backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan
Konten

Amankah Minum Air Kelapa setelah Minum Obat?

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 07/09/2023

Amankah Minum Air Kelapa setelah Minum Obat?

Ada mitos bahwa air kelapa bisa menetralkan obat sehingga tak lagi bekerja dengan baik. Lantas, apakah itu benar? Bagaimana cara minum air kelapa setelah minum obat?

Efek minum air kelapa setelah minum obat

Apakah air kelapa bisa menetralkan obat? Hingga saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan minum air kelapa bisa menetralkan obat. 

Anda mungkin juga bertanya, habis minum air kelapa apa boleh minum obat? Boleh atau tidaknya, tergantung jenis obat yang dikonsumsi.

Sebaiknya, Anda menunda minum air kelapa setelah mengonsumsi obat penurun tekanan darah dan parasetamol. 

Berikut efek samping air kelapa yang diminum dengan kedua jenis obat tersebut.

1. Hiperkalemia

Tunda minum obat sesudah minum air kelapa dan sebaliknya bila Anda mengonsumsi obat untuk hipertensi, di antaranya:

  • captopril,
  • enalapril,
  • losartan,
  • valsartan,
  • diltiazem,
  • amlodipine,
  • hydrochlorothiazide,
  • furosemide, dan
  • spironolakton.
  • Air kelapa mengandung kalium yang cukup tinggi. Sementara itu, obat-obatan hipertensi mengandung kalium atau meningkatkan kadar kalium di tubuh.

    Mengonsumsi air kelapa setelah minum obat menyebabkan kalium di tubuh meningkat drastis. Hal ini bisa menyebabkan hiperkalemia atau kelebihan kalium di darah.

    Hiiperkalemia menyebabkan otot melemah, kesemutan, mati rasa, sesak napas, dan jantung berdebar.

    2. Tekanan darah rendah

    Efek ini masih berkaitan dengan hiperkalemia. Kalium sebenarnya membantu membuang natrium atau mineral pemicu hipertensi. 

    Selain itu, kalium menurunkan tekanan pada pembuluh darah sehingga hipertensi pun berkurang.

    Akan tetapi, terlalu banyak kalium justru menyebabkan tekanan darah turun drastis. Hal ini membuat Anda mengalami:

    • pusing,
    • lelah,
    • mual,
    • penglihatan kabur, dan
    • pingsan.

    Dalam kasus lebih parah, tekanan darah rendah menyebabkan kebingungan, kedinginan, dan detak jantung lemah.

    Perlu diingat pula, air kelapa bukanlah obat alami hipertensi meski tinggi kalium.

    3. Kerusakan hati

    Selain itu, minum air kelapa sesudah minum obat parasetamol saat demam juga tidak dianjurkan. 

    Sebuah riset pada tikus terbitan Biokemistri (2005) menyatakan air kelapa bisa meningkatkan risiko kerusakan liver akibat parasetamol.

    Hal ini disebabkan kandungan elektrolit pada air kelapa bisa meningkatkan penyerapan parasetamol di tubuh. 

    Oleh karena itu, kerusakan liver akibat efek samping parasetamol pun mungkin terjadi. Kerusakan ini mungkin mirip dengan efek samping obat herbal.

    Meski begitu, studi ini menjelaskan bahwa risiko ini muncul apabila parasetamol dikonsumsi dalam dosis tinggi. 

    Apakah boleh minum obat setelah minum air kelapa?

    waktu minum air kelapa setelah minum obat

    Saat ingin minum obat, disarankan untuk menunggu 1 – 2 jam sesudah minum air kelapa. Mengapa demikian?

    Dalam rentang waktu tersebut, perut dalam keadaan kosong sehingga tidak memengaruhi kinerja obat yang Anda minum.

    Minum obat sesudah minum air kelapa mungkin bisa menghambat penyerapan obat sehingga tidak lagi bekerja dengan efektif.

    Selain itu, air kelapa bisa berinteraksi dengan beberapa obat, seperti obat untuk hipertensi.

    Berdasarkan penjelasan di atas, kadar kalium dalam tubuh pun bisa meningkat.

    Bagaimana cara minum air kelapa saat sakit?

    Anda bisa minum air kelapa saat demam, sehabis muntah, atau diare. Air kelapa menjaga kadar cairan sehingga tubuh bisa mengendalikan suhu lebih baik.

    Asupan air juga diperlukan untuk menjaga kelembapan hidung dan mulut. Hal ini membantu mencegah kuman menginfeksi tubuh yang bisa membuat Anda demam.

    Selain itu, muntah dan diare membuat tubuh kekurangan elektrolit dan air kelapa bermanfaat untuk mengembalikannya.

    Pastikan Anda meminum air kelapa murni tanpa tambahan gula, sirup, atau es. Asupan gula berlebih bisa memperparah peradangan, meningkatkan tekanan darah, dan gula darah. 

    Sementara itu, minum es saat sakit bisa meningkatkan risiko radang amandel sehingga memperlambat penyembuhan.

    Tips aman minum obat

    Satu-satunya jenis minuman yang paling aman dikonsumsi dengan obat hanyalah air putih biasa. Air putih tidak mengandung bahan aktif apa pun sehingga tidak berinteraksi dengan obat apa pun.

    Minumlah air kelapa saat demam atau timbul gejala yang menyebabkan dehidrasi. Anda perlu ingat bahwa air kelapa bukanlah obat herbal meski bisa kembalikan elektrolit yang hilang.

    Minum air kelapa setelah minum obat sebaiknya tunggu selama 1 – 2 jam. Ini untuk mencegah interaksi antara air kelapa dan obat.

    Interaksi obat bisa mengurangi keampuhan obat hingga meningkatkan efek samping.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Patricia Lukas Goentoro

    General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


    Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 07/09/2023

    ad iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    ad iconIklan
    ad iconIklan