Kata pepatah, mulutmu adalah harimaumu. Tanpa adanya mulut, manusia tidak bisa menghasilkan suara untuk berkomunikasi, Akan tetapi, fungsi mulut tidak hanya untuk berbicara. Mulut merupakan awal dari saluran pencernaan makanan. Mulut menerima dan kemudian melumatkan dan mencerna makanan yang masuk sebelum akhirnya benar-benar dicerna oleh lambung. Apakah Anda sudah benar-benar memahami struktur anatomi mulut Anda sendiri? Yuk, simak dalam penjelasan berikut ini.

Seperti apa anatomi mulut manusia?

Mungkin Anda hanya bisa melihat mulut dari sisi paling depan saja, seperti bibir, gigi dan gusi, serta lidah. Namun, anatomi mulut manusia tidak sesederhana itu.

Anatomi mulut dibagi menjadi dua bagian, yaitu struktur depan (anterior) dan belakang (posterior) yang menjadi titik pertemuan antara rongga mulut depan dan kerongkongan sebagai jalur makanan. Berikut lebih detailnya

Struktur rongga mulut depan

                                                 Struktur rongga mulut depan (sumber: Blausen.com)

Rongga mulut depan adalah penampakan mulut yang bisa Anda lihat dengan mata telanjang kerika bercermin. Bentuknya menyerupai tapal kuda. Rongga ini meliputi bibir (tampak depan dan sisi dalam), pipi dalam, gusi dan gigi, lidah, langit-langit mulut, amandel (tonsil), serta uvula (daging kecil yang menggantung di langit-langit lunak mulut.

Rongga depan mulut dapat bergerak ke atas-bawah, kanan-kiri, serta menutup dan terbuka dengan bantuan rahang mandibular dan otot-otot ekspresi wajah, terutama otot orbicularis oris.

Struktur rongga mulut dalam

                                                  Anatomi mulut dan tenggorokan manusia (sumber: anatomyorgan.com)

Rongga mulut bagian dalam adalah ruangan yang tertutup oleh lengkungan baris gigi serta rahang atas dan bawah. Sebagian besar bagian ini diisi oleh lidah dan kelenjar liur.

Selain banyak terletak di lidah, langit-langit, bibir, dan pipi, manusia memiliki tiga pasang kelenjar ludah utama yang terbuka ke mulut bagian depan. Kelenjar ludah parotid adalah yang terbesar dari ketiganya, terletak di antara telinga dan cabang rahang bawah.

Langit-langit mulut, baik yang keras dan lunak, juga menjadi bagian dari struktur rongga mulut dalam. Langit-langit keras terbuat dari lempengan tulang yang memisahkan antara rongga hidung dan rongga mulut. Sementara langit-langit lunak terdiri dari otot yang sebagai katup untuk menutup isofus orofaringeal dan membuka untuk memisahkan nasofaring (rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut) dari orofaring (bagian dari saluran pencernaan dan saluran pernapasan).

Di rongga dalam ini, terdapat dua otot utama yaitu otot diafragma dan geniohyoid yang berfungsi menarik laring ke depan saat menelan makanan.

Pipi

Besar kecilnya ukuran pipi setiap orang berbeda tergantung dari komposisi lemak di dalamnya. Terlepas dari hal itu, otot pembentuk pipi tetaplah sama yakni otot buccinator. Otot ini dilapisi oleh selaput lendir mulut, itu sebabnya pipi dalam Anda selalu licin dan basah.

Ketika mengunyah makanan, otot pipi bekerja menahan makanan yang sedang dikoyak tersebut untuk tetap berada dalam lengkungan gigi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca