Benarkah Tidak Boleh Minum Obat Pakai Susu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minum obat memiliki aturannya tersendiri. Anda mungkin terbiasa minum obat menggunakan air putih, tetapi bagaimana jika Anda minum obat menggunakan teh atau susu? Apakah ada efek samping yang ditimbulkan?

Minum obat dengan teh

Meminum obat menggunakan teh, terutama teh hijau, bisa menimbulkan beberapa efek samping, hal ini disebabkan karena beberapa kandungan dalam teh dapat menghambat penyerapan serta kerja obat. Salah satunya adalah kafein. Kafein merupakan komponen yang dapat menstimulasi detak jantung dan kenaikan tekanan darah meskipun sifatnya hanya sementara. Selain kafein, tanin dalam teh juga secara signifikan dapat mengurangi penyerapan zat besi yang berada di suplemen ataupun makanan.

Beberapa jenis kandungan obat yang berinteraksi negatif dengan teh hijau antara lain:

  • Adenosin: terdapat dalam obat antiaritmia. Obat ini biasa diberikan bagi pasien yang mengalami ketidakstabilan detak jantung. Teh hijau dapat menghambat kerja adenosin sehingga mengurangi keefektifan kerja obat tersebut.
  • Benzodiazepines: kafein yang terdapat di dalam teh dapat menyebabkan berkurangnya efek penenang dari benzodiazepines. Komponen ini biasa ditemukan pada obat yang digunakan untuk mengatasi kecemasan berlebihan seperti diazepam.
  • Obat darah tinggi: kandungan kafein pada teh dapat meningkatkan tekanan darah pada mereka yang mengonsumsi obat-obatan mengandung beta blocker, propranolol, dan metoprolol. Jenis obat ini biasa dipakai untuk mengatasi tekanan darah tinggi dan penyakit yang berhubungan dengan jantung.
  • Obat pengencer darah dan aspirin: kandungan vitamin K pada teh hijau dapat mengurangi efektivitas jenis obat pengencer darah. Dan jika Anda mencampur aspirin dengan teh hijau, reaksinya akan membuat darah susah beku sehingga meningkatkan kemungkinan Anda mengalami pendarahan.
  • Obat kemoterapi: sebuah penelitian mengemukakan bahwa konsumsi teh hijau dan teh hitam dapat menstimulasi gen yang berperan dalam kanker prostat sehingga pengobatan kemoterapi terhadap penyakit ini akan menjadi kurang efisien.
  • Obat kontrasepsi oral (pil KB): jika diminum bersamaan dengan obat kontrasepsi oral, efek stimulan kafein dalam tubuh dapat bertahan lebih lama daripada seharusnya.
  • Jenis obat lain yang sebaiknya tidak diminum menggunakan teh adalah tipe obat stimulan, seperti obat asma dan obat penahan rasa lapar.

Minum obat dengan susu

Anda mungkin sering mendengar nasihat jangan meminum obat menggunakan susu. Hal ini tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak sepenuhnya benar. Obat, terutama jenis antibiotik yang dikonsumsi secara oral, baru dapat bekerja dengan efektif jika komponen dalam obat tersebut bisa diserap oleh tubuh. Obat yang dikonsumsi akan diproses di sistem pencernaan lalu diedarkan melalui peredaran darah menuju ke area tubuh yang sakit.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi bagaimana obat diserap oleh tubuh, antara lain kadar keasaman di perut dan ada atau tidaknya zat gizi seperti lemak atau kalsium dalam perut. Beberapa jenis antibiotik mengandung tetrasiklin yang akan bereaksi dengan kalsium pada susu. Kalsium akan berikatan dengan komponen yang terdapat di dalam obat sehingga menghambat penyerapan obat oleh tubuh.

Tetapi ada juga jenis obat yang bisa diminum bersamaan dengan susu atau makanan lain. Ini bertujuan untuk melindungi perut dari sifat obat yang mungkin saja dapat mengiritasi lapisan perut.

Sebelum memutuskan mengonsumsi obat, Anda dapat menanyakan kepada dokter atau petugas kesehatan dengan apa seharusnya Anda meminum obat, apakah ada efek samping jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau minuman lain. Namun jika tidak ada aturan khusus, ada baiknya Anda mengonsumsi obat menggunakan air putih saja, karena dalam air putih tidak terdapat kandungan yang dapat menghambat penyerapan obat oleh tubuh.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Jika dibiarkan terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa membuat saraf Anda rusak permanen. Apa saja yang menyebabkan saraf kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit