harus difermentasi sehingga menimbulkan asam dan gas.

Gas yang berlebihan terjadi ketika terperangkap di usus, sehingga menyebabkan perut kembung. Pelepasan gas pada perut dikaitkan dengan jumlah gas pada usus, dan bergantung pada aktivitas motorik usus. Berikut ini beberapa alasan gas berlebihan terperangkap di dalam tubuh:

  • Menelan udara: proses ini dipicu oleh perubahan otot yang mengontrol asupan udara. Anda mungkin memakan terlalu cepat dan tidak mengunyah makanan dengan sempurna, sehingga makanan sulit untuk dicerna.
  • Akumulasi gas yang berbau: kentut yang berbau disebabkan bakteri usus besar yang memproduksi gas selama fermentasi sisa makanan yang tidak diserap.
  • Perubahan bakteri: gas juga bergantung pada komposisi bakteri yang tinggal di dalam sistem pencernaan. Setiap orang memiliki komposisi bakteri yang berbeda-beda.
  • Sembelit: kondisi ini terjadi karena perpanjangan proses fermentasi makanan dalam sistem pencernaan, yang meningkatkan produksi gas di dalam tubuh.

Menahan kentut, sehat atau tidak?

Buang angin sembarangan memang dianggap tidak sopan kalau baunya mengganggu orang lain. Sedangkan, ketika kentut tidak berbau, hanya berbunyi dan diketahui orang-orang, sering kali hal ini hanya akan membuat kita malu. Namun, menahan kentut dapat menyebabkan panas perut, kembung, dan gangguan pencernaan. Tekanan usus dapat menyebabkan gas terperangkap, serta memiliki kemungkinan meningkatnya denyut jantung dan tekanan darah.

Menahan gas mungkin tidak berbahaya untuk Anda, namun Anda akan merasa begah dan tidak enak. Menurut Lisa Ganjhu, seorang dokter dari osteopati dan asisten dosen klinis kedokteran dan gastroenterologi di NYU Langone Medical Center New York City, yang dikutip oleh situs Women’s Health, segala sesuatu yang mempengaruhi aliran di bawah dapat mempengaruhi aliran di atasnya. Dalam kasus ini, aliran tersebut adalah sistem pencernaan. Ketika menahannya, penumpukan udara pun bertambah di saluran pencernaan, sehingga udara terdorong ke atas, yang menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan pada perut.

Selain itu, menahan kentut memang tidak akan melukai Anda secara langsung, namun usus akan menggelembung seperti balon karena penyumbatan gas tersebut. Jika dinding usus memiliki kelemahan, akhirnya bisa meledak. Ketika hal tersebut sampai terjadi, kantong-kantong pun terbentuk, dikenal juga dengan sebutan divertikula. Fatalnya, kalau kantung-kantung tersebut terinfeksi, hal ini akan menyebabkan kondisi yang mengancam nyawa dan rasa nyeri.

Kasus ini jarang terjadi, kemungkinan untuk terjadi dapat dialami oleh pasien dengan penyakit serius. Namun, ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa kasus divertikulitis sering ditemui pada usia lanjut dan sudah menjadi kasus yang umum.

Apa yang harus dilakukan ketika ingin buang angin?

Tentu saja, jangan menahannya. Anda bisa pergi ke toilet atau tempat sepi, jika Anda merasa tidak nyaman atau takut mengganggu untuk mengeluarkannya di tempat ramai. Jika Anda ingin mengatasi kentut yang mungkin berlebihan, Anda bisa mengonsumsi probiotik. Makanan sumber probiotik dapat membantu Anda dengan cara menyelaraskan fungsi bakteri di tubuh Anda. Anda bisa mendapatkannya pada yogurt, kimchi, atau Anda bisa juga mencoba pil suplemen yang mengandung probiotik. Cara lainnya adalah hindari makanan yang sulit untuk dicerna, salah satunya adalah pemanis buatan.

Anda juga bisa menambahkan rempah pada diet Anda, rempah tersebut bisa berupa jahe, kunyit, jinten, licorice (akar manis). Bahan-bahan tersebut dapat membantu masalah pencernaan. Jika Anda tidak menyukai rempah, Anda bisa mengonsumsi teh. Ada lagi hal paling mudah untuk diaplikasikan, yaitu meminum banyak air. Ketika memakan serat, air berfungsi untuk melunakkannya sehingga membantu melawan sisa-sisa yang keras untuk dicerna dalam sistem pencernaan.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Akibat Jika Anda Terlalu Sering Menahan Kencing

Kebiasaan seseorang menahan kencing dapat memberikan akibat yang serius yaitu munculnya penyakit dalam sistem urologi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
ciri-ciri dan gejala alergi dingin

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
mencium spidol

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
nyetrum ketika disentuh

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit