Penis Juga Bisa Terkena Infeksi Jamur. Ini Ciri-cirinya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Infeksi ragi (jamur) biasanya dialami oleh bayi dan wanita. Pada bayi, infeksi ini lebih dikenal dengan istilah ruam popok. Sementara pada wanita sebutannya adalah infeksi ragi vagina. Akan tetapi, ternyata pria juga bisa kena infeksi ragi, yaitu pada penis. Seperti apa tanda-tanda infeksi ragi penis dan apa penyebabnya? Berikut adalah informasi lengkapnya.  

Bagaimana pria bisa kena infeksi ragi penis?

Infeksi ragi pada penis biasanya menyerang bagian kepala penis dan kulit kulup (pada pria yang tidak disunat). Tak seperti infeksi ragi vagina di mana jamur tumbuh akibat kadar bakteri yang tidak seimbang, infeksi ragi pada pria biasanya ditularkan lewat seks. Bila Anda berhubungan seks dengan pasangan yang mengidap infeksi ragi vagina tanpa pengaman, Anda pun berisiko mengalami infeksi ragi penis. Namun, infeksi ragi tidak tergolong sebagai penyakit menular seksual karena penyakit ini juga bisa muncul tanpa adanya kontak seksual dengan orang lain.  

Siapa saja pria yang berisiko terkena infeksi jamur pada penis?

Di samping tertular pasangan seksual Anda, ada beberapa faktor risiko yang bisa memicu infeksi ragi. Perhatikan beberapa faktor risiko berikut ini.

  • Tidak disunat
  • Mengonsumsi antibiotik yang ikut membunuh bakteri baik pencegah infeksi pada penis
  • Gangguan daya tahan tubuh atau mengidap penyakit yang menyerang daya tahan tubuh, seperti AIDS
  • Kadar gula darah tinggi atau mengidap penyakit kencing manis (diabetes)
  • Area penis lembap, misalnya karena berkeringat atau tidak mengeringkan penis dengan sempurna setelah mandi
  • Kurang menjaga kebersihan penis
  • Mengonsumsi obat kortikosteroid
  • Kelebihan berat badan atau obesitas

Gejala infeksi ragi penis

Ada beberapa tanda infeksi ragi penis yang tidak boleh Anda remehkan. Simak tanda-tandanya berikut ini dan segera periksakan ke dokter kalau Anda mengalaminya.

  • Gatal dan panas di kepala penis
  • Penis terlihat memerah atau membengkak
  • Muncul bercak atau noda putih di sekitar area penis
  • Bau tak sedap (bagi pria yang tidak disunat)
  • Keluar cairan putih yang menggumpal di balik kulit kulup (bagi pria yang tidak disunat)
  • Sakit ketika buang air kecil atau berhubungan seks

Apakah infeksi ragi pada penis bisa diobati?

Umumnya, infeksi ragi cukup diobati dengan salep dan krim. Biasanya salep atau krim seperti clotrimazole, miconazole, dan econazole bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter.

Akan tetapi, pada kasus yang cukup serius Anda mungkin membutuhkan penanganan khusus dan obat minum yang diresepkan oleh dokter. Apalagi kalau infeksi tersebut menyebabkan penyakit balanitis (radang kepala penis). Jika Anda tidak disunat, dokter mungkin akan menganjurkan sunat demi mencegah penyebaran infeksi.

Mencegah infeksi jamur pada penis

Cara terbaik untuk mencegah infeksi ragi pada penis adalah memastikan Anda melakukan seks aman. Hindari berhubungan seks tanpa kondom dengan orang yang mengidap infeksi ragi vagina. Tidak berganti pasangan seksual juga bisa mengurangi risiko Anda terserang penyakit ini.

Selain itu, menjaga kebersihan penis juga jadi kunci pencegahan infeksi ragi. Pastikan area intim Anda selalu bersih dan kering. Kalau Anda tidak disunat, jangan luput membersihkan bagian di bawah kulit kulup dengan air dan sabun.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020