Bolehkah Minum Obat Setelah Minum Kopi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Baru saja ngopi secangkir, tiba-tiba kepala terasa sakit atau mulai merasa demam. Mungkin sekarang Anda sedang galau berat, bertanya-tanya apakah boleh minum obat setelah minum kopi? Daripada makin bingung, cari tahu jawabannya di sini.

Anda perlu minum obat setelah minum kopi, tapi aman tidak?

Divalproex Sodium adalah

Kafein dalam kopi bersifat stimulan untuk merangsang jantung dan otak bekerja lebih cepat dari biasanya. Itu kenapa setelah ngopi Anda jadi merasa lebih melek dan fokus.

Akan tetapi, kafein dapat mengganggu proses penyerapan obat dalam lambung dan usus halus sehingga kerja obat mungkin akan kurang manjur untuk mengatasi penyakit yang sedang Anda alami.

Tak hanya itu. Langsung minum obat setelah minum kopi juga bisa menyebabkan detak jantung meningkat drastis yang tentu tidak baik untuk kesehatan jantung. Apalagi kafein dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh daripada zat obat itu sendiri. Bahkan dalam kasus yang parah, minum obat setelah minum kopi juga bisa memicu terjadinya keracunan kafein akibat interaksi antara antara obat dan kafein.

Berbagai efek di atas biasanya terjadi pada jenis obat golongan antidepresan, estrogen, pengencer darah, antibiotik quinolone, serta obat-obatan untuk gangguan tiroid dan osteoporosis.

Kapan boleh minum obat setelah minum kopi?

Usahakan untuk memberi jeda 3-4 jam setelah minum kopi jika Anda akan menggunakan obat-obatan tertentu.

Sebaiknya tanyakan langsung pada dokter dan apoteker mengenai detil jarak waktu yang aman untuk minum kopi sebelum atau sudah minum obat. Sebab obat tertentu mengharuskan Anda menghindari kopi dan bentuk kafein lainnya (seperti teh, minuman energi, dan soda) dalam 24 jam terakhir untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Sebelum minum obat, perhatikan ini juga

obat mata sensitif terhadap cahaya

Agar obat dapat bekerja optimal, penting bagi Anda untuk membaca aturan pakai obat yang biasanya tertera pada label kemasan. Terutama jika Anda minum obat tanpa resep dokter yang banyak dijual di apotek atau pasaran. Pahami dan teliti seberapa banyak dosis yang harus Anda gunakan dan kapan waktu yang dianjurkan untuk mengonsumsinya.

Selain itu, cari tahu apakah obat tersebut harus diminum sebelum atau sesudah makan. Yang tak kalah penting, pastikan juga jika obat yang Anda gunakan sesuai dengan penyakit yang Anda miliki.

Ingat, minum obat tidak sesuai aturan pakai justru dapat membuat kondisi Anda bertambah parah. Maka bila perlu, tanyakan pada apoteker atau dokter jika Anda bingung tentang cara pakai atau dosis obat yang akan Anda gunakan.

Terakhir, minum obat paling baik dengan air putih. Tidak dengan kopi, teh, jus, susu, minuman ringan bersoda, apalagi minuman keras. Dengan begitu, proses penyerapan obat dalam tubuh tak terhambat sehingga Anda bisa cepat sembuh tanpa efek samping yang mengkhawatirkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Bagaimana sebenarnnya penggunaan antibiotik yang baik dan benar? Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat sedang minum antibiotik.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Ciri-ciri Radang Tenggorokan yang Butuh Antibiotik dan yang Bisa Pakai Obat Biasa

Tidak semua radang tenggorokan dapat diobati dengan antibiotik untuk radang tenggorokan, tergantung penyebabnya. Ada yang disebabkan bakteri atau virus.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi obat antibiotik

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit
komplikasi obat hiv

Anda Punya Alergi pada Obat? Kenali Ciri-Ciri dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 11 menit
merawat kulit orang diabetes

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
transplantasi ginjal

Transplantasi Ginjal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit