5 Manfaat Humidifier (Pelembap Udara) Bagi Kesehatan Tubuh dan Lingkungan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/05/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Humidifier merupakan alat yang berguna untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan. Itu sebabnya, alat ini dapat bermanfaat untuk melegakan saluran pernapasan. Ada segudang manfaat yang ditawarkan dengan menggunakan humidifier, seperti mengurangi iritasi pada saluran bronkial, membantu pernapasan, serta meringankan rasa sakit pada tenggorokan. Yuk, cari tahu apa saja manfaat humidifier di bawah ini.

Mengenal beragam manfaat humidifier (pelembap udara)

1. Mengatasi kulit kering dan bibir pecah-pecah

Apakah Anda sering mengalami kulit kering? Atau bibir pecah-pecah? Atau justru kombinasi dari keduanya? Kulit kering dan bibir yang pecah-pecah mungkin sering membuat Anda jengkel. Pasalnya, kondisi ini bisa membuat tidak nyaman, tidak sedap dipandang hingga menyebabkan sakit terlebih pada bibir yang mengelupas.

Selain menggunakan ramuan alami untuk menyembuhkan kulit kering dan pecah-pecah, Anda juga bisa memanfaatkan kemampuan humidifier untuk merawat kulit dan bibir. Menurut dr. Hillard H. Pearlstein, spesialis kulit di Mount Sinai School of Medicine, humidifier bisa menambah tingkat kelembapan yang sangat dibutuhkan udara sehingga bisa membantu menjaga kelembapan kulit Anda.

Itu sebabnya humidifier baik untuk merawat permukaan yang kering, baik kulit maupun bibir. Anda bisa meletakkan alat ini di area-area yang sering digunakan keluarga untuk berkumpul, misalnya di ruang keluarga ataupun di kamar tidur. Anda juga bisa menyimpan alat ini di kantor.

2. Meredakan kulit gatal

Kulit kering sering berujung pada rasa gatal. Jika gatal ini mengganggu dan membuat Anda menggaruknya terus-menerus, maka bisa berdampak pada kulit yang rusak, lecet, bahkan terlihat seperti luka. Kondisi ini tentu akan mengganggu penampilan Anda.

Nah, di sini kerja humidifier hampir sama layaknya pelembap untuk kulit. Alat ini akan bekerja meningkatkan kelembapan kulit sekaligus meredakan gatal secara perlahan. Tak hanya itu, humidifier juga bisa untuk meredakan kulit kering akibat beberapa kondisi kesehatan seperti psoriasis, gangguan tiroid, pengobatan jerawat, dan produk kosmetik tertentu.

3. Mengobati gejala pilek, flu, dan alergi

Manfaat humidifier lainnya yakni bisa mengurangi gatal pada hidung, saluran hidung, sinus, mulut, tenggorokan, bahkan mata. Maka dari itu, humidifier banyak digunakan pada penderita pilek, flu, atau alergi.

Selain ampuh untuk mengobati masalah pada bagian hidung dan tenggorokan, humidifier juga berfungsi sebagai pencegahan dengan cara membatasi perkembangan virus dan bakteri yang tumbuh di udara yang kering.

4. Meringankan asma

Banyak orang dengan asma, baik anak-anak maupun orang dewasa, yang menggunakan humidifier untuk mencegah risiko serangan asma mereka kambuh, terutama bila asma disertai dengan infeksi pernapasan. Akan tetapi, sebaiknya orang dengan asma berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter bila berencana untuk menggunakan humidifier di rumah.

Pasalnya, bila humidifier menghasilkan kelembapan udara yang terlalu tinggi, maka bisa memicu berkembangnya alergen. Mayo Clinic melaporkan bahwa pada akhirnya, hal tersebut justru bisa memperburuk gejala asma.

5. Manfaat humidifier untuk lingkungan

Selain bermanfaat untuk menunjang kesehatan tubuh, penggunaan humidifier juga bisa membantu menjaga lingkungan sekitar Anda. Misalnya membuat tanaman hias yang diletakkan di dalam rumah lebih sehat sebab tanaman hias ini memerlukan tingkat kelembapan udara yang baik.

Selain itu, alat pelembap udara juga bisa mencegah dinding rumah berjamur sekaligus membuat wallpaper atau cat dinding lebih tahan lama. Pasalnya, udara yang kering di dalam rumah bisa memengaruhi pertumbuhan jamur serta kondisi wallpaper dan cat hingga terkelupas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Membersihkan Ruangan untuk Penderita Sakit Paru Kronis

Membersihkan ruangan dapat menjadi hal yang sedikit sulit untuk penderita PPOK. Namun jangan khawatir, berikut tips untuk bantu Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 30/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Itu Kanker Paru-paru?

Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kanker paru-paru? Cari tahu penjelasan lengkap mengenai kanker mematikan ini di dalam artikel berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 16/01/2020 . Waktu baca 12 menit

Kenapa Kita Suka Tanpa Sadar Menghela Napas Saat Merasa Stres?

Tanpa disadari, anda akan menghela napas saat lelah dan stres. Kenapa hal ini bisa terjadi secara spontan dan apa hubungannya dengan kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Psikologi 26/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Daftar Makanan yang Direkomendasikan dan yang Harus Dibatasi Penderita Asma

Tidak banyak yang tahu bahwa apel dan pisang termasuk makanan terbaik untuk penderita asma, tapi tidak dengan kubis atau kol. Kenapa bisa begitu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Kesehatan Pernapasan 30/11/2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Cara menjaga kesehatan paru-paru salah satunya adalah dengan berhenti merokok.

6 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Paru-Paru Anda

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
square breathing

Box Breathing, Teknik Pernapasan yang Bisa Dicoba Saat Sedang Stres

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab vagina bau

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
dampak menghirup udara kotor

Tak Hanya di Luar, Udara Kotor di Dalam Ruangan Bisa Ganggu Sistem Pernapasan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020 . Waktu baca 6 menit