Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apa Anda merupakan social smoker atau memiliki teman dengan kebiasaan merokok ini? Social smoker adalah orang yang biasanya merokok hanya untuk bersosialisasi. Kebiasaan merokok ini mungkin hanya menghabiskan satu bungkus rokok dalam sebulan dan tidak terlihat aktif merokok. Hal ini mungkin disebabkan oleh kesadaran terhadap bahaya dari merokok, tetapi lingkungan memaksa untuk melakukan kebiasaan ini. Masalahnya, bagaimana risiko kesehatan meski hanya merokok saat momen tertentu saja? Apakah lebih aman atau sama bahayanya dengan perokok aktif?

Risiko kesehatan menjadi seorang social smoker

risiko perokok terhadap covid-19

Sebagian besar social smoker berpikir bahwa mereka tidak akan mendapat dampak buruk karena jumlah rokok yang dihisap tidak sebanyak perokok aktif. Padahal, meskipun tidak merokok setiap hari, bahaya dari merokok tetap mengintai kesehatan Anda.

Setiap batang rokok yang dihisap berpengaruh pada kesehatan. Meskipun Anda termasuk social smoker, risiko kesehatan seperti penyakit jantung dan kanker akan tetap meningkat.

Lalu setiap asap rokok yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan trombosit menggumpal sehingga menyebabkan pembuluh darah tersumbat dan memicu serangan jantung atau stroke.

Social smoker juga terkadang disebut perokok ringan. Perokok ringan biasanya merokok dalam jumlah yang lebih sedikit. Hanya saja, menurut penelitian di Columbia University, entah itu lima batang atau dua bungkus rokok sehari, kerusakan yang terjadi pada paru-paru hampir memiliki kesamaan.

Proses asap rokok merusak paru-paru

Sekitar 480.000 penduduk di Amerika setiap tahunnya meninggal akibat merokok. Social smoker tetap membakar rokok yang sama dan menghisap sekitar 7000 bahan kimia. Setidaknya, 69 di antara bahan kimia ini dikenal dapat menyebabkan kanker. 

Meski social smoker hanya merokok lima batang sehari, dampak negatif pada tubuh tetap terjadi secara signifikan seperti perokok aktif, termasuk pada paru-paru.

Senyawa kimia tersebut dapat menyebabkan kerusakan sel di dalam paru-paru. Sel yang rusak akan mengalami peradangan dan membengkak, lalu tubuh akan mencoba memperbaiki kerusakan. Selama proses ini, jaringan yang normal dan sehat dapat ikut rusak.

Penurunan fungsi paru-paru

Jumlah udara yang masuk ketika bernapas merupakan bagian dari fungsi paru-paru dan secara alami mengalami penurunan seiring bertambahnya usia. Salah satu dari bahaya merokok adalah mempercepat penurunan fungsi pari-paru.

Ketika fungsi paru-paru menurun, Anda akan kesulitan mendapat oksigen yang penting bagi organ tubuh, seperti jantung dan otak. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan bahkan sebelum Anda mengalami penyumbatan pada pembuluh darah.

Jika asupan oksigen kurang, Anda akan memerlukan oksigen tambahan dari tabung agar tubuh tetap mendapat jumlah oksigen yang dibutuhkan.

Social smoker tetap merugikan orang sekitar Anda

perokok pasif wanita mandul

Asap yang dihembuskan perokok atau disebut juga secondhand smoke, ditambah asap dari rokok itu sendiri merupakan racun bagi orang yang berada di sekitar Anda. Penelitian menunjukkan bahwa cukup berada di tempat asap rokok berada, risiko kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung meningkat.

Meskipun dampak kesehatan hampir sama dengan perokok ringan atau aktif, terdapat kabar baik bagi Anda yang social smoker. Anda mungkin dapat lebih mudah untuk berhenti. Oleh karena Anda hanya merokok pada kondisi tertentu atau terdapat pemicu tertentu yang menyebabkan Anda merokok.

Cobalah untuk membuat rencana bagaimana cara untuk menghindari tempat Anda biasa merokok, serta mengontrol perilaku saat bersosialisasi dengan para perokok.

Masih banyak cara bersosialisasi dibandingkan dengan merokok. Menghabiskan waktu lebih banyak bersama teman yang tidak merokok atau pergi ke tempat yang dilarang untuk merokok dapat membantu social smoker untuk cepat berhenti

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Bahaya vape alias rokok elektrik diklaim tidak sebesar rokok tembakau. Namun, bukan berarti tak ada efek samping sama sekali, lho.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 19 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

8 Sebab Mengapa Seseorang Memiliki Wajah yang Tidak Simetris

Bagaimana bentuk wajah Anda saat berkaca? Apakah posisi mata, telinga, dan bagian muka lainnya sudah tepat atau tidak simetris?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau Melalui Produk HPTL

Peneliti farmasi Universitas Brawijaya mencari tahu potensi untuk mengurangi dampak buruk tembakau melalui produk HPTL. Bagaimana hasilnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Emfisema

Emfisema adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) paling umum. Kondisi ini terjadi karena kerusakan kantung udara di paru-paru.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Emfisema 8 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mencegah pankreatitis

5 Cara Efektif Mencegah Pankreatitis Agar Tubuh Tetap Sehat dan Aktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara berhenti merokok

12 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
obat berhenti merokok

4 Jenis Obat di Apotek untuk Membantu Anda Berhenti Merokok

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit