5 Langkah Tepat Membersihkan Luka Supaya Terhindar dari Infeksi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jatuh atau tergores sesuatu bisa bikin Anda terluka. Ketika terluka, mungkin Anda berpikir untuk buru-buru diplester. Namun, sebelum ditutup dengan plester,  Anda harus membersihkannya dulu supaya tidak infeksi. Sudahkah Anda tahu bagaimana cara membersihkan luka yang benar?

Cara membersihkan luka yang benar

Luka sehabis jatuh atau jari teriris pisau tidak boleh langsung ditutup plester. Anda harus membersihkan luka tersebut terlebih dahulu untuk mengurangi risiko infeksi dan mempercepat penyembuhannya.

Jangan salah langkah, berikut ini cara membersihkan luka yang tepat dan aman.

1. Cuci tangan

Sebelum mulai membersihkan luka, cuci tangan Anda terlebih dahulu menggunakan sabun dan air mengalir. Atau lebih praktisnya lagi, cukup gunakan hand sanitizer pada kedua tangan dan tunggu sampai kering.

Jika ada, gunakan sarung tangan medis supaya lebih steril. Kondisi tangan yang bersih dan tertutup dapat membantu mencegah infeksi pada luka.

2. Tekan area kulit yang terluka

Tekan area kulit yang terluka pelan-pelan menggunakan kain bersih atau kasa steril sampai perdarahan berhenti. Untuk luka atau goresan yang kecil tidak perlu ditekan.

Perlu dicatat bahwa langkah ini hanya berlaku untuk luka yang berdarah saja. Jika Anda mengalami luka bakar, lewati langkah ini dan pergilah ke dokter terdekat sesegera mungkin.

makanan untuk menyembuhkan luka

3. Bersihkan luka dengan air

Bersihkan luka dengan air bersih yang mengalir selama 5-10 menit. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada luka yang bisa memicu infeksi.

Setelah itu, gunakan waslap bersih dan sabun yang lembut untuk membersihkan area di sekitar luka. Pastikan sabun tersebut tidak mengenai luka karena akan terasa perih dan menyebabkan iritasi.

Kalau sudah, ambil pinset dan bersihkan dulu dengan isopropil alkohol. Gunakan pinset tersebut dengan hati-hati untuk mengambil kotoran yang masih menempel di area sekitar luka.

4. Oleskan krim atau salep antibiotik

Begitu selesai membersihkan luka, oleskan area kulit yang terluka dengan krim atau salep antibiotik tipis-tipis. Jenis antibiotik ini berfungsi untuk menjaga kulit tetap lembap dan mencegah pertumbuhan jaringan parut pada bekas luka.

Namun, Anda tidak perlu menggunakan antibiotik ini pada luka atau goresan kecil. Jika muncul ruam atau kulit justru terasa perih, segera hentikan penggunaannya.

5. Balut dengan perban

Sebetulnya, tidak semua jenis luka harus diperban. Jika lukanya hanya sedikit dan tidak dalam, Anda hanya cukup membersihkan luka tersebut tanpa harus menutupnya dengan perban.

Sebagai gantinya, tutup dengan pembalut luka yang tidak lengket supaya tidak terpapar kuman. Jangan lupa ganti perban setidaknya sekali sehari atau saat basah atau kotor.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit